|  
 

IMG 20200807 WA0115

Penuhi Harapan Masyarakat, Rapid Test untuk Calon Mahasiswa Kembali Digelar

14 Jul 2020 0 comment

KANIGARAN - Sejumlah calon mahasiswa nampak hadir di rumah dinas Wali Kota Probolinggo untuk mengikuti rapid test gratis, Selasa (14/7). Rapid test ini merupakan keempat kalinya digelar Pemerintah Kota Probolinggo sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang saat ini masih menjadi pandemi. Surat keterangan sehat melalui rapid test memang menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi calon mahasiswa untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di universitas yang menjadi tujuannya.

IMG 20200714 WA0059Sebanyak 100 buah alat rapid test telah disiapkan Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Probolinggo. Rapid test ini merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah setempat secara gratis dengan ketentuan peserta merupakan calon mahasiswa asal Kota Probolinggo dengan melampirkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto kopi Kartu Keluarga (KK) dan form pendaftaran universitas yang dituju.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat lima orang tim tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo sebagai panitia pemeriksa rapid test. Mereka menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, seperti sarung tangan, masker, face shield hingga baju hazmat.

Ketua Koordinator rapid test, Hariyanto menjelaskan bahwa pihaknya tidak menemukan kendala berarti dan kegiatan dapat berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah berjalan lancar dari pertama kami buka jam 9 tadi hingga saat ini. Rapid test ini bisa mengantisipasi dan mendeteksi dini kondisi peserta. Mudah-mudahan tidak ada satu pun calon mahasiswa yang reaktif, karena dilihat dari perkembangan kasus COVID 19, Kota Probolinggo grafiknya naik,” tuturnya.

Masih menurut Hariyanto, surat keterangan sehat yang dikeluarkan pemerintah melalui rapid test ini hanya berlaku selama tujuh hari. “Kami mengimbau kepada peserta, agar menggunakan surat keterangan sehat ini disesuaikan kebutuhan tanggalnya. Karena surat ini hanya berlaku tujuh hari sejak peserta melakukan rapid test. Selebihnya peserta melakukan rapid test kembali jika tanggalnya kadaluarsa,” ujarnya.

IMG 20200714 WA0057 Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengungkapkan pihaknya terus berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun. Menurutnya rapid test serupa akan terus dilaksanakan jika masyarakat masih memerlukan sebagai tindak lanjut kebutuhan berikutnya.

“Pemerintah harus terus memerhatikan apa yang menjadi harapan masyarakat, khususnya mahasiswa. Karena mereka (mahasiswa) ingin belajar dan tentunya tes ini menjadi syarat utama. Pemerintah harus hadir. Rapid tes ini kesekian kalinya ya, kita memberikan fasilitas ini agar kami bisa mengeluarkan surat keterangan sehat yang betul-betul bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Habib Hadi.

Selama pelaksanaan rapid test, Habib Hadi pun tak segan berkomunikasi dengan sejumlah calon mahasiswa yang berada di dalam ruangan. “Kalau reaktif, gimana?,” tanya wali kota pada seorang calon peserta rapid test. Nampak peserta lainnya ikut tertawa dan menutup kertas ke dahinya tanda mereka takut dan gugup akan menjalani rapid test.

Tak hanya itu, Wali Kota Habib Hadi pun menghadang sejumlah peserta yang telah menjalani rapid test di pintu keluar. “Gimana hasilnya? Tidak reaktif kan. Lebih baik ketahuan sejak dini, daripada terpapar, terlambat mengetahuinya,” pungkasnya. (dewi)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu