|  
 

Spanduk Coronan kecil

Gelar Rapid Tes Pengunjung Toko-Pejabat, Hasilnya Non Reaktif

19 May 2020 0 comment

KANIGARAN – Dinas Kesehatan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo menggelar rapid test kepada pengunjung di dua pertokoan di Jalan Dr Sutomo, Selasa (19/5) pagi. Selain itu, rapid test juga dilakukan kepada forkopimda dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

WhatsApp Image 2020 05 19 at 10.56.50 1Salah satu pengunjung yang menjalani rapid test saat tiba di pertokoan adalah Avina, pelajar asal Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Ia datang bersama kakak perempuannya. Keduanya sama-sama tidak keberatan mengikuti tes untuk mencegah penyebaran COVID 19 itu.

“Saya kesini mau beli baju buat lebaran. Iya saya tahu sebenarnya tidak boleh keluar. Semoga saja hasilnya tidak reaktif, kalau positif saya akan mengikuti anjuran dari pemerintah,” ujar Avina.

Empat orang petugas berpakaian APD (Alat Pelindung Diri) lengkap melakukan tes di tiga titik berbeda. Dua di pertokoan terbesar di Kota Probolinggo dan satu tim di Puri Manggala Bakti, tempat rapid test para pejabat. Termasuk di antaranya Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wawali Mochammad Soufis Subri dan anggota forkopimda ikut tes.

Setelah di tes tekanan darah menggunakan alat khusus, mereka yang diperiksa akan diambil sampel darahnya untuk kemudian di-tes apakah menunjukkan reaktif atau non reaktif. Wali Kota Habib Hadi sempat menyaksikan pengambilan sampel darah pengunjung dan karyawan di salah satu pertokoan.

WhatsApp Image 2020 05 19 at 10.23.02Katanya, rapid tes ini merupakan pencegahan dan pendeteksian untuk mengetahui seberapa luas penyebaran COVID 19. “Kami menyediakan 150 rapid tes, jika ada yang reaktif maka kami akan mengambil langkah cepat. Mudah-mudahan saja hasilnya non reaktif semua,” ujar wali kota.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Plt Kepala Dinkes P2KB dr NH Hidayati mengungkapkan rapid test ini dilakukan kepada masyarakat dan pejabat karena semua orang dapat terpapar COVID 19. Sebanyak 49 rapid test kepada pejabat dan forkopimda hasilnya non reaktif.

“Untuk hasil pemeriksaan sampling di dua pertokoan semuanya non reaktif,” ujar dr Ida, sapaan Plt Kepala Dinkes P2KB tersebut. Diketahui, di dua pertokoan tersebut petugas men-sampling sebanyak 25 orang dan 50 orang. (famydecta)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu