|  
 

IMG 20200807 WA0115

Ini Temuan Wali Kota Habib Hadi Saat Meninjau Pembekalan Murid Baru di Sejumlah Sekolah

13 Jul 2020 0 comment

MAYANGAN – Pembekalan murid baru SD dan SMP Negeri di Kota Probolinggo berlangsung mulai Senin (13/7). Untuk mengetahui sejauh mana respon wali murid dan guru terhadap sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) sesuai instruksi Kementerian Pendidikan RI, Wali Kota Hadi Zainal Abidin meninjau langsung ke sejumlah sekolah.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan M.Maskur, sekolah pertama yang ditinjau adalah SMP Negeri 6 di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok kemudian SD Kareng Lor 1, sekolah inklusi di SMP Negeri 3 dan SD Jati 1.

IMG 20200713 WA0063Pembekalan murid baru berlangsung ketat dengan menerapkan protokol kesehatan. Siswa baru yang hadir didampingi orangtua masing-masing. Sebelum masuk mereka harus mencuci tangan dan duduk berjarak satu sama lain. Kedatangan siswa dan wali murid pun dibuat berjenjang, dibagi beberapa sesi menghindari penumpukan.

Pembekalan untuk memberikan penjelasan kepada wali murid untuk mengikuti kegiatan sekolah di tengah situasi dan kondisi pandemi berjalan lancar. Lantas apa temuan Wali Kota Habib Hadi saat meninjau sekolah-sekolah tersebut?

“Untuk SD ada penyesuaian dengan kondisi yang murid baru yang baru masuk ke kelas 1. Tentunya ada kendala, apakah semua muridnya sudah bisa membaca dan menulis. Kalau belum, tentunya pembelajaran daring tidak bisa dan harus ada cara. Saya berharap sekolah lakukan langkah mengatur jadwal agar mereka bisa datang ke sekolah diantar orangtua untuk belajar menulis dan membaca. Yang sudah bisa (baca tulis) silahkan daring,” jelas Habib Hadi.

IMG 20200713 WA0066Di sekolah SMP, wali kota mendapati keluhan wali murid yang belum punya handphone android sebagai media pembelajaran daring. Terkait masalah itu, wali kota meminta sekolah menyiapkan tempat untuk murid tetap belajar ke sekolah sehingga tidak ada yang ketinggalan dan menyesuaikan kondisi yang ada.

“Saya minta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat edaran ke sekolah untuk memberikan kesempatan belajar di sekolah dengan protokol kesehatan yang ketat. Khusus anak masuk SD supaya belajar menulis dan belajar di sekolah dan kesempatan belajar di sekolah bagi mereka yang tidak punya handphone android,” tegas Habib Hadi.

Kesempatan belajar tersebut, lanjut wali kota, juga harus diberikan kepada sekolah inklusi. “Harus dipahami, anak berkebutuhan khusus harus punya kesempatan belajar yang sama. Sekolah punya metode sendiri. Saya tekankan, tidak boleh ada anak sekolah di Kota Probolinggo terbengkalai pendidikannya dan harus mendapat perhatian pemerintah,” ungkap mantan anggota DPRD dan DPR RI ini.

IMG 20200713 WA0064Untuk mendukung program pembelajaran daring, pemerintah daerah menyediakan fasilitas berupa paket data internet bagi murid dan guru. Kepala Disdikbud pun mengaku siap menjalankan petunjuk wali kota usai meninjau ke sejumlah sekolah.

“Mudah-mudahan orangtua berupaya memenuhi kebutuhan anaknya, kalau kuota sudah disediakan pemerintah. Kami menyediakan paket data maksimal Rp 50 ribu per bulan per anak,” ujar M.Maskur. Saat disinggung soal pembelajaran bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), karena sangat rentan maka pembelajarannya tetap diatur menggunakan daring. (famydecta)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu