Print this page

Draft SOP dan Perwali New Normal Kota Probolinggo Mulai Dibahas

03 Jul 2020 0 comment

KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo bersama jajaran TNI-Polri, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri (PN) serta stakeholder terkait menggelar rapat membahas draft SOP (Standar Operasional Prosedur) dan draft Peraturan Wali Kota (Perwali) new normal, Jumat (3/7), di Puri Manggala Bhakti.

Dalam rapat menyusun regulasi yang dipimpin Wawali Mochammad Soufis Subri itu, Pemkot Probolinggo mengajak stakeholder yang ada di Kota Probolinggo agar bisa mewarnai dan mengawal kebijakan new normal. “Sepenuhnya tidak serta merta menjadi domain Pemerintah Kota Probolinggo. Rapat tadi berlangsung cukup dinamis dan sangat hidup karena jajaran samping banyak memberikan masukan,” kata wawali.

Rapat awal ini disepakati akan dilanjutkan dengan rapat berikutnya yang lebih detail. Draft yang dirumuskan masih akan dipelajari untuk kemudian dikoreksi bersama. Dengan penyusunan draft regulasi new normal, pemerintah ingin menyegerakan berbagai kegiatan kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sebagainya di tengah pandemi COVID 19.

Poin penting penyusunan draft ini akan ditindaklanjuti dengan tim asistensi yang memberikan pembinaan, pengajuan tempat-tempat yang mau mengajukan new normal hingga sanksi. Pasalnya, TNI-Polri dan kejaksaan memberikan masukan terkait kebijakan new normal di Kota Probolinggo yang lebih spesifik.

Wawali Subri menegaskan, sebelum menerapkan new normal, Pemerintah Kota Probolinggo harus menyusun regulasi mengacu pada kondisi riil di lapangan. Tahapan penyusunan ini harus dilakukan karena membutuhkan payung hukum untuk menerapkan sanksi.

“Paling tidak Kota Probolinggo sudah punya kesiapan. Parameter new normal itu COVID membaik, grafik membaik, kondisi di lapangan membaik. Harapan kami, pertengahan Juli draft perwali sudah clear semua,” tutur Subri, saat ditemui usai rapat.

Nah, ketika semua proses ini sedang dibahas oleh para pemangku kepentingan, Wawali Subri berpesan kepada masyarakat agar bersiap untuk terus mengedepankan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan COVID 19. “Yang kami siapkan tidak akan ada artinya jika masyarakat tidak aware (sadar), dalam artian disiplin,” tegasnya. (famydecta)


Probolinggo city administration with TNI-Polri, Prosecutors Office, District Court, and related stakeholders held a meeting to discuss a draft of Standard Operating Procedure (SOP) and a draft of Mayoral Regulation on New Normal, Friday (3/7) at Puri Manggala Bhakti.

In the meeting led by Vice Mayor Mochammad Soufis Subri, the city administration asked the stakeholders in the city to guard the policy of new normal. “It’s not only the responsibility of Probolinggo city administration (to run new normal). The meeting was held dynamically as other stakeholders giving their ideas to the policy,” vice mayor said.

The meeting was agreed to be continued with a more detailed meeting as the draft will first be analyzed to be then collectively edited. With the draft of new normal regulation, the government wants to refresh the health, education, and economic sectors amid COVID-19 pandemic.

The main points discussed on the draft will be followed up with an assisting team who will guide and help people who will run the new normal policy, and give sanction to those disobeying the rules.

Vice Mayor Subri stated, before implementing new normal, Probolinggo city administration must have a regulation referring to real conditions on the field. The process of making the regulation must be carried out because a legal basis is needed to impose sanctions.

“At least, Probolinggo city is ready on it. The parameter of new normal must be indicated with better handling of COVID-19, with a better condition on the field. We hope the draft will be ready in the middle of July,” Subri said.

As the process is still being discussed, Vice Mayor urges people to get ready to prioritize discipline in applying health protocols amid COVID-19 pandemic. “What we have prepared will count for nothing if the people are not aware of maintaining discipline,” he said firmly. (alfien_tr)