|  
 

KORPRI 2020

Rilis Inflasi Oktober 2020, Begini Kondisi Perekonomian di Kota Probolinggo

17 Nov 2020 0 comment

KANIGARAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo mencatat terjadi inflasi 0,15 persen pada Oktober 2020 seiring dengan kenaikan harga pangan di Kota Probolinggo. “Perkembangan harga berbagai komoditas pada Oktober secara umum menunjukkan terjadinya kenaikan,” ujar Kepala BPS Kota Probolinggo Heri Sulistio, dalam rilis Suara Inflasi di Radio Suara Kota FM, Selasa (17/11).

Heri mengatakan, kenaikan harga pangan yang mempengaruhi angka inflasi ini diantaranya akademi/perguruan tinggi, bawang merah, minyak goreng, ikan kembung, cabai merah, ikan benggol, cumi-cumi, daun bawang, telur ayam ras dan cabai rawit. “Dengan adanya inflasi di bulan (Oktober) ini, maka inflasi tahun kalender Januari – Oktober 2020 mencapai 0,98 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) sebesar 1,43 persen,” katanya.

WhatsApp Image 2020 11 17 at 15.18.46Dari 8 kota IHK di Jawa Timur, 4 kota mengalami inflasi dan 4 kota lainnya mengalami deflasi. “Dan capaian 0,15 persen ini menjadikan Kota Probolinggo sebagai kota dengan angka inflasi tertinggi,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setda Kota Probolinggo Setyorini Sayekti mengatakan tingkat inflasi di Kota Probolinggo mengalami kenaikan meskipun secara pendapatan, masyarakat justru mengalami penurunan.

“Mensupport hal itu, beragam bantuan sudah digelontorkan baik pusat sampai daerah. Namun demikian, pemkot berharap tumbuhnya kemandirian masyarakat dari sisi ekonomi kreatif salah satunya, difokuskan pada bagaimana aktivitas tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” terang Rini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo M. Maskur melalui Plt. Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Suparno, menyampaikan bahwa andil terbesar inflasi bulan Oktober dari kelompok pendidikan, ada pada sub kelompok akademisi/perguruan tinggi, sebesar 1,67 persen.

Menurutnya, hal itu dikarenakan tingginya antusias dan kesadaran masyarakat Kota Probolinggo dewasa ini, terhadap pentingnya kualifikasi pendidikan. “Hal itu terutama terjadi pada GTT/PTT (Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap, red). Selain itu masuknya masa pembayaran UKT/semesteran serta adanya kenaikan di sektor ini membuat andilnya terlihat besar,” jelasnya.

Sedangkan untuk kategori Pendidikan Usia Dini (PAUD), menurut Parno, dan Pendidikan Dasar (Pendas) yang menjadi kewenangan pemkot masih aman. Karena, sebutnya, pembelajaran masih menggunakan metode daring dan bantuan paket data untuk pembelajaran secara online. (Sonea)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu