|  
 

Spanduk Coronan kecil

Begini Langkah Pemkot Meminimalisir Kerumunan di Pertokoan

11 May 2020 0 comment

MAYANGAN – Ramainya pengunjung pusat perbelanjaan di Kota Probolinggo beberapa hari terakhir menjadi sorotan masyarakat dan pemerintah setempat. Maklum saja, di tengah pandemi COVID 19 seperti saat ini masih banyak masyarakat yang berbelanja kebutuhan pokok atau membeli pakaian.

Sejumlah pesan pun disampaikan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin saat menerima kedatangan manajemen KDS (salah satu departemen store), Senin (11/5) di lobi kantor wali kota. Siang itu, wali kota didampingi Wawali Mochammad Soufis Subri dan Sekda drg Ninik Ira Wibawati.

WhatsApp Image 2020 05 11 at 13.11.53Intinya, wali kota ingin mencari solusi yang terbaik. “Tetaplah diatur bagaimana caranya, kami mengeluarkan kebijakan dan manajemen pusat perbelanjaan bisa saling berdiskusi. Tadi Pak Wakil (Wawali Subri) sudah selesai rapat dan akan membuat Surat Edaran untuk menguatkan jalannya protap agar masyarakat lebih paham,” jelasnya.

Sementara itu, hasil rapat Wawali Subri bersama unsur TNI, Polri, dishub, satpol pp, kesbang dan dkupp menghasilkan beberapa poin penting. Antara lain, semua pusat perbelanjaan/pertokoan wajib menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) COVID 19 seperti wajib memakai masker, thermo gun, cuci tangan memakai sabun dan air, hand sanitizer, bilik disinfektan dan physical distancing.

Pengelola harus menerapkan alur antrean ke lantai satu dan lantai berikutnya, membatasi kapasitas pengunjung yang masuk 100 sampai dengan 200 orang atau menyesuaikan kondisi. Kelengkapan sarana prasarana berupa portal parkir, alat komunikasi dan tenaga yang cukup.

“Mereka juga harus menyiapkan petugas internal untuk mengawasi pengunjung. Kami juga berencana menutup jalan pendukung di Jalan Dr Sutomo agar satu pintu saja dari selatan untuk mencegah kemacetan,” ungkap Wawali Subri.

Guna memaksimalkan penerapan aturan tersebut, lanjut wawali, akan dilakukan supervisi sewaktu-waktu oleh tim gabungan. “Kemudian pengelola toko kami minta menyiapkan APD yang cukup bagi seluruh pegawainya. Dan, apabila semua aturan ini tetap dilanggar terpaksa pemerintah akan menutup operasionalnya,” imbuh Subri, saat ditemui usai rapat.

WhatsApp Image 2020 05 11 at 15.49.30 2

Pusat Perbelanjaan Mulai Batasi Konsumen

Manager KDS Hendra Sentosa menjelaskan, sejak pagi tadi (11/5), tempatnya sudah melakukan pembatasan konsumen yang masuk. Bahkan, pihak keamanan pun sempat geger dengan pembeli karena melarang mereka masuk ke toko.

“Mulai hari ini (11/5) kami coba membatasi konsumen yang datang. Lonjakan konsumen ini terjadi sejak libur Waisak dan bertepatan saat weekend. Kebijakan pembatasan dari pemerintah ini kami rasa sudah betul. Jujur saja, kena lonjakan ini kami shock juga. Teman-teman yang bertugas juga ada rasa takut,” terang Hendra kepada wali kota.

WhatsApp Image 2020 05 11 at 15.49.30 1Menurut Hendra, konsep yang dilakukan KDS adalah merubah teras toko yang biasanya digunakan untuk parkir sepeda motor, dirubah untuk tempat antrean masuk dengan dipasang tenda. Pintu keluar dan pintu masuk pun lebih terjaga. Sebelum masuk toko pengunjung wajib mencuci tangan di wastafel yang sudah disediakan. Sedangkan antrean kasir juga lebih diperketat jarak satu dengan yang lain.

“Tadi (pagi) supermarket tidak terlalu ramai, ada 10 keluar dan 10 masuk. Tadi juga banyak yang tidak mau mengantre dan memilih pulang, ya kami tidak apa-apa. Satu minggu ini kami akan trial and error untuk mengatur polanya. Kami berusaha semaksimal mungkin dan tentunya kami juga menjaga teman-teman tenaga kerja,” katanya.

Wali Kota Habib Hadi pun menegaskan, agar semua pengunjung wajib menggunakan masker. Jika tidak memakai segera dipersilahkan pulang dan tidak diperkenankan masuk ke pusat perbelanjaan. “Saya juga minta kasir pakai sarung tangan, karena uang juga bisa jadi sumber penularan,” pesannya. (famydecta)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu