|  
 
×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 791

Gandeng 1298 Linmas, Polresta Siap Amankan Pilkada Serentak 2018

WhatsApp Image 2017 12 04 at 13.16.04

Catatan kelam tentang kericuhan yang terjadi saat pelaksanaan Pilkada 2013 silam, tak ingin terulang kembali. Oleh karena itu, Polresta Probolinggo membekali seluruh personilnya dengan beragam informasi melalui kegiatan Lat Pra Ops Mantap Praja Prabu Semeru 2018 dan Sispam Kota, dalam rangka Pengamanan Pilkada Tingkat Provinsi dan Kota / Kabupaten secara serentak di wilayah Jawa timur 2018.

Kegiatan pagi itu akan berlangsung selama empat hari, yakni  mulai tanggal 04 -08 Desember 2018, bertempat di Ballroom Bromo Park Hotel Kota Probolinggo. Mengawali acara pagi itu,  Kapolresta Probolinggo, AKBP. Alfian Nurrizal,  mengajak seluruh peserta untuk menyuarakan yel -yel kebersamaan sehingga acara yang diikuti oleh 350 personil itu pun menjadi lebih semarak.

Dalam sambutannya, Alfian mengatakan bahwa segala tahapan pengamanan Pilkada sudah dilaksanakan. Seperti yang diketahui bahwa sudah ada 2 (dua ) bapaslon yang mendaftarkan diri sebagai peserta Pilkada dari jalur Perorangan.

"Segala tahapan pengamanan kita lakukan mulai dari saat ini," ucapnya

Alfian juga mengingatkan bahwa potensi kerawanan Pilkada yang terbesar pernah terjadi di Wilayah Kecamatan Mayangan. Untuk itu, dia mengingatkan semua personil agar mampu memahami karakater setiap orang sehingga bisa melakukan pencegahan terjadinya kerusuhan.

Untuk itu ia pun telah merumuskan pola sistem pengamanannya. Dengan membentuk pola 1 -3-6 artinya 1 (satu) polisi untuk mengawasi 3 (tiga) TPS dan dibantu 6 (enam) personil Linmas untuk daerah aman. Sedangkan untuk daerah rawan akan ditempatkan pola 1-2-6 artinya  1 (satu) polisi mengawasi 2 (dua) TPS dan dibantu 6 (enam) personil Linmas. Khusus untuk daerah sangat rawan pola pengamannya 2-1-4 artinya 2 (dua) polisi, mengawasi 1 (satu) TPS dibantu 4 personil Linmas, dengan total dibutuhkan 1298 personil.

"Nanti ada buku saku, ada pula nomor ponsel semua personil Linmas, serta ada juga aplikasi manajemen media Pilkada 2018 untuk menampung opini positif dan negatif," ungkap Alfian.

Alfian juga berharap segala daya upaya yang ia lakukan bersama semua pihak dapat  mewujudkan kondusifnya  pelaksanaan Pilgub Jawa Timur dan Pilkada  serentak di  18 Kabupaten/ Kota se Propinsi Jawa Timur tahun 2018 mendatang. (Oke)

04 Dec 2017

2 Bapaslon Perseorangan Serahkan 22 ribuan KTP-el Dukungan ke KPU

IMG 20171130 WA0008
 
Suhu politik Pilkada Kota Probolinggo mulai memanas. Hal ini terlihat dari antusiasme warga Probolinggo untuk turut serta mengambil kesempatan menjadi orang Nomor 1 (satu) di kotanya. Salah satu kesempatan yang diambil yakni melalui pendaftaran peserta pilkada jalur Perseorangan.
 
Setidaknya ada 2 (dua) nama yang siap tempur melalui jalur ini. Keduanya telah menyerahkan berkas persyaratan ke KPU setempat. Sesuai dengan tahapan Pilkada waktu untuk menyerahkan berkas persyaratan pemenuhan jumlah minimal dan sebaran dukungan  yang telah di buka sejak 25 hingga 29 November 2017. Dalam kurun waktu 4 ( empat) hari tersebut keduanya diwajibkan menyerahkan seluruh persyaratan yang ditentukan berupa KTP elektronik untuk jumlah minimal dan sebaran dukungan sebanyak 16.522 orang. 
 
Seperti Bakal Pasangan Calon (bapaslon)  Wali Kota Suwito dan Wakil Wali Kota Fery Rahyuwono, yang telah datang ke kantor KPU Kota Probolinggo pada sore sekitar pukul 15.45 wib,  hari Rabu 28 November  untuk memenuhi syarat pencalonannya. 
 
Sedangkan bapaslon Wali Kota Sukirman dan Wakil Wali Kota H. Abd  Azis RM, menyerahkan berkas persyaratannya pada keesokan harinya. Hanya saja mereka datang ke Kantor KPU saat malam harinya sekitar pukul 20.40 wib.
 
Menurut Hudri, selaku Ketua KPU Kota Probolinggo , setelah para bapaslon menyerahkan syarat dukungannya maka pihaknya akan melakukan Verifikasi administrasi. Seluruh kelengkapan berkas yang diterimanya diteliti, dihitung satu persatu. "KTP nya kita check, apakah ada kegandaan atau tidak, apakah jumlah sesuai atau tidak, dan lain sebagainya" ucap hudri, saat ditemui Suara Kota seusai penandatanganan Berita acara hasil verifikasi jumlah minimal dan sebaran dukungan Pilkada 2018.
 
Dia juga menambahkan bahwa jika saat dilakukan penelitian ditemui ada kegandaan maka segera  ditindak lanjuti dengan verifikasi faktual. Jikalau masih ada kekurangan  artinya jumlah syarat dukungan KTP elektronik yang di kumpulkan kurang dari jumlah minimal maka masing -masing masih di beri waktu untuk melakukan perbaikan sampai batas waktu yang ditentukan.
 
Dari pantauan Suara Kota, dalam berita acara yang ditandatangani oleh kelima komisioner KPU dan bapaslon , tertulis hasil verifikasi administrasi jumlah minimal dan sebaran dukungan dari bapaslon Wito - Ferry tercatat jumlah fotocopy kartu identitas penduduk sebanyak  22.100 lembar. Sedangkan bapaslon Sukirman- Azis tercatat jumlah fotocopy kartu identitas penduduk sebanyak 22.207 lembar. Dengan demikian keduanya telah dinyatakan memenuhi syarat. Selanjutnya KPU akan melakukan verifikasi Faktual.
 
Sebagai tambahan informasi untuk masa pendaftaran para bapaslon perseorangan ini akan bersamaan dengan bapaslon dari jalur partai politik. Pendaftaran pasangan calon akan dimulai pada 1 Januari 2018.
 
Masa kampanye sendiri akan dimulai pada 15 Februari 2018 dan masa tenang dan pembersihan alat peraga akan dimulai pada 24 Juni 2018.
 
Adapun pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018 sendiri akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sedangkan rekapitulasi akan dilaksanakan pada 28 Juni 2018. (Oke)
30 Nov 2017

PROBOLINGGO TEMPOE DOELOE LEBIH DIMINATI

IMG 20171129 WA0005

Nuansa jaman dulu (jadul) mewarnai kawasan Museum Probolinggo di Jalan Suroyo. Ada 30 stand berbentuk gubuk yang dindingnya terbuat dari anyaman bambu. Sebuah inovasi, untuk menambah destinasi wisata di Kota Probolinggo dengan sajian Probolinggo tempo doeloe. Pertama kalinya di gelar Selasa (28/11) mendapat respon positif dari masyarakat. 

Sejarah kolonial itu diramu dengan sajian gambar maupun foto Probolinggo tempo dulu. Kemudian masing-masing gubuk dihias dengan berbagai pernak-pernik benda-benda antik, yang selama ini nyaris tak pernah dipertontonkan. 

Gubuk-gubuk dari rumbia itu berisi barang kuno seperti radio jadul, telpon kuno, buku, mesin cetak kuno, perangko hingga poster film dari zaman bahulea. Tak ketinggalan juga benda-benda budaya, suvenir bertema tradisional, mainan tradisional seperti dakon, bekel , lompat karet menghiasi sepanjang jalan museum Probolinggo.

Dalam acara pembukaan itu, juga disajikan musik tradisional dengan menggunakan lesung / ronjengan yang dimainkan oleh para lansia. Nenek-nenek sebanyak 8 orang itu memainkan alatnya dengan semangat, meski usianya berkisar 60 ke atas. Secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi dan Umum Rey Suwigtyo. 

Ia mengapresiasi upaya Disbudpar dalam mengembangkan destinasi wisata di daerah. “Antusias masyarakat dalam acara ini bagus. Mengingat tampilannya unik, kulinernya juga enak, murah dan permainan anak tradisional, semua dikemas seperti tempo dulu. Jika tadi diusulkan hingga 2 hari, saya ikut mendukung. Jika perlu nanti diperluas bukan hanya di sekitar museum saja dengan waktu yang lebih lama,” imbuhnya.

Dalam acara itu juga diserahkan hadiah bagi pemenang lomba sambelan tradisional dan penyajian kopi jadul. Rey Suwigtyo menyerahkan hadiah kepada Camat Mayangan Abas, sebagai pemenang lomba penyajian kopi jadul.  Kecamatan Mayangan menumbuk kopi dengan alat tradisional dari besi(sering disebut kentheng atau lumpang besi), lalu airnya dimasak dengan anglu serta arang sebagai bahan bakarnya. Aroma harum kopi memang berbeda, termasuk cangkir jadul sebagai tempat penyajiannya.

Begitu pula untuk lomba sambelan, dimenangkan oleh Kecamatan Kademangan. Pembuatan sambel dengan alat tradisional jadul termasuk penyajiannya. Camat Kademangan Pujo Satrio menerima hadiah tersebut dengan menggunakan kostum era kolonial Belanda.

Aneka kuliner jadul juga menjadi jujugan pengunjung. Selain harganya murah, beberapa kue dan makanan itu jarang ditemui di pasaran. Contohnya, lontong cecek, nasi bu’uk, kue lemet, iwel-iwel dan masih banyak lagi.

“Ini lontong cecek pas banget rasanya seperti makanan saya waktu kecil dulu. Harganya juga murah, hanya 5 ribu rupiah per porsi. Semoga nanti diagendakan lebih lama acara semacam ini, ada iringan lagu keroncong  dan campur sari. Tidak hingar bingar, jadi kita bisa menikmati,” ungkap Neri pengunjung berusia 50 an ini.(yul)

 

28 Nov 2017

Tanpa Teks, Jawara Lomba lafalkan Janji Setia Pegawai dan Pembukaan UUD 45

 IMG 20171129 WA0001
 
Pemerintah Kota Probolinggo menggelar upacara korpri ke 46 tahun 2017 yang terpusat di alun alun kota (29/11), pagi. Wali Kota Probolinggo, Rukmini selaku Dewan Pembina Korpri sekaligus Inspektur upacara pagi,  hadir tepat pukul 07.27 wib. Pertanda upacara pagi itu pun di mulai. Beliau tak sendiri, turut hadir dalam rombongan yang mendampingi Walikota Rukmini yaitu Kapolresta Probolinggo, Sekda Kota, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
 ‎
Mengawali rangkaian upacara pagi itu dibuka dengan Mengheningkan cipta yang diiringi Korps Musik Manggala Praja Pemkot Probolinggo.
 
Dilanjutkan pembacaan Naskah Pancasila oleh Inspektur upacara serta diikuti oleh seluruh pasukan upacara.
 
Ada yang berbeda dengan kegiatan upacara pagi itu dibandingkan dengan upacara nasional lainnya. Khusus pada upacara peringatan hari Korpri petugas pengucap pembukaan UUD 1945, dan Janji setia pegawai yaitu Panca Prasetya Korpri adalah para Jawara lomba masing -masing yaitu Mike Irbawati pegawai di Bakesbangpol sebagai juara 1 lomba pengucap UUD 1945, dan Alfi Hidayat pegawai di PDAM sebagai Juara 1 lomba pengucap Panca Prasetya Korpri. 
 
Pada upacara pagi itu, keduanya ditugasi mengucap langsung Teks Pembukaan UUD 1945 dan Panca Prasetya Korpri di depan podium Wali Kota Probolinggo tanpa membaca teks. Mereka pun mampu  melafalkan setiap kata dengan lantang dan lancar. Meski sebelumnya pihak Protokoler telah memberikan pilihan untuk membacakan dengan menggunakan naskah yang telah disediakan. Akan tetapi keduanya merasa yakin dan percaya diri untuk mengucapkan langsung tanpa membaca naskah.
 
Selain itu, perbedaan yang lainnya adalah dilantunkannya Mars Kopri dan lagu Probolinggo Bestari oleh Tim Paduan Suara Dinas Pendidikan setempat. Mereka berada di atas panggung Garuda yang terletak di sisi utara area dalam alun- alun kota.
 
Setelah tampilan dari paduan suara, dilanjutkan dengan amanah inspektur upacara, dimana Walikota Rukmini pada pagi itu membacakan teks sambutan Presiden Republik Indonesia selaku Penasehat Korpri di hadapan pasukan upacara. 
 
Sambutan yang dibacakan oleh Wali Kota Rukmini berisi tentang seruan agar Aparatur sipil negara harus mampu mengurangi ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi. Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian.
 
Wali Kota Rukmini menyampaikan agar setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi. "Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan," ucapnya
 
Ditengah suasana mendung, upacara pagi itu berjalan dengan tertib. Seluruh peserta upacara yang terdiri dari perwakilan PNS dan PTT  masing masing OPD tampak khimad mengikuti jalannya upacara hingga usai dengan pembacaan doa oleh petugas dari Kementerian Agama Kota Probolinggo pada pukul 08.00 Wib. 
 
Setelah seluruh rangkaian upacara tersebut selesai dilaksankan, Wali Kota Rukmini menyerahkan penghargaan  kepada seluruh pemenang dari 8 (delapan) jenis lomba yang diselenggarakan Pemkot dalam rangka memperingati hari Korpri ke 46 tahun 2017 Kota Probolinggo.(oke)
29 Nov 2017

TANTANGAN ERA DIGITAL, PEMKOT LUNCURKAN iPROBO

Probolinggo - Menjawab tantangan baru teknologi informasi khususnya untuk para penyedia informasi terkait digital library, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan Sosialisasi Digital Library iProbolinggo Tahun 2017 di Aula Pertemuan SMA Negeri 4 Probolinggo, Kamis (16/11) pagi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Rey Suwigtyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa e-library berperan dalam pembelajaran formal dengan menyediakan bermacam pengetahuan yang lebih banyak memberikan materi dalam bentuk media (multimedia, simulation). Di sisi lain, e-library juga mengakomodasi pembelajaran profesional, yang condong kepada pembelajaran orang dewasa dengan menyediakan kesempatan yang luas dalam pengembangan pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan profesionalisme pekerjaan mereka. Salah satu peluang strategis yang diberikan oleh e-library adalah pengembangan pembelajaran informal.

Pria yang akrab dipanggil Tyok itu menjelaskan, e-library memberikan kesempatan kepada setiap orang yang ingin mengembangkan pengetahuannya, tanpa terbatas ruang dan waktu. Dalam pembelajaran informal, keuntungan yang tejadi dalam pembelajaran formal (di kelas) juga akan diperoleh oleh setiap individu dalam usaha pembelajaran pribadinya. Kemudian, dalam menghadapi era globalisasi, informasi menjadi sangat penting dalam mendorong pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat, sehingga mengharuskan perubahan paradigma dan kinerja pada pusat-pusat atau sumber informasi. (nea)

16 Nov 2017

KEMBANGKAN KINERJA SDM, PEMKOT BERIKAN BIMTEK MC & KEPROTOKOLAN

WhatsApp Image 2017 11 14 at 14.13.47

Probolinggo - Berdasarkan UU Nomor 9 tahun 2010 tentang keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi tata tempat, tata upacara, and then tata penghormatan sebagai bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan, ataupun masyarakat.

Hal  itu disampaikan Emil Faizza, seorang profesional Master of Ceremonial (MC), Moderator, Presenter, Host dan Panelis dari Provinsi Jawa Timur, dalam acara Bimbingan Teknis (bimtek) MC dan Keprotokolan Sebagai Wujud Peningkatan Wawasan, Keterampilan dan Pengetahuan bagi Karyawan / Karyawati di Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2017, Selasa (14/11) di gedung Puri Manggala Bhakti kantor Walikota.

Wanita yang akrab dipanggil Emil itu menyampaikan bahwa ada beberapa tujuan manajemen keprotokolan , seperti :

  • memberikan penghormatan kepada Pejabat Negara, Pejabat Pemerintahan, perwakilan Negara asing dan/atau organisasi international, serta Tokoh Masyarakat Tertentu, dan/atau Tamu Negara sesuai dengan kedudukan dalam negara, pemerintahan, dan masyarakat;
  • memberikan pedoman penyelenggaraan suatu acara agar berjalan tertib, rapi, lancar, dan teratur sesuai dengan ketentuan dan kebiasaan yang berlaku, baik secara nasional maupun internasional;
  • dan menciptakan hubungan baik dalam tata pergaulan antar bangsa.

Sedangkan MC,  Emil menuturkan, adalah sebutan umum bagi orang yang memandu atau membawakan sebuah acara atau event. “MC itu, ya pemberi informasi, ya entertainer, ya tuan rumah  sekaligus narator bagi keberlangsungan sebuah acara,” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan MC dan Protokoler merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan oleh instansi pemerintah dalam kegiatan kantor. Keberadaan MC dan protokol sangat dibutuhkan pada berbagai kegiatan seperti acara resmi/kenegaraan, pertemuan resmi, kunjungan kerja, audiensi dan penerimaan tamu ataupun acara perjamuan. Di samping itu, juga dalam kegiatan kantor lainnya seperti lokakarya, workshop, konferensi, Memorandum of Understanding (MoU), dan seminar. “Kegiatan tersebut tidak lepas dari peran seorang MC maupun petugas protokoler. Sehingga dalam penyelenggaraannya perlu dikelola supaya acara berlangsung lancar dan sesuai dengan etika kantor,” katanya. (nea)

14 Nov 2017

PUNCAK HARI KESEHATAN NASIONAL, SENAM MAUMERE KIAN DIMINATI

HARI KESEHATAN NASIONAl

Probolinggo - Senam Maumere yang telah dikenal di Indonesia ternyata juga sangat diminati di Kota Probolinggo. Itu terlihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) salah satunya, yang senantiasa menyelipkan senam dengan instrumen  lagu berasal dari Maumere pulau Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, yang memang pas menjadi lagu pengiring senam, yang memacu semangat menggerakkan seluruh badan.

Seperti yang terlihat pada pelaksanaan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 Kota Probolinggo Tahun 2017, Minggu (12/11) di Aloon-aloon. Dimana usai mengikuti apel pagi, ratusan peserta yang terdiri dari pelajar perwakilan SMP/SMA sederajat, karyawan/karyawati di lingkungan Pemkot, dan masyarakat mengikuti gerakan-gerakan yang menjadi ciri khas senam itu. Yaitu gerakan memutar ke kiri dan kanan, serta gerakan tangan naik dan turun.

Antusias ratusan peserta yang hadir dalam senam yang berlangsung satu jam itu dihiasi wajah-wajah ceria dan penuh dengan kesenangan, yang tergambar jelas. Hal itu juga dikarenakan musiknya yang terdengar asyik serta gerakannya yang mudah. Sehingga senam tersebut bisa diikuti baik tua maupun muda. “ Apa lagi liriknya putar ke kiri, nona manis putarlah ke kiri, kekiri, kekiri dan kekiri… menjadi bagian favorit pas senam,” aku salah satu peserta asal Sukabumi, Mayang kepada Suara Kota. “Dengan senam maumere, badan segar, hati ceria, pikiran jadi positif,” katanya.

Tampak senam maumere itu juga diikuti oleh Walikota Probolinggo Rukmini didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bambang Agus Suwignyo, para assisten dan staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinas Perangkat Daerah (FKPD). (nea)

13 Nov 2017

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu