|  
 

Gandeng Komunitas di Kota Probolinggo, Kampanyekan Jatim Bermasker

10 Sep 2020 0 comment

MAYANGAN – Kota Probolinggo menggelar kampanye penggunaan dan pembagian Jatim Bermasker dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penanganan COVID 19 dan pemulihan ekonomi nasional. Kampanye yang diinisiasi Polres Probolinggo Kota dengan melibatkan berbagai komunitas ini dilaksanakan di halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, Kamis (10/9) pagi.

IMG 20200910 WA0029Kampanye ditandai dengan apel yang dihadiri Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, Ketua DPRD Abdul Mujib, perwakilan anggota forkopimda, kepala KSOP, Manager Pelindo III, FKUB, MUI serta kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Peserta apel terdiri dari TNI – Polri, Satpol PP, jajaran Bea Cukai, KSOP, komunitas dan koordinator Kampung Tangguh Semeru (KTS).

Sebelum menandatangani pernyataan, anggota KSOP membacakan  pakta integritas diikuti seluruh yang hadir. Kesepakatan itu berbunyi seluruh elemen masyarakat Kota Probolinggo menyatakan “Sanggup mematuhi dan mentaati serta melaksanakan protokol kesehatan. Sanggup dan sukarela membantu pemerintah mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID 19 di Kota Probolinggo. Sanggup bersama dengan masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan tidak melanggar protokol kesehatan. Sanggup dengan simpatisan akan menjadi pelopor protokol kesehatan”.

IMG 20200910 WA0031Pernyataan itu kemudian ditandatangani oleh Wawali Subri, Kapolresta AKBP Ambariyadi Wijaya, Ketua DPRD Abdul Mujib, Kasdim 0820, perwakilan Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Ketua MUI dan perwakilan FKUB. Dilanjutkan penyematan rompi dan penyerahan masker simbolis diberikan oleh forkopimda kepada semua komunitas peserta apel.

Dalam amanatnya, kapolresta menegaskan melalui kampanye ini semua elemen masyarakat punya tekad yang sama yaitu sehat. Dengan momen ini menjadi momentum bersama untuk menjawab pertanyaan masyarakat tentang kapan corona berakhir dan sampai kapan pelaksanaan tugas yang beresiko ini berlangsung.

“Karena COVID 19 belum ada vaksinnya, ya sampai obatnya belum ditemukan semua harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Cuci tangan, memakai masker di semua kegiatan dan menjaga jarak,” ujar kapolresta.

AKBP Ambariyadi juga menyingung kenapa pelaksanaan kampanye dilaksanakan di pelabuhan. Yakni, untuk mengingatkan bahwa Kota Probolinggo punya pelabuhan yang menjadi pusat ekonomi. “Semua ingin ekonomi pulih, jadi masyarakat harus sehat. Kalau tidak sehat, tidak bisa berbuat apa-apa. Ayo satukan perasaan hati kita bahwa Kota Probolinggo milik semua, bukan hanya milik Pemkot, TNI dan Polri saja,” katanya.

IMG 20200910 WA0032“Ayo edukasi masyarakat dan keluarganya karena COVID ini nyata. Banyak tokoh masyarakat kita yang tertular dan benar-benar sakit. Sampaikan kepada semuanya bahwa biaya perawatan COVID 19 ini mahal. Vitamin mahal, obat mahal perawatan mahal. Disamping sarana yang kurang. Kita hanya punya 40 kamar ruang isolasi di RSUD dr Mohamad Saleh,” lanjut kapolresta kelahiran Banyuwangi ini.

Untuk itu, peran serta semua masyarakat untuk mendukung pemerintah dengan menjaga kesehatan. “Kondisi (pandemi) sudah luar biasa susah sekarang ini. Sudah 7 bulan. Jangan bosan mengingatkan, enak-enak cari kerja tapi menulari keluarga di rumah. Harapan saya, ayo sehat,” pesan mantan Kasubdit I Direskrimsus Polda Jawa Timur.

Sasaran kampanye ini adalah komunitas sebagai jaringan dari sistem di masyarakat. Pemerintah memberdayakan komunitas untuk menyadarkan secara internal. “Karena keterbatasan personil Satpol PP, TNI dan Polri maka kami melibatkan komunitas. Kami rasa ini lebih mudah dan efektif. Kami tidak bosan mengingatkan masyarakat bahwa sehat itu penting, COVID 19 itu nyata,” tegas kapolresta.

Sementara itu, Wawali Subri menjelaskan selama 7 bulan forkopimda berkoordinasi, bersinergi bahu membahu untuk menyusun strategi memutus mata rantai COVID 19. “Kita semua tidak boleh lengah, lelah, dan putus asa. Maka kegiatan ini terus dilaksanakan agar masyarakat sadar bahwa COVID 19 belum selesai, perekonomian juga terus bergerak. Masyarakat harus diberi pemahaman dan kesadaran melalui komunitas bahwa ekonomi tetap tumbuh dengan protap kesehatan yang terus ditingkatkan,” jelasnya.

Kegiatan pagi itu dilanjutkan dengan bagi-bagi masker kepada masyarakat, nelayan dan ABK (Anak Buah Kapal) di kawasan Pelabuhan Tanjung Tembaga. (famydecta)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu