|  
 

IMG 20200807 WA0115

Sembilan Pasien COVID 19 Sembuh, Delapan Diantaranya Nakes

10 Jul 2020 0 comment

1007 COVID 19 prob2

MAYANGAN – Sebuah kabar baik dalam upaya penanganan COVID 19 di Kota Probolinggo terdengar pada Jumat (10/7), petang. Sebanyak sembilan pasien dinyatakan sembuh setelah dua hasil swab dinyatakan negatif. Diketahui, delapan diantara pasien yang sembuh itu adalah tenaga kesehatan (nakes).

Setelah menjalani masa isolasi selama kurang lebih 14 hari, nakes yang merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala) ini akhirnya sembuh. Mereka adalah nakes RSUD dr Mohamad Saleh, yang berasal dari Kelurahan Sukabumi; Jrebeng Wetan; Mayangan dan Jrebeng Lor.

Sedangkan satu pasien sembuh lainnya adalah warga Kelurahan Sumber Taman yang dirawat di Surabaya. Kini, pasien konfirmasi positif COVID 19 yang dirawat di Kota Probolinggo ada 70 orang. Dirawat di Surabaya ada 2 orang, dirawat di Situbondo 1 orang, meninggal 3 orang. Total pasien yang sembuh mencapai 55 orang. Jumlah keseluruhan pasien COVID 19 131 orang.

b57af9b71eb22e9444b6a784bb199425 LMenanggapi kesembuhan pasien tersebut, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID 19 Kota Probolinggo dr Abraar HS Kuddah menjelaskan, ia berharap nakes lebih berhati-hati dalam melakukan tugasnya.”Untuk pasien jujurlah kepada nakes dan berikan keterangan sedetail mungkin atau selengkap mungkin,” terangnya.

Untuk masyarakat, kata dr Abraar, yang akan berobat jangan sungkan kalau dilakukan skrining di RSUD. Ia menyadari kadang masyarakat yang akan dirawat inap menolak dan merasa terbebani dengan pembiayaan skrining yang saat ini belum dicover oleh BPJS.

Ia menegaskan, rawat inap bagi pasien di RSUD akan lebih diperketat tujuannya bukan untuk mempersulit tapi saling menjaga antara pasien dan nakes. Pasien yang tidak ditemukan masalah saat skrining lalu terpapar di RSUD jelas akan akan membahayakan pasien dan nakes. “Ayo sama-sama saling menjaga, perawat jaga dirinya demikian juga pasien,” tutur dr Abraar.

Kebijakan ini menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) di RSUD mengingat kejadian sebelumnya banyak nakes yang dirawat karena terpapar dari pasien.

“Yang perlu digaris bawahi, tujuan skrining bukan menakut-nakuti. Tapi, untuk mengetahui kondisi dan menjaga nakes agar tidak terpapar. Edukasi ini yang harus diberikan kepada masyarakat. So far ini merupakan suatu resiko bagi nakes tapi harus saling menjaga agar nakes tidak tertular. Juga menjaga masyarakat agar tidak tertular dan menularkan,” jelas Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh ini.

IMG 20200710 WA0120dr Abraar menambahkan, delapan nakes yang sudah sembuh telah menjalani isolasi selama 14 hari. Saat dilakukan swab dan hasil belum keluar, nakes tersebut sudah diisolasi. Hingga dua hasil swab terakhir dinyatakan negatif, mereka akhirnya sembuh dan bisa menjalankan tugasnya kembali.

“Mereka diperbolehkan masuk hari Senin (13/7). Kami sudah memastikan kondisi para nakes dengan peraturan yang lebih ketat. Kalau tidak betul-betul clean, sembuh, kami tidak berani mengembalikan di tim jaga mereka. Sebelumnya mereka sudah isolated sebaik-baiknya,” terang dr Abraar, saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (10/7) malam.

Jubir satgas berharap untuk masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan, pergunakan masker, selalu cuci tangan dengan sabun, jaga physical distancing dan  social distancing.

“Yang terpenting mari bersama-sama berupaya untuk memperkecil penyebaran mata rantai COVID 19. Selama tidak mau disiplin, ya apapun resikonya nakes tidak akan menyerah merawat masyarakat,” tutur dr Abraar yang mengingatkan masyarakat tidak menjauhi penderitanya tetapi jauhi penyakitnya. (famydecta)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu