|  
 
×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 791

DLH LAKUKAN PENGUATAN ECO PESANTREN DI KOTA PROBOLINGGO

13 Aug 2019 0 comment

KANIGARAN - Pemerintah Kota Probolinggo berkeinginan menyegarkan dan memperkuat kembali program eco pesantren di wilayahnya. Kegiatan ini menjadi komitmen untuk mewujudkan pesantren yang ramah lingkungan.

Selasa (13/8), sosialisasi dan penguatan eco pesantren digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Puri Manggala Bakti, Kantor Wali Kota Probolinggo. Mewakili Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Pj Sekda Achmad Sudiyanto membuka secara resmi kegiatan yang dihadiri sekitar 150 orang peserta dari pesantren di Kota Bayuangga.

“Kegiatan ini untuk menyegarkan kembali pemahaman tentang pondok pesantren (ponpes) yang ramah lingkungan. Pengasuh pondok pesantren bersama santri bisa mendapat tambahan pembekalan, pemahaman terkait dengan ponpes ramah lingkungan,” jelas Kepala DLH Budi Krisyanto. 

IMG 20190813 WA0001Program eco pesantren, selaras dengan program lingkungan lainnya yang telah diterapkan di Kota Probolinggo. Antara lain eco office, eco school, eco factory, di kawasan pelabuhan, tempat ibadah dan lain sebagainya.

Targetnya, dapat terbangun sinergi dan jejaring antara masyarakat ponpes dan masyarakat sekitar termasuk dengan mitra DLH. Ya, DLH punya mitra di bidang lingkungan seperti kader penggerak lingkungan (tingkat kota, kecamatan, kelurahan); paguyuban abang becak peduli lingkungan; paguyuan penari gerobak; ikatan pengusaha pabrik peduli lingkungan (informal metting forum) dan komunitas disabilitas peduli lingkungan.

“Ada kolaborasi, terbangun jejaring antar ponpes dan mitra DLH demi terwujudnya ponpes yang ramah lingkungan. Dan, kegiatan ini akan berkelanjutan, tidak berhenti sampai disini. Bulan September ada roadshow ke ponpes dalam rangka identifikasi kebutuhan dan sebagainya,” tegas kepala dinas yang tengah menempuh pendidikan untuk meraih gelar Doktor itu.

Sementara itu, Pj Sekda Achmad Sudiyanto menuturkan, sebagaimana yang diamanatkan undang-undang nomor 32 tahun 2009 , bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Tetapi, tanggung jawab bersama tiga pilar antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.

Program eco pesantren merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kepedulian dan keterlibatan masyarakat di lingkungan pondok pesantren agar berperan aktif dalam mewujudkan pondok pesantren yang ramah lingkungan.

Permasalahan lingkungan yang terjadi di Kota Probolinggo ini tidak hanya masalah pengelolaan sampah saja tetapi juga masalah peningkatan emisi gas rumah kaca, berkurangnya ruang terbuka hijau dan terjadinya genangan dan banjir yang semuanya sangat berpengaruh terhadap perubahan iklim.

“Pondok pesantren merupakan salah satu sumber daya yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan masyarakat sekitarnya dan menjadi motivator dalam melakukan penyadaran dan kepedulian terhadap permasalahan lingkungan,” kata Sudi-panggilan akrabnya.

Kepedulian yang dimaksud adalah dengan penghematan air dan energi, gerakan penanaman pohon, menjaga kebersihan udara dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Pemberdayaan santri dan warga ponpes melalui eco pesantren ini berbasis masyarakat khususnya di lingkungan ponpes.

“Banyak aksi-aksi lingkungan yang dapat dilakukan oleh seluruh warga ponpes yang tentunya juga harus didukung oleh pengasuh pondok. Seperti gerakan pemilahan sampah pembentukan bank sampah dan gerakan 3 R (reduce, reuse dan recycle), penanaman pohon, pembuatan lubang biopori atau sumur resapan, penghematan energi dan air, pola hidup bersih dan sehat dan lain sebagainya,” beber ASN yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan tersebut.

Sudi berharap, melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan tambahan wawasan dan penyadaran masyarakat di lingkungan ponpes untuk peduli dan sadar terhadap lingkungan dan sekaligus sebagai upaya mempertahankan Adipura.

“Bulan September akan ada evaluasi lapangan pada ponpes yang hadir saat ini. Langkah tersebut sebagai upaya kita untuk mewujudkan eco pesantren berkelanjutan di Kota Probolinggo. Dari hasil evaluasi lapangan tentunya akan ada reward bagi beberapa ponpes yang mempunyai kinerja bagus sesuai penerapkan eco pesantren secara optimal,” imbuhnya.

Pj sekda juga mengajak mereka yang hadir bisa menerapkan ilmu yang disampaikan narasumber, dosen Universitas Brawijaya Malang, Bagyo Yanuwiadi, di lingkungan ponpes atau di rumah masing-masing demi terciptanya Kota Probolinggo yang ramah lingkungan. (famydecta/humas)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu