|  
 

INI PESAN WALI KOTA SAAT HADIRI RAKOR PENCEGAHAN KONFLIK SOSIAL

26 Nov 2019 0 comment

KANIGARAN – Untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya konflik sosial di wilayah Kota Probolinggo, Tim Peningkatan dan Pencegahan Konflik Sosial Kota Probolinggo gelar rapat koordinasi (rakor) di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Selasa (26/11).

Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Kepala Staf Kodim 0820/Probolinggo Mayor Inf Meftah Puaddi, Kepala Bagian Operasional Polresta Probolinggo AKP Hermawan, Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati hadir dalam rakor tersebut.

Sekda Ninik Ira Wibawati selaku moderator pada acara tersebut menyampaikan, tujuan rakor sebagai upaya untuk menyamakan persepsi menyikapi isu-isu yang berkembang di masyarakat, baik pada skala lokal regional maupun nasional. “Jadi dengan adanya tim ini dapat mencegah dan mendeteksi sedini mungkin setiap potensi konflik sosial sekaligus upaya pencegahannya agar situasi Kota Probolinggo tetap kondusif,” ucap Ninik.

IMG 20191126 WA0027Wali Kota Habib Hadi menyampaikan situasi Kota Probolinggo saat ini sangat kondusif, hal tersebut tidak lepas dari sinergi semua elemen masyarakat mulai dari pemerinatah daerah, aparat keamanan TNI-Polri, tokoh agama dan masyarakat, unsur intelejen daerah, sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas dengan tenang.

Habib Hadi juga mengatakan agar selalu waspada terhadap ancaman keamanan yang dilakukan oleh kelompok radikal yang sampai saat ini masih ada, terbukti dengan adanya bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa kelompok radikal dan teroris dapat terjadi dimana-mana.

“Maka dari itu pemerintah telah berupaya mencegah terjadinya aksi serupa melalui upaya deradikalisasi, agar orang-orang yang telah terpapar dengan paham radikalisme meninggalkan cara-cara kekerasan dan teror dalam memperjuangkan misinya. Mengingat tanggal 25 Desember nanti umat Kristiani akan merayakan Hari Natal dan perayaan Tahun Baru, maka dari itu intelejen harus lebih meningkatkan upaya cegah dan deteksi dini, guna menghindari kekerasan tersebut,” tegas Habib Hadi.

Dalam kesempatan tersebut Habib Hadi menyampaikan keputusan Gubernur Jawa Timur tentang upah minimum kabupaten/kota se jatim tahun 2020, dimana keputusan tersebut UMK Kota Probolinggo tahun 2020 sebesar Rp. 2.319.796. Angka ini mengalami kenaikan, karena tahun 2019 UMK Kota Probolinggo sebesar Rp. 2.137.864.

“Dengan adanya perubahan tersebut Dinas Tenaga Kerja harus segera lakukan sosialisasi agar tidak terjadi gejolak, dan saya ingatkan meskipun perekonomian kita semakin membaik serta harga kebutuhan semakin stabil, namun sebentar lagi akan menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2020, biasanya menjelang hari-hari besar akan terjadi lonjakan harga kebutuhan. Untuk itu Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) agar mengantisipasi lonjakan harga dan ketersediaan sembako untuk mencegah terjadinya keresahan masyarakat,” kata Habib Hadi.

Kota Probolinggo sekarang ini memasuki puncak musim kemarau, cuaca sangat panas sehingga sangat rentan terjadi kebakaran, dengan hal tersebut Habib Hadi mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati karena dalam beberapa bulan terakhir sering terjadi kebakaran karena kelalaian.

“Untuk itu, Kepala Satpol PP agar terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan terjadinya kebakaran. Disamping itu, masyarakat juga harus waspada sebentar lagi akan terjadi musim pancaroba dari musim kemarau menjadi musim penghujan yang menyebabkan serangan penyakit,” tuturnya. (soni/humas)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu