|  
 

UPSUS SIWAB, Targetkan 2.100 Ekor Sapi Melahirkan 1.701 Pedet

KANIGARAN - Pemerintah Kota Probolinggo menyukseskan program UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) melalui Dinas Pertanian dan Pertahanan Pangan  dengan menggelar sosialisasi di Puri Manggala Bhakti,  Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (27/2).

Acara tersebut dihadiri Sekda dr Bambang Agus yang mewakili wali kota, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sukarning Yuliastuti dan  kepala OPD terkait serta 200 orang peternak sapi.

Ketua Panitia, Suryanto yang juga Kabid Produksi, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan menjelaskan, bahwa acara ini bermaksud untuk upaya meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi di Kota Probolinggo sehingga jumlah sapi selalu terpenuhi.

Sementara itu, Sekda Bambang juga menjelaskan dengan adanya soialisasi ini, tak lain untuk berupaya memenuhi produksi daging di Kota Probolinggo dengan cara meningkatkan populasi ternak sapi. “Saya senang dengan adanya program UPSUS SIWAB ini karena menjadi jawaban alternatif yang harus kita jalani dengan melibatkan masyarakat untuk meningkatkan produksi daging,” ucap Agus.

Pada tahun 2018 ini, Kota Probolinggo diberi target dalam program UPSUS SIWAB, dimana sebanyak 2.100 ekor ternak sapi wajib di Inseminasi Buatan (IB), dan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) 2.100 ekor harus bunting dan melahirkan jumlah 1.701 ekor pedet.

“Peternak juga dapat manfaat dari program UPSUS SIWAB ini dimana hasil ternaknya akan mendapatkan pedet yang sehat dan tidak cacat. Kawin suntik di subsidi pemerintah alias gratis, ternak yang diperiksa kebuntingannya juga gratis, bahkan untuk sapi yang tidak bunting-bunting yang mengalami gangguan reproduksi akan diperiksa oleh dokter dan dikasih obat sehingga bisa bunting,” terang  Agus. (soni/humas)

Wednesday, 28 February 2018

Resmikan UTD, Wali Kota Puji Terobosan PMI

KANIGARAN –  Wali Kota Probolinggo, Rukmini meresmikan gedung UTD (unit tranfusi darah), Selasa (27/2). Sebelum dihibahkan ke PMI Kota Probolinggo, gedung yang beralamat di Jl. Soekarno – Hatta 271 Kota Probolinggo itu, ditempati Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kota Probolinggo. Selain gedung UTD baru, Rukmini juga meresmikan pengoperasian layanan poli klinik gigi. 

Wacana untuk memperluas gedung PMI Kota Probolinggo sudah diutarakan Wali Kota Rukmini saat Cangkruan bersama sukarelawan PMI 28 April 2017 di Museum Probolinggo. ”Bu Wali menginginkan penempatan kantor UTD PMI lebih representative dan strategis bagi masyarakat. Selain itu juga pengadaan mesin RC (Refrigereted centryfius) untuk kepentingan pemisah darah (trombosit) serta merevitalisasi poli klinik PMI.  Kami mengutamakan pelayanan peserta BPJS,” ujar Ketua PMI Kota Probolinggo Indi Eko Yanuarto.   

Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, Imam Utomo juga tampak hadir. Dalam kesempatan itu, mantan Gubernur Jawa Timur itu menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota atas kepedualiannya terhadap PMI Kota Probolinggo. ” Terima kasih Ibu Wali Kota Probolinggo telah membantu PMI membangun gedung UTD. Tidak hanya gedung baru, Wali Kota juga menunjang operasional PMI dengan pengadaan peralatan baru salah satunya mesin RC,” tuturnya.

”Semoga dengan gedung baru dan alat yang baru, darah yang dihasilkan lebih berkualitas lagi. Ini penting dalam rangka pelayanan kepada masyrakat Kota Probolinggo.  Semoga tidak hanya alatnya yang canggih, tetapi sumebrdaya manusianya juga lebih profesional dalam melayani masyarakat Probolinggo,” tambah Imam.

Dalam sambutannya, Wali Kota Rukmini mengapresiasi terobosan yang telah dijalankan oleh PMI Kota Probolinggo.  Beberapa terobosan yang telah dilakukan PMI Kota Probolinggo di antaranya, melakukan standarisasi pengiriman sample darah, standarisasi rantai dingin, standarisasi sistem tertup serta memproduksi kantong pediantric untuk transfusi pada anak – anak  dan bayi. 

”Semoga terobosan ini semakin mengukuhkan PMI sebagai lembaga layanan kesehatan yang baik bagi masyarakat Kota Probolinggo. Tidak hanya PMI, semoga OPD tidak kalah dengan PMI. Menciptakan terobosan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo adalah sebuah keharusan,” harap Rukmini. (mita/humas)

Wednesday, 28 February 2018

PASAR SORE “WAK IWAK-AN” IKON BARU KOTA

IMG 20180219 WA0021

Pasar sore“wak-iwakan”, sebuah inovasi dari Dinas Perikanan Kota Probolinggo dalam mempromosikan produk perikanan, sekaligus mendukung program kota ramah ikan. Lauchingnya oleh Sekretarisa Daerah (sekda) Bambang Agus, Minggu(18/2/2018) di tambak dinas perikanan JLU.

Sekitar 18 stand dengan menyajikan aneka ikan, baik ikan segar, olahan ikan maupun hiasan ikan. Beberapa produk yang disajikan diantaranya, Keong mercon, burger isap (ikan asap), pepes bandeng duri lunak, rolade ikan, abon cakalang, sambal goreng jenggelek, minuman rempah rumput laut. Termasuk ikan segar, lele, gurami, kakap, bandeng, serta souvenir ikan.

Dalam sambutannya, Sekda Bambang Agus menyebutkan tentang potensi perikanan di kota yang cukup besar. Produksi perikanan mencapai 20.000 ton pada tahun 2017, baik produksi tangkap dan budidaya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan konsumsi ikan di Kota Probolinggo hanya 35,70 kg/kapita/tahun. Pengolahan hasil perikanan belum maksimal, sehingga cenderung dimanfaatkan daerah lain.

“Salah satu usaha yang dilakukan guna mengoptimalkan pemanfaatan produksi hasil perikanan, melalui pasar sore wak-iwakan. Ini wujud nyata, upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi melalui sektor perikanan,”imbuhnya.

Agus, panggilan akrabnya menyarankan agar bisa ditambah volume waktu pelaksanaannya. Jika sementara ini direncanakan 2 minggu sekali, pihaknya meminta agar bisa digelar seminggu sekali. Program ini bisa menjadi ikon baru di kota, diselaraskan dengan program pariwisata.

Mengingat jalur bus wisata milik pemkot melintas di JLU, diharapkan berkoordinasi dengan disbudpar maupun dishub. “Bisa diberikan akses masuk, agar penumpang bis wisata turun sejenak menuju lokasi pasar wak-iwakan. Kalau perlu ada hiburan dan event tertentu yang bisa digabungkan, sehingga lebih ramai,”sarannya.

Masyarakat yang hadir merespons positif kegiatan semacam itu, Sri Yuliastutik (46) warga Suroyo ini meminta agar digelar secara rutin. “Biar menjadi ikon kota, ya harus intens sehingga penggemar ikan mudah mendapatkan aneka macam kulinernya, maupun belanja ikan segar dan olahannya,”pintanya.(yul)

Monday, 19 February 2018

SEMUA PASLON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SEPAKAT KAMPANYE DAMAI

IMG 20180219 WA0019

Aroma pesta demokrasi semakin terasa saat memasuki masa kampanye yang dimulai, Kamis(15/2/2018) hingga 4 bulan ke depan. Kesempatan bagi para pasangan calon(paslon) walikota dan wakil walikota untuk menarik simpatik masyarakat melalui berbagai cara. Secara serentak se-Indonesia deklarasi kampanye damai dilakukan, Minggu(18/2/2018).

Di Kota Probolinggo, semua paslon sepakat untuk melakukan kampanye damai. Dimotori oleh KPU, kegaitan tersebut digelar di lapangan Wiroborang, tepatnya di belakang kantor KPU kota. Masing-masing paslon membawa tim sukses dan pendukungnya, hadir pula Ketua KPU Ahmad Hudri beserta anggota komisioner lainnya, Ketua Panwaslu Suef Prijanto, Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur, perwakilan pemkot, perwakilan FKPD.

Pembacaan deklarasi kampanye damai dipimpin oleh komisioner KPU divisi SDM, Yahya Ulumuddin. Ucapannya ditirukan oleh semua paslon walikota dan wakil walikota diatas panggung. Diantaranya, paslon nomor 1 Suwito-Ferry (Wi-Fi), nomor 2 Fernanda-Iwan(sang Tretan), nomor 3 Syamsu Alam-Kulub(Alam-Ku), nomor 4 Hadi Zainal Abidin-Soufris Sobri (handalan brilian).

Ada 4 poin yang diucapkan,Isinya menyatakan bahwa calon wali kota dan wakil wali kota tahun 2018, beserta tim kampanye dan para pendukung, dengan semangat persatuan dan persaudaraan berjanji kepada masyarakat Kota Probolinggo. Pertama, siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945.

Kedua, siap melaksanakan kampanye pemilihan tahun 2018 yang damai, demokrasi, dan meng-edukasi dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilih. Poin ketiga, siap melaksanakan kampanye pemilihan tahun 2018, tanpa uang, politisasi SARA dan politik uang. Butir keempat, tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Usai deklarasi, masing-masing paslon, beserta ketua tim kampanye menandatangani deklarasi kampanye damai itu. Termasuk Ketua KPU dan komisioner lainnya, Ketua panwaslu dan perwakilan wali kota serta perwakilan FKPD.

Menurut Ketua KPU Ahmad Hudri, sejauh ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan kampanye paslon. Ia hanya berpesan, agar setiap jadwal kampanye berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Khususnya berkaitan dengan masalah pengawalan dan pengamanan agar maksimal.

“Prinsipnya, dalam berkampanye ada 3 hal yaitu, tidak boleh melakukan ujaran kebencian, tidak boleh mempersoalkan dasar negara, isu SARA jangan samapai menjadi alat/bahan kampanye paslon. Dengan tujuan meraih suara pemilih. Itu yang harus dihindari, lebih baik perkenalkan visi, misi, sehingga terbangun imej pemimpin yang berkualitas,”imbuhnya.

Hudri juga menghimbau kepada para paslon untuk tidak menggunakan politik uang dalam pilwali nanti. Sebab, politik uang merupakan cara pragmatis yang tidak mendidik dalam proses demokrasi. “Mari kita ciptakan pilkada yang kondusif, demokratis dan berintegritas. Selama masa kampanye, mohon hindari pelanggaran-pelanggaran yang dapat memicu konflik,” pinta Hudri.

Selanjutnya, masing-masing paslon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi-misi nya dengan durasi waktu 10 menit. Agar proses penyampaian visi-misi sesuai dengan waktu yang ditentukan, anggota panwaslu yang langsung memantaunya.(yul)

Monday, 19 February 2018

Lihat Hiu Tutul, Mentri Susi Bermalam di BJBR

MAYANGAN – Menteri Kelautan dan Perikananan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti, Selasa (13/2) berkunjung ke Probolinggo. Dengan menggunakan helikopter, Susi sapaan akrab salah satu menteri perempuan Kabinet Kerja itu mendarat di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo.   Rencananya, menteri yang dikenal dengan slogan “tenggelamkan” itu akan melihat spesies hiu tutul di perairan Probolinggo.

Seperti diketahui, setiap bulan desember hingga februari, hiu tutul bermigrasi dari selat Australia yang mengalami cuaca ekstrem. Pada bulan-bulan ini, masyarakat bisa menjumpai hiu tutul di sepanjang perairan Probolinggo. Mulai dari perairan Mayangan di Kota Probolinggo, sampai Paiton di Kabupaten Probolinggo. 

Saat ditanya soal agenda apa saja yang akan dilakoni Susi di Probolinggo, Ia menolak berkomentar. “Besok saja. Yang pasti saya akan melihat apa saja yang ada di Probolinggo ini,” ujar perempuan bersuara berat itu. 

Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo Budi Krisyanto yang juga menyambut kedatangan menteri Susi di Stadion Bayuangga mengakui jika tidak ada agenda khusus menteri Susi Pudjiastuti di Kota Probolinggo. “Ibu menteri landing di Kota Probolinggo, di stadion ini. Tidak ada agenda khusus. Setelah ini Bu Susi langsung akan beristirahat di BJBR (Bee Jay Bakau Resort),” ungkap Budi.

Ditanya soal apa ada kaitannya dengan demo nelayan Kota Probolinggo terkait pelarangan cantrang, Budi menampik informasi itu. “Soal cantrang sudah selesai. Bu menteri sudah punya solusinya. Nelayan juga sudah setuju,” tampik Budi. (abdurhamzah/humas)

Tuesday, 13 February 2018

Empat Calon Siap Lakukan Kampanye

MAYANGAN -  Empat pasangan calon (paslon) Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Probolinggo usai mendapatkan nomor urut, Selasa (13/2). Usai mendapatkan nomor urut paslon yang ditetapkan dalam rapat pleno KPU Kota Probolinggo, mulai besok (15/2) empat paslon sudah memasuki tahapan masa kampanye. 

Dalam rapat pleno terbuka itu dihadiri sekitar 300 undangan di Orin Hall and Resto. Selain paslon, komisioner KPU dan panwas serta perwakilan pemkot, juga hadir pendukung masing-masing paslon yang ikut memeriahkan suasana rapat pleno terbuka. 

Hasilnya, pasangan Suwito-Ferry Rahyuwono (Wifi) mendapat nomor urut 1, nomor 2 milik paslon Fernanda Zulkarnain-Zulfikar Imawan (Sang Tretan), untuk nomor 3 paslon Syamsu Alam-Kulup Widyono (Alam-Ku) sedangkan nomor 4 adalah Hadi Zainal Abidin-HMS Soubri (Handal-Brilian). 

Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri menyatakan, pilkada (pemilihan kepala daerah) bukan semata-mata pesta demokrasi tetapi lebih pada ritual demokrasi yang diharapkan dapat membawa kemaslahatan umat atau masyarakat di Kota Probolinggo. 

“Jagalah kesucian proses pilkada ini. Hindarkan diri dari segala bentuk fitnah dan kebencian. KPU dan Panwaslu menjaga integritas dan kualitas pemilihan wali kota dan wakil wali kota berjalan kondusif, lancar dan menghasilkan pimpinan berintegritas dan berkualitas,” ujar Ahmad Hudri, saat menyampaikan sambutan saat rapat pleno, siang kemarin. 

Menurutnya, perbedaan politik dan pilihan merupakan hal yang wajar. “Yang penting kita bersama-sama menjaga kesucian ritual demokrasi dan menjunjung tinggi harkat dan martabat masyarakat Kota Probolinggo. Jangan mudah berkonflik dan terpecah belah,” imbuhnya. 

Setelah mendapat nomor urut, paslon bersiap menjalani masa kampanye mulai 15 Februari hingga bulan Juni mendatang. Mekanisme dan jadwal kampanye menjadi kewenangan KPU. Pada 27 Juni 2018 masyarakat yang mempunyai hak pilih dapat menggunakan suaranya memilih pemimpin bagi Kota Probolinggo dan Jawa Timur. (famydecta/humas)

Wednesday, 14 February 2018

Menteri Susi: Perekonomian Perikanan di Probolinggo Luar Biasa

MAYANGAN – Setelah tiba di Kota Probolinggo siang kemarin (13/2), Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti melanjutkan agendanya.  Pagi tadi (14/2) Menteri Susi menuju ke tengah laut untuk melihat spesies hiu tutul yang muncul di perairan laut Probolinggo.

Sebelum berangkat dari Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Menteri Susi juga sempat melihat secara langsung dan berdialog dengan para nelayan yang tengah bongkar muat ikan. Dalam dialog tersebut, Susi memberikan arahan kepada nelayan untuk lebih bersikap bijaksana dalam menangkap ikan.

“Nelayan harus lebih bersikap bijaksana dalam menangkap ikan. Jangan tangkap ikan yang masih kecil agar sumber daya ikan dapat terus berkelanjutan,” tutur Susi.

Setelah puas melihat spesies hiu laut, Menteri Susi berlabuh di Pantai Bentar, Kabupaten Probolinggo menggunakan speed boat. Dari situ, Susi langsung beranjak ke penginapan Bee Jay Bakau Resort untuk persiapan pulang. 

Sebelum naik ke helikopter yang ditumpanginya, Menteri Susi menyampaikan bahwa ia cukup terkesan dengan potensi perekonomian ikan di Probolinggo. Menurutnya, ia siap membantu untuk meningkatkan perekonomian perikanan di daerah ini. 

“Saya sangat senang dengan perekonomian perikanan di Probolinggo yang luar biasa. Hal ini jauh dari pantauan media-media mainstream. Kami siap membantu untuk pengembangan nelayan, terutama nelayan yang menggunakan alat tangkap semacam rawe dasar, kita akan kirimkan tim bantuan,” tutur Susi.

Terkait dengan cantrang besar, Susi menyatakan pihaknya siap untuk memfasilitasi ke perbankan agar mereka bisa beralih menggunakan alat tangkap yang lebih baik dan lebih menguntungkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo, Budi Krisyanto yang juga mendampingi Menteri Susi selama di Probolinggo menyatakan bahwa kunjungan ini memberikan poin positif bagi sektor perikanan di Kota Probolinggo. Menurutnya, arahan yang diberikan Menteri Susi diterima dengan baik oleh para nelayan.

“Terutama nelayan cantrang. Dengan arahan dari Ibu Susi, mereka saat ini mulai memahami bagaimana penggunaan alat tangkap ikan yang baik. Bahkan koordinator nelayan cantrang menyampaikan pada Bu Menteri bahwa ia siap mendukung kebijakan Bu Menteri untuk secara bertahap beralih menggunakan alat tangkap lain yang lebih ramah lingkungan,” jelas Budi.

Menurut Budi Kris, Menteri Susi sangat peduli terhadap kebutuhan nelayan dan mendorong para nelayan untuk bisa menggunakan alat tangkap ikan yang baik. “Ketika butuh modal, Bu Menteri komitmen untuk memfasilitasi terkait permodalan. Ia berharap sumber daya ikan tetap tersedia di laut dan bisa dinikmati dari generasi ke generasi,” tutur Budi. (alfien/humas)

Wednesday, 14 February 2018

AWASI PENYEBAR UJARAN KEBENCIAN VIA MEDSOS, POLRESTA RANGKUL NETIZEN

AWASI PENYEBAR UJARAN KEBENCIAN VIA MEDSOS

Probolinggo – Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal meminta masyarakat dan netizen untuk menggunakan media sosial secara bijak, utamanya dalam memberikan dukungan terhadap pasangan calon, pada perayaan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 mendatang.

"Kami sampaikan (kepada masyarakat) untuk dapat bijak memanfaatkan media sosial pada proses tahapan Pilkada nanti," imbaunya saat memimpin Sosialisasi Pengawasan Media Sosial Bersama Netizan Probolinggo, di ruang Rupatama Mapolresta Probolinggo, Kamis (18/1) siang tadi.

Menurut pria kelahiran Sumenep itu, media sosial biasanya dijadikan senjata utama oleh pasangan calon atau tim pasangan calon yang akan maju menjadi kepala daerah. Media sosial ini, katanya, terkadang dijadikan ajang dalam menyampaikan ujaran kebencian atau berita palsu.

Maka itu, lanjutnya, sangat disayangkan, jika ada oknum yang tidak bertanggung jawab menyampaikan ujaran kebencian dan berita palsu serta memecah belah antar kelompok masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta bersinergi dengan pengurus dan admin akun grup untuk memantau dan mengawasi media sosial selama tahapan kampanye nanti.

Dalam hal melakukan pengawasan di media sosial, selain bekerja sama dengan pengurus dan admin grup, pihaknya mengaku juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (pemkot) dalam hal ini Dinas Komunikasi daan Informatika (Diskominfo). “Silakan laporkan ke cyber team yang kami sebar di tiap Polsek dan grup medsos. Mari bersama-sama kita jaga kondusifitas kota tercinta,” pesannya. (sonea)

Thursday, 18 January 2018

FASILITAS BARU TWSL, CINEMA 6 D

IMG 20180119 WA0001

TWSL(taman wisata studi lingkungan) Kota Probolinggo kini dilengkapi dengan fasilitas cinema 6D (baca 6 Dimensi). Peralatan dan teknologinya sudah di uji coba Kamis (18/1) dengan disaksikan oleh Wali Kota Rukmini. Didampingi oleh Sekda Bambang Agus, para asisten, kepala OPD, camat dan lurah se kota.

Fasilitas ini diharapkan mampu menarik pengunjung lebih banyak dari sebelumnya, sehingga juga bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Meski tujuan utamanya agar anak-anak tidak ketinggalan teknologi serta tidak jauh berwisata.

“Terima kasih kepada investor yang merealisasikan fasilitas ini, sehingga anak-anak yang ingin nonton tidak perlu jauh ke luar kota. Untuk harga tiket akan dibuat terusan, serta dibahas lebih lanjut oleh tim,” ujar wali kota perempuan ini.

Selama masa uji coba, wali kota akan memberikan tiket gratis bagi anak-anak tidak mampu untuk refreshing menikmati fasilitas tersebut. Wali Kota Rukmini berharap pengunjung dari luar kota seperti, Jember, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Bondowoso, Situbondo yang selama ini berkunjung ke TWSL bisa lebih banyak.

“Di wilayah timur, cinema 6 D hanya ada disini, semoga bisa lebih ramai di TWSL. Jam buka akan disesuaikan dengan jam layanan TWSL, perlu ditambah jalur untuk pintu keluar yang dekat area nonton,”pinta mantan anggota DPR RI ini.

Sementara itu, Benjamin Mangitung selaku investor masih akan melengkapi berbagai fasilitas penunjang lainnya. Seperti penambahan AC, maupun kelengkapan lainnya sehingga penonton lebih nyaman. Sekitar Rp.960 juta sudah terserap dana untuk menyiapkan fasilitas cinema 6 D tersebut.

“Kita bukan profit oriented, ketika ibu wali kota berkeinginan untuk meramaikan TWSL maka kita realisasikan sesuai kesepakatan bersama. Dalam waktu dekat akan dibuka untuk umum,üjar pemilik BJBR ini.

Para undangan berkesempatan menyaksikan film animasi berdurasi sekitar 7 menit itu. Dengan kapasitas 20 orang, penonton yang masuk diminta memakai kacamata yang disiapkan. Selanjutnya, mereka diminta memakai sabuk pengaman di kursi itu, serta kakinya dilarang turun. 

Posisi kursi sendiri sedikit lebih tinggi, begitu adegan diputar maka kursi bergerak mengikuti alur filmnya. Jika belok ke kanan, maka kursi bergerak ke kanan dan sebaliknya. Keseruan nonton semakin terasa seperti kita yang jadi pemerannya. (yul)

Thursday, 18 January 2018

PANWASLU LANTIK 29 PPL

IMG 20180117 WA0002

Personil panitia pengawas pemilu (panwaslu) Kota Probolinggo bertambah setelah dilantiknya pengawas pemilihan lapangan (PPL).  Ketua Panwaslu Suef Priyanto melantik sejumlah 29 orang, Rabu(17/1) di gedung pertemuan Paseban Sena Jalan Suroyo. Disaksikan oleh Wali Kota yang diwakili oleh Asisten administrasi umum Rey Suwigtyo, perwakilan Forkopimda, lurah se kota, perwakilan parpol se kota.

Diawali pembacaan surat keputusan Ketua Pengawas Pemilih nomor 001/SK/Bawaslu -Prov JI-37-1/I/2018 tentang penetapan pengawas pemilih lapangan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta wali kota dan wakil wali kota tahun 2018.

Usai dilakukan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota PPL, diikuti dengan penandatangan berita acara. Dalam sambutannya Ketua Panwaslu Suef Priyanto menyampaikan apresiasi, sehingga jumlah pengawas pemilihan bertambah.

“Tugas PPL berat, karena menangani 5 tahapan pemilihan mulai dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan walikota dan wakil walikota. Ditambah lagi pemilihan DPD, legislatif dan pilpres. Untuk sementara SK berlaku untuk pilgub dan pilwali, jika di evaluasi baik maka akan diperpanjang,” tegasnya.

Selain itu, Suef meminta agar fungsi pengawasan pemilu tidak hanya dibebankan pada panwaslu. Semua elemen diminta ikut berpartisipasi mengawasi jalannya pesta demokrasi itu, sehingga diperoleh pemimpin yang jujur, adil dan demokratis.

Disamping itu sesuai UU no 7 tahun 2017, jika terjadi pelanggaran pemilu seperti,  pelanggaran administrasi, kode etik dan sengketa pemilu panwaslu bukan hanya merekomendasi, namun punya kewenangan untuk memberikan keputusan. 

“Mari luruskan niat untuk beribadah sehingga pekerjaan yang dilakukan lebih bermakna, mengabdi demi kepentingan bangsa dan negara,” ajak Suef.

Selanjutnya sambutan wali kota disampaikan oleh Asisten Administrasi umum Rey Suwigtyo. Ia menuturkan jika pemerintah kota merupakan mitra panwaslu guna menyukseskan terselenggaranya pilkada. “Jaga netralitas dalam mengawasi jalannya pemilihan kepala daerah,” tegasnya.

Untuk mendukung tugasnya, para anggota PPL itu memperoleh pembekalan dari panwaslu kota. (yul)

Wednesday, 17 January 2018
Page 93 of 102

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu