|  
 

Tanpa Teks, Jawara Lomba lafalkan Janji Setia Pegawai dan Pembukaan UUD 45

 IMG 20171129 WA0001
 
Pemerintah Kota Probolinggo menggelar upacara korpri ke 46 tahun 2017 yang terpusat di alun alun kota (29/11), pagi. Wali Kota Probolinggo, Rukmini selaku Dewan Pembina Korpri sekaligus Inspektur upacara pagi,  hadir tepat pukul 07.27 wib. Pertanda upacara pagi itu pun di mulai. Beliau tak sendiri, turut hadir dalam rombongan yang mendampingi Walikota Rukmini yaitu Kapolresta Probolinggo, Sekda Kota, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
 ‎
Mengawali rangkaian upacara pagi itu dibuka dengan Mengheningkan cipta yang diiringi Korps Musik Manggala Praja Pemkot Probolinggo.
 
Dilanjutkan pembacaan Naskah Pancasila oleh Inspektur upacara serta diikuti oleh seluruh pasukan upacara.
 
Ada yang berbeda dengan kegiatan upacara pagi itu dibandingkan dengan upacara nasional lainnya. Khusus pada upacara peringatan hari Korpri petugas pengucap pembukaan UUD 1945, dan Janji setia pegawai yaitu Panca Prasetya Korpri adalah para Jawara lomba masing -masing yaitu Mike Irbawati pegawai di Bakesbangpol sebagai juara 1 lomba pengucap UUD 1945, dan Alfi Hidayat pegawai di PDAM sebagai Juara 1 lomba pengucap Panca Prasetya Korpri. 
 
Pada upacara pagi itu, keduanya ditugasi mengucap langsung Teks Pembukaan UUD 1945 dan Panca Prasetya Korpri di depan podium Wali Kota Probolinggo tanpa membaca teks. Mereka pun mampu  melafalkan setiap kata dengan lantang dan lancar. Meski sebelumnya pihak Protokoler telah memberikan pilihan untuk membacakan dengan menggunakan naskah yang telah disediakan. Akan tetapi keduanya merasa yakin dan percaya diri untuk mengucapkan langsung tanpa membaca naskah.
 
Selain itu, perbedaan yang lainnya adalah dilantunkannya Mars Kopri dan lagu Probolinggo Bestari oleh Tim Paduan Suara Dinas Pendidikan setempat. Mereka berada di atas panggung Garuda yang terletak di sisi utara area dalam alun- alun kota.
 
Setelah tampilan dari paduan suara, dilanjutkan dengan amanah inspektur upacara, dimana Walikota Rukmini pada pagi itu membacakan teks sambutan Presiden Republik Indonesia selaku Penasehat Korpri di hadapan pasukan upacara. 
 
Sambutan yang dibacakan oleh Wali Kota Rukmini berisi tentang seruan agar Aparatur sipil negara harus mampu mengurangi ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi. Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian.
 
Wali Kota Rukmini menyampaikan agar setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi. "Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan," ucapnya
 
Ditengah suasana mendung, upacara pagi itu berjalan dengan tertib. Seluruh peserta upacara yang terdiri dari perwakilan PNS dan PTT  masing masing OPD tampak khimad mengikuti jalannya upacara hingga usai dengan pembacaan doa oleh petugas dari Kementerian Agama Kota Probolinggo pada pukul 08.00 Wib. 
 
Setelah seluruh rangkaian upacara tersebut selesai dilaksankan, Wali Kota Rukmini menyerahkan penghargaan  kepada seluruh pemenang dari 8 (delapan) jenis lomba yang diselenggarakan Pemkot dalam rangka memperingati hari Korpri ke 46 tahun 2017 Kota Probolinggo.(oke)
Wednesday, 29 November 2017

TANTANGAN ERA DIGITAL, PEMKOT LUNCURKAN iPROBO

Probolinggo - Menjawab tantangan baru teknologi informasi khususnya untuk para penyedia informasi terkait digital library, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Sosialisasi Digital Library iProbolinggo Tahun 2017 di Aula Pertemuan SMA Negeri 4 Probolinggo, Kamis (16/11) pagi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Rey Suwigtyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa e-library berperan dalam pembelajaran formal dengan menyediakan bermacam pengetahuan yang lebih banyak memberikan materi dalam bentuk media (multimedia, simulation). Di sisi lain, e-library juga mengakomodasi pembelajaran profesional, yang condong kepada pembelajaran orang dewasa dengan menyediakan kesempatan yang luas dalam pengembangan pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan profesionalisme pekerjaan mereka. Salah satu peluang strategis yang diberikan oleh e-library adalah pengembangan pembelajaran informal.

Pria yang akrab dipanggil Tyok itu menjelaskan, e-library memberikan kesempatan kepada setiap orang yang ingin mengembangkan pengetahuannya, tanpa terbatas ruang dan waktu. Dalam pembelajaran informal, keuntungan yang tejadi dalam pembelajaran formal (di kelas) juga akan diperoleh oleh setiap individu dalam usaha pembelajaran pribadinya. Kemudian, dalam menghadapi era globalisasi, informasi menjadi sangat penting dalam mendorong pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat, sehingga mengharuskan perubahan paradigma dan kinerja pada pusat-pusat atau sumber informasi. (nea)

Thursday, 16 November 2017

KEMBANGKAN KINERJA SDM, PEMKOT BERIKAN BIMTEK MC & KEPROTOKOLAN

WhatsApp Image 2017 11 14 at 14.13.47

Probolinggo - Berdasarkan UU Nomor 9 tahun 2010 tentang keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi tata tempat, tata upacara, and then tata penghormatan sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan, ataupun masyarakat.

Hal  itu disampaikan Emil Faizza, seorang profesional Master of Ceremonial (MC), Moderator, Presenter, Host dan Panelis dari Provinsi Jawa Timur, dalam acara Bimbingan Teknis (bimtek) MC dan Keprotokolan Sebagai Wujud Peningkatan Wawasan, Keterampilan dan Pengetahuan bagi Karyawan / Karyawati di Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2017, Selasa (14/11) di gedung Puri Manggala Bhakti kantor Walikota.

Wanita yang akrab dipanggil Emil itu menyampaikan bahwa ada beberapa tujuan manajemen keprotokolan , seperti :

  • memberikan penghormatan kepada Pejabat Negara, Pejabat Pemerintahan, perwakilan Negara asing dan/atau organisasi international, serta Tokoh Masyarakat Tertentu, dan/atau Tamu Negara sesuai dengan kedudukan dalam negara, pemerintahan, dan masyarakat;
  • memberikan pedoman penyelenggaraan suatu acara agar berjalan tertib, rapi, lancar, dan teratur sesuai dengan ketentuan dan kebiasaan yang berlaku, baik secara nasional maupun internasional;
  • dan menciptakan hubungan baik dalam tata pergaulan antar bangsa.

Sedangkan MC,  Emil menuturkan, adalah sebutan umum bagi orang yang memandu atau membawakan sebuah acara atau event. “MC itu, ya pemberi informasi, ya entertainer, ya tuan rumah  sekaligus narator bagi keberlangsungan sebuah acara,” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan MC dan Protokoler merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan oleh instansi pemerintah dalam kegiatan kantor. Keberadaan MC dan protokol sangat dibutuhkan pada berbagai kegiatan seperti acara resmi/kenegaraan, pertemuan resmi, kunjungan kerja, audiensi dan penerimaan tamu ataupun acara perjamuan. Di samping itu, juga dalam kegiatan kantor lainnya seperti lokakarya, workshop, konferensi, Memorandum of Understanding (MoU), dan seminar. “Kegiatan tersebut tidak lepas dari peran seorang MC maupun petugas protokoler. Sehingga dalam penyelenggaraannya perlu dikelola supaya acara berlangsung lancar dan sesuai dengan etika kantor,” katanya. (nea)

Tuesday, 14 November 2017

PUNCAK HARI KESEHATAN NASIONAL, SENAM MAUMERE KIAN DIMINATI

HARI KESEHATAN NASIONAl

Probolinggo - Senam Maumere yang telah dikenal di Indonesia ternyata juga sangat diminati di Kota Probolinggo. Itu terlihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) salah satunya, yang senantiasa menyelipkan senam dengan instrumen  lagu berasal dari Maumere pulau Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, yang memang pas menjadi lagu pengiring senam, yang memacu semangat menggerakkan seluruh badan.

Seperti yang terlihat pada pelaksanaan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 Kota Probolinggo Tahun 2017, Minggu (12/11) di Aloon-aloon. Dimana usai mengikuti apel pagi, ratusan peserta yang terdiri dari pelajar perwakilan SMP/SMA sederajat, karyawan/karyawati di lingkungan Pemkot, dan masyarakat mengikuti gerakan-gerakan yang menjadi ciri khas senam itu. Yaitu gerakan memutar ke kiri dan kanan, serta gerakan tangan naik dan turun.

Antusias ratusan peserta yang hadir dalam senam yang berlangsung satu jam itu dihiasi wajah-wajah ceria dan penuh dengan kesenangan, yang tergambar jelas. Hal itu juga dikarenakan musiknya yang terdengar asyik serta gerakannya yang mudah. Sehingga senam tersebut bisa diikuti baik tua maupun muda. “ Apa lagi liriknya putar ke kiri, nona manis putarlah ke kiri, kekiri, kekiri dan kekiri… menjadi bagian favorit pas senam,” aku salah satu peserta asal Sukabumi, Mayang kepada Suara Kota. “Dengan senam maumere, badan segar, hati ceria, pikiran jadi positif,” katanya.

Tampak senam maumere itu juga diikuti oleh Walikota Probolinggo Rukmini didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bambang Agus Suwignyo, para assisten dan staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinas Perangkat Daerah (FKPD). (nea)

Monday, 13 November 2017

WALIKOTA KOBARKAN SEMANGAT KEPAHLAWANAN PADA RATUSAN PESERTA UPACARA

hari pahlawan 2017

Probolinggo – Walikota Probolinggo Rukmini, memimpin ratusan peserta upacara peringatan Hari Pahlawan di Aloon-aloon Kota. Dimana dalam upacara hari ini, Rukmini bertindak selaku inspektur upacara.

Dari pantauan Portal Kota di lokasi, Jumat (10/11), Rukmini tiba sekitar pukul 07.30 WIB. Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo tampak mengikuti upacara dengan khidmat.

Hari Pahlawan dirayakan setiap tahun di tanggal 10 November. Tanggal tersebut ditetapkan sebagai Hari Pahlawan bersamaan dengan peristiwa Pertempuran Surabaya tahun 1945. Dalam pertempuran itu, tentara dan milisi pro-kemerdekaan berperang melawan tentara Inggris dan Belanda.

Pertempuran dipicu tewasnya Aubertin Walter Sothern (A.W.S.) Mallaby atau dikenal Brigadir Jenderal Mallaby di usia 45 tahun. Brigadir Jenderal Britania itu tewas dalam peristiwa baku tembak 30 Oktober di Surabaya. Inggris lalu mengeluarkan ultimatum hingga terjadi peristiwa pertempuran 10 November. Dipercaya, sebanyak 160 ribu rakyat Indonesia gugur dalam pertempuran dahsyat itu.

Rukmini dalam sambutannya berharap, semoga semangat kepahlawanan akan terus berkobar dalam menjalankan pembangunan, guna menuju Probolinggo semakin sejahtera. (nea)

Friday, 10 November 2017

WALIKOTA APRESIASI PETERNAK SAPI PRODUKTIF TAHUN 2017

WALIKOTA APRESIASI PETERNAK SAPI PRODUKTIF TAHUN 2017

Untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo bersama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur meluncurkan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).

Hal itu disampaikan oleh Walikota Probolinggo Rukmini dalam sambutannya saat melakukan launching Upsus Siwab di Pasar Hewan Ternak Jalan Kyai Wira’i Wonoasih, Senin (6/11). "Upsus Siwab mencakup tiga program utama yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) kawin suntik, pemeriksaan kebuntingan dan pemeriksaan reproduksi,” ujarnya.

Program Upsus Siwab ini hasil kerjasama Mentan dengan 4 menteri lainnya, yang ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) Pencanangan Program Upsus Siwab tersebut, dilakukan oleh 4 menteri selain Mentan, di Lamongan beberapa waktu lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Rukmini juga memberikan apresiasi kepada lima terbaik peternak induk sapi dalam rangka Gebyar Upsus Siwab kemarin. Diantaranya Buari dari Kel/ Jrebeng Lor, Samad Kel. Sumbertaman, Suliman Kel. Pakistaji, Siyo Kel. Sumbertaman, dan Suyet Kel. Pohsangit Kidul. “Indikator penilaiannya dilihat dari bentuk kepala, umur, warna bulu, ekor, paha di pelvis, dada di panjang badan, ambing, orwellian badan dan BCS,” terangnya.

Upsus Siwab merupakan program pemerintah untuk percepatan peningkatan populasi sapi baik potong maupun perah, tidak hanya bertujuan mencapai swasembada daging, namun juga susu.

Walikota menyampaikan bahwa Upsus Siwab akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet. 

Untuk mencapai keberhasilan program ini, ada enam hal yang harus dipastikan dan tepat sasaran, yaitu: ketersediaan lahan, menurunnya gangguan reproduksi, ketersediaan semen beku, ketersediaan N2 cair, tenaga inseminator yang kompeten, serta penyelamatan betina produktif. (nea)

Tuesday, 07 November 2017

RIBUAN WARGA HADIRI PENGAJIAN AKBAR DAN BERSHOLAWAT

received 10209560909249415

Kota Probolinggo menyemarakkan Hari Santri Nasional ke -3 dengan bersholawat bersama Syubbanul Muslimin dan pengajian Akbar. Ribuan warga memadati lokasi pengajian itu, tepatnya di depan kantor wali kota Jalan Panglima Sudirman no 19, Minggu (29/10) pukul 19.00 wib.

Kegiatan ini, Menurut Kabag Kesra Aman Suryaman dimaksudkan untuk mengenang dan meneladani serta melanjutkan peran ulama dan santri dalam mempertahankan NKRI. Sekaligus sebagai wujud toleransi dan saling menguatkan tali persaudaraan sebagai bangsa Indonesia.

Selanjutnya Wali Kota Rukmini dalam sambutanya menceritakan sejarah tentang perjuangan ulama dan santri, salah satunya resolusi jihad yang dikumandangkan Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’aari. “Hari Santri Nasional merupakan bentuk pengakuan negara terhadap perjuangan ulama dan santri  dalam merebut kemerdekaan RI. Kiprah santri teruji dalam mengokohkan pilar NKRI berdasarkan Pancasila yang bersendikan Bhinneka Tunggal Ika,” urai wali kota perempuan ini.

Momentum hari santri perlu ditransfoemasikan menjadi gerakan penguatan paham kebangsaan yang bersjntesis dengan keagamaan. Spirit (hubbul wathon minal iman) perlu terus digelorakan di tengah arus ideologi fundamentalisme. Dan para santri harus siap menghadapi tantngan zaman yang terus berubah.

“Mari bersama- sam membaca dzikir dan sholawat sebagai bentuk memanjatkan doa secaa ikhlash. Memohon kepada Allah SWT agar kita senantiasa diberi pentunjuk, keselamatan, ketentraman, kesejahteraan dan kedamaian. Mohon tanpa diiringi joged yang tidak pantas, karena yang dibaca sholawat kepada Nabi Muhammad,” pungkas Rukmini.

Selanjutnya, Sholawat nabi dipimpin oleh KH Hafidzul Hakim Noer beserta putra nya yang akrab dipanggil Gus Azmi dari Ponpes Nurul Qodim Kalikajr Paiton Kabupaten Probolinggo. Terakhir ceramah agama disamaikan oleh KH Hasan dari Kabupaten Lumajang (yul).

Monday, 30 October 2017

PERINGATI HARI PANGAN KE 37, WALIKOTA AJAK MASYARAKAT LAKUKAN DIVERSIFIKASI PANGAN LEWAT UMBI-UMBIAN DAN SAYUR

IMG 20171030 WA0001

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke XXXVII Tingkat Kota Probolinggo digelar bersamaan dengan agenda Pencanangan Kembali Diversifikasi Pangan Dengan Gerakan One Day No Rice di Kota Probolinggo Tahun 2017, yang dilaksanakan di Gedung Widya Harja di kawasan Pandjaitan, Senin (30/10).

Agenda itu dibuka secara resmi oleh Walikota Probolinggo Rukmini dengan menabuh gong didampingi para Asisten. Tampak hadir pula Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo serta Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan Karangkitri se Kota Probolinggo.

Peringatan HPS kali ini menurut Sukarning Yuliastuti selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo, dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama dan membangun koordinasi fungsional yang efektif dengan melibatkan komponen pemerintah dan masyarakat dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan daerah. “Memotivasi para pemangku kepentingan ketahanan pangan berkelanjutan dalam pembangunan ketahanan pangan sekaligus mengkomunikasikan hasil-hasilnya pada masyarakat,” katanya.

Selain meresmikan peringatan HPS ke 37, Walikota Rukmini juga berkesempatan memberikan trophy penghargaan kepada para pemenang lomba KRPL / Karangkitri  yang dilaksanakan. (selengkapnya lihat tabel) 

Rukmini mengatakan, ada dua persoalan dalam menghadapi tantangan produksi dan kesejahteraan petani. Yang pertama lahan produksi yang perlahan mulai berkurang dan adanya perubahan iklim. Kedua, tantangan akan serangan hama dan teknologi. Untuk itu, kata Rukmini, Pemkot terus mendorong pengembangan komoditas pangan selain beras dan mengembangkan sisi pengolahan seperti citarasa dan kemasan sebuah produk. 

Karenanya ia mengajak masyarakat untuk melakukan diversifikasi pangan. Artinya masyarakat didorong untuk mengonsumsi panganan non terigu atau beras, seperti umbi-umbian dan sayur. Dimana menurutnya, gizi yang dihasilkan juga tidak kalah baiknya dan dapat dibuat berbagai menu harian. “Jadi gak monoton pas dikonsumsi,” tuturnya. (nea)
 
NO KATEGORI LOMBA JUARA PEMENANG
1 Kategori Lestari (< 2015) Juara I Karangkitri Kel. Jrebeng Wetan
Juara II Karangkitri Kel. Ketapang
Juara III KRPL Jrebeng Kulon
2 Kategori Pemula (2016) Juara I Karangkitri Pakistaji
Juara II Karangkitri Kel. Pilang
Juara III Karangkitri Kel. Kanigaran
Juara Harapan I Karangkitri Kel. Kebonsari Kulon
Juara Harapan II Karangkitri Kel.Sukabumi
Juara Harapan III KRPL Jrebeng Wetan
3 Kategori Perintis (2017) Juara I KRPL Kel. Kanigaran
Juara II KRPL Kel. Triwung Kidul
Juara III KRPL Kel. Curahgrinting
Monday, 30 October 2017

WALI KOTA MEMBUJUK ORTU PENDERITA HYDROCEPHALUS

Rosalina probolinggo

Wali Kota Probolinggo Rukmini mengunjungi ŕumah kediaman Rosalina (7) penderita hydrocephalus di Kecamatan Kedopok, Rabu(25/10). Didampingi Kepala Dinkes drg Ninik Wibawanti, Kepala Dinsos Zainullah, wali kota berkomunikasi dengan keluarganya. Ia membujuk orang tua Rosalina agar anaknya diberikan pengobatan lanjutan di rumah sakit yang lebih tinggi.

“Berdoa dan ikhtiar dibawa ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya, agar Rosalina ada kemajuan. Kalau dibiarkan nanti cairan semakin menumpuk dan kepalanya semakin besar. Kasihan, nanti dibantu sama puskesmas untuk pengurusan dan transportasinya kesana. Apalagi biaya ditanggung BPJS,” pinta wali kota pada mereka.

Untuk meyakinkan  kedua orang tua Rosalina, Sawi dan Enti diajak mendengarkan testimoni lewat telpon. Mereka berinteraksi melalui telepon dengan orang tua yang memiliki masalah sama. Diantaranya warga Ketapang, anaknya  juga penderita hydrocephalus bisa beraktivitas seperti anak lainnya setelah menjalani operasi. Hal inilah yang membuat Enti juga berubah pikiran.

“Awalnya saya menolak operasi untuk anak saya karena takut. Sebenarnya tawaran dari puskesmas untuk.operasi sejak 6 tahun lalu.Tapi setelah dirayu ibu wali kota dan mendengarkan cerita tadi, akan saya ikuti sarannya,” ujar Enti sang ibu dengan logat bahasa Madura.

Dalam kesempatan itu, wali kota perempuan ini  juga menyerahkan bantuan uang tunai serta nutrisi.(yul)

Wednesday, 25 October 2017

PAPBD Kota Probolinggo Didok

Wali Kota Probolinggo Rukmini bersama Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghafur akhirnya menandatangani keputusan DPRD tentang raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) 2017, Rabu (18/10). Artinya, PAPBD 2017 sudah didok dan dapat segera direalisasikan dalam pekan depan.

Rapat paripurna dewan dilaksanakan menindaklanjuti surat dari Gubernur Jawa Timur No 188/18363/013.4/2017 tanggal 17 Oktober 2017 terkait penyampaian hasil evaluasi raperda Kota Probolinggo tentang perubahan APBD TA (tahun anggaran) 2017 dan rancangan perwali tentang penjabaran perubahan perubahan APBD TA 2017.

Dewan telah menyetujui penetapan tersebut, dengan rincian pendapatan usai PAPBD yang semula Rp 896.779.098.351,66 bertambah Rp 7.346.086.252,00 sedangkan jumlah pendapatan setelah perubahan Rp 904.125.184.603,66.

Anggaran belanja semula Rp 971.252.532.356,13 bertambah Rp 195.409.020.646,17 jumlah belanja setelah perubahan Rp 1.166.661.552.002,30 terjadi defisit Rp 262.536.367.398,64.

Untuk pembiayaan terdiri dari penerimaan daerah dan pengeluaran daerah. Penerimaan pembiayaan semula berjumlah Rp 79.973.433.004,47 bertambah Rp 190.562.934.394,17 setelah perubahan menjadi Rp 270.536.367.398,64. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan semula berjumlah Rp 5,5 M bertambah Rp 2,5 M setelah perubahan pengeluaran mencapai Rp 8 M. Pembiayaan netto setelah perubahan Rp 262.536.367.398,64. Silpa PAPBD nol rupiah.

Raperda ini telah dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian oleh wali kota bersama DPRD. “Pencairan anggaran bisa dilakukan pada Senin (23/10) karena ada yang harus disempurnakan mengingat ada pergeseran anggaran di beberapa OPD (organisasi perangkat daerah),” ujar Kepala Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Imanto. (famydecta/humas)

Friday, 20 October 2017
Page 95 of 102

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu