|  
 

IMG 20200630 WA0056

Giliran Pasar-Pasar Disemprot Disinfektan

23 Mar 2020 0 comment

MAYANGAN – Setelah fasilitas umum dan tempat-tempat ibadah disemprot disinfektan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo, Senin (23/3) pagi, penyemprotan kembali dilakukan di perkantoran dan pasar. Upaya ini terus dilakukan sebagai langkah pencegahan virus COVID 19.

IMG 20200323 WA0024Penyemprotan pertama dilakukan di kantor Satpol PP Kota Probolinggo, kemudian berlanjut ke Pasar Baru, Pasar Gotong Royong dan Pasar Kronong di Mayangan. Di dalam Pasar Baru, memang masih banyak didapati masyarakat yang berbelanja dan pedagang berjualan.

Mereka kebanyakan memang harus memaksakan diri ke pasar untuk memenuhi kebutuhan di rumahnya. “Saya memang agak takut keluar, tetapi tetap harus berbelanja karena butuh bahan di rumah. Tapi setelah ini saya langsung pulang dan bersih-bersih diri,” kata Susi, warga Wonoasih.

IMG 20200323 WA0045Sementara itu, sejumlah pedagang pun menyambut baik penyemprotan disinfektan tersebut. Bahkan mereka meminta masker kepada petugas. Pada kesempatan itu, petugas pun menjelaskan bahwa masker sebenarnya hanya untuk yang sakit atau kurang enak badan, agar tidak menularkan ke orang lain.

Kemudian soal penyemprotan disinfektan, bisa dilakukan secara mandiri menggunakan cairan disinfektan yang dijual di pasaran secara bebas (misalnya alat pembersih lantai jenis karbon yang mengandung zat venol). “Oh bisa ya pakai itu ya, kayak wipol itu ya?,? tanya salah seorang pedagang sayur.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Yoga Arisandi menjelaskan, pasar menjadi lokasi penyemprotan untuk mencegah virus korona ini. “Urgensinya pasar kan banyak kerumunan warga. Gejala dari penyakit ini masyarakat juga kurang paham, jadi kami sekalian menjelaskan juga,” tutur Yoga.

IMG 20200323 WA0030Ia pun memberikan penjelasan agar masyarakat menjaga jarak aman saat berinteraksi, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Kalau tidak ada kepentingan yang mendesak di luar kepentingan pasar lebih baik di rumah saja,” tutur Yoga lagi.

Di Pasar Gotong Royong, penyemprotan dilakukan di dua lantai. Lantai satu di tempat pedagang busana dan lantai dua tempat pedagang sayuran. (famydecta)


Probolinggo city’s Regional Disaster Mitigation Agency (BPBD) has again sprayed disinfectant on Monday (23/3) at offices and traditional markets, after making a similar effort at public facilities and mosques. It would be conducted continuously as an effort to stop the spread of coronavirus causing COVID-19.

The spray was carried out first at the office of Public Order Agency (Satpol PP), before moving to traditional market Pasar Baru, Pasar Gotong Royong, and Pasar Kronong. At Pasar Baru, there are still many people shopping at one of the traditional markets in the city. “I’m a bit afraid to go outside, but I need to shop for my stock at home. Soon I finish shopping, I will directly go home and clean myself up,” one of Wonoasih residents, Susi said after found to shop in the market.

Meanwhile, several merchants at the market have welcomed the effort to spray the disinfectant at the market. They even asked for a mask to the officers. On that occasion, the officers explained that the mask is only worn by people who are sick, preventing the disease to spread to others.

The disinfectant spray can be carried out independently using liquid sold freely in the market (for example carbon-type floor cleaning liquid containing venol substance). “Oohh, it’s like wipol products?” one of the vegetable merchants asked.

The head of the Emergency and Logistics section, Yoga Arisandi explained the market has been the location for spraying the disinfectant to stop the spread of the virus.

He also explained that people must apply physical distancing while shopping, to adopt Clean and Healthy Lifestyle Behavior (PHBS). “Unless you have urgent purposes, you all better stay at home,” Yoga said again.

At Pasar Gotong Royong, the spray was carried out on two floors where the merchants of cloth and vegetables are. (alfien_tr)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu