|  
 

IMG 20200730 WA0049

Sisakan Duka Mendalam, Dokter Senior di Probolinggo Meninggal Dunia

02 Jul 2020 0 comment

IMG 20200702 WA0053

MAYANGAN - “Hari ini dunia kesehatan Kota Probolinggo kehilangan seorang pahlawan kesehatan. Beliau adalah senior, bapak kami, bapak kesehatan di Kota Probolinggo. Kami sangat berduka, tetapi kami yakin bahwa apa yang selama ini menjadi contoh baik perilakunya akan menjadi teladan dokter-dokter junior di Kota Mudah-mudahan amal dan segala perbuatan dokter Cholig diterima di sisi Allah SWT,” jelas Direktur RSUD dr Mohamad Saleh, dr Abraar HS Kuddah saat melepas pasien jenazah COVID 19 bersama rekan sejawat dan tenaga kesehatan, di kamar mayat RSUD, Kamis (2/7) sore.

dr Abd Cholig, 73 tahun merupakan dokter umum yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Pria kelahiran Surabaya pada tahun 1947 tersebut berkiprah  di dunia kesehatan di Kota Probolinggo sejak tahun 1980.

IMG 20200702 WA0055 Menurut penuturan sang istri, Wahyu menjelaskan, sejatinya dr Cholig akan memeriksakan sinusitis yang dideritanya ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan, pada Rabu (1/7). “Rabu pagi masuk (RSUD Waluyo Jati), Rabu malam diantar ke RSUD dr Mohamad Saleh. Sebenarnya akan diopname ke Lavalet atau akan dibawa Madiun, karena Lavalet penuh, diusahakan disini bisa. Akhirnya dirawat disini,” tutur Wahyu yang didampingi anak lelakinya.

Masih menurut Wahyu, suaminya mengalami sesak nafas, diare dan tidak nafsu makan beberapa hari sebelum masuk rumah sakit untuk opname. Jenazahnya dr Abd Cholig disemayamkan di makam keluarga di daerah Benowo, Surabaya.

Sementara itu, ditemui usai melepas keberangkatan jenazah, dr Abraar mengungkapkan bahwa alharhum memiliki riwayat penyakit jantung dan penyakit bawaan diabetes. Saat pandemi COVID 19, dr Cholig sebagai pengambu di BPJS melayani banyak pasien.

Almarhum dinyatakan positif COVID 19 setelah IGM (Immunoglobulin) positif/reaktif oleh RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Kemudian dilakukan dua kali swab, hasilnya positif.

“Selanjutnya, almarhum dirujuk ke RSUD dr Mohamad Saleh. Selama disini dilakukan terapi COVID, namun karena kegagalan multi organ dalam tubuhnya, beliau tidak mampu bertahan hidup dan akhirnya meninggal dunia,” tutur dr Abraar yang juga juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID 19 Kota Probolinggo ini. (dewi)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu