|  
 

Daging Ayam Ras Picu Deflasi Kota Probolinggo 0.35 Persen Bulan September 2020

16 Oct 2020 0 comment

KANIGARAN - Penurunan harga daging ayam ras dan telur ayam ras memicu deflasi bulan September 2020 Kota Probolinggo, sebesar 0.35 persen. Selain dua komoditas itu, emas perhiasan, tomat dan cabe rawit juga turut memicu deflasi.

Hal ini terlihat dari Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan September 2020 yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo, rilis inflasi, yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Probolinggo, Kamis (15/10).

Adenan mengatakan, deflasi pada September 2020 menunjukkan masih rendahnya daya beli masyarakat sejak dihantam pandemi COVID-19.

“Deflasi tertinggi terjadi di Kota Probolinggo sebesar 0,35 persen dengan IHK sebesar 103,46. Akibatnya, pendapatan menurun dan daya beli masyarakat semakin jatuh,” ujar Kepala BPS Kota Probolinggo itu.

IMG 20201015 WA0094Rendahnya daya beli masyarakat ini dampak dari pandemi corona yang saat ini melanda Indonesia. Namun khusus untuk emas perhiasan, Adenan menambahkan, animonya tetap tinggi mengingat sebagian besar masyarakat memang menyukai jenis ini sebagai alternatif investasi.

“Masyarakat Kota Probolinggo lebih menyukai bentuk investasi dengan membeli emas perhiasan. Dan dengan turunnya harga emas perhiasan ini, bisa jadi kabar yang menggembirakan untuk menambah koleksi,” selorohnya.

Capaian deflasi pada bulan September lalu, ditanggapi Sekda Kota yang juga menjabat sebagai Ketua TPID Kota Probolinggo drg Ninik Ira Wibawati, inflasi dipicu karena turunnya hargaj sejumlah komoditas. Harga komoditas turun karena dipicu panen raya yang membuat stok melimpah.

“Tomat dan cabe rawit merupakan tanaman yang banyak ditanam oleh petani kita dan merupakan pasar yang menjanjikan. Tomat stoknya melimpah, meski di bulan lalu tidak ada produksi, dikarenakan baru tanam di bulan Agustus. Untuk cabe rawit, hanya empat kwintal saja produksinya. Karena tanamannya sudah waktunya diremajakan,” terangnya.

Menyikapi hal itu, TPID mengambil langkah kebijakan dalam menghadapi deflasi dengan mengadakan penyuluhan dengan memanfaatkan kelebihan produk melalui program pasca panen.

“Seperti membuat olahan tomat rasa kurma, saus tomat dan lain-lain. Sementara pemasarannya, melalui pasar online Mlijo online atau wa grup. Hal ini agar petani tidak mengalami kerugian yang lebih besar,” tandasnya.

Seperti diketahui, pada September 2020 Kota Probolinggo mengalami deflasi sebesar 0,35 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103,46. Dari 8 kota IHK di Jawa Timur, 1 kota mengalami inflasi dan 7 kota mengalami deflasi. Inflasi terjadi di Kota Kediri sebesar 0,15 persen dengan IHK sebesar 104,67.

Deflasi itu terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks 4 kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen , kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,31 persen.

Ada 1 kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan harga, yaitu kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,19 persen. Sedangkan indeks 6 kelompok pengeluaran tidak mengalami perubahan yaitu: kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kelompok kesehatan ; kelompok transportasi; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya; dan kelompok pendidikan.

Sementara itu, tingkat inflasi tahun kalender September 2020 sebesar 0,83 persen dan tingkat inflasi tahun  ke  tahun  (September 2020  terhadap September 2019) sebesar 1,30 persen. (Sonea)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu