• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN DAERAH


A.          Visi Pembangunan Daerah

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo  Tahun  2014-2019  adalah  merupakan  tahap  ke  tiga  dari  Rencana  Pembangunan Jangka  Panjang  Daerah  (RPJPD)  Kota  Probolinggo  Tahun  2005-2025  yaitu  tahap pemantapan  pembangunan  secara  menyeluruh  dalam  rangka  penyiapan kemandirian masyarakat Kota Probolinggo.

Pengertian  visi  menurut  Undang-Undang  Nomor  25  Tahun  2004  dan Peraturan  Pemerintah  Nomor  8  Tahun  2010  adalah  rumusan  umum  mengenai keadaan  yang  diinginkan  pada  akhir  periode  perencanaan.  Hal  ini  berarti  Visi Pembangunan  Kota  Probolinggo  yang  tercantum  dalam  RPJMD  Kota  Probolinggo ini  adalah  merupakan  keadaan  yang  ingin  diwujudkan  pada  tahun  2019

mendatang.

Dengan  memperhatikan  proses perencanaan politik, maka  sesuai ketentuan pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Nomor  25 Tahun 2004  perumusan  RPJMD Kota Probolinggo  Tahun  2014-2019  ini  harus  menjabarkan  visi,  misi  dan  program Kepala  Daerah  terpilih,  yang  penyusunannya  berpedoman  pada  RPJPD  Kota Probolinggo  Tahun  2005-2025  dan  memperhatikan  RPJMD  Provinsi  Jawa  Timur

dan  RPJM  Nasional.  Oleh  karenanya  dengan  memperhatikan  ketentuan  tersebut serta  mempertimbangkan  pula  potensi,  kondisi,  permasalahan,  tantangan  dan peluang  serta  isu-isu  strategis  yang  terjadi,  maka  Visi  Pembangunan  Kota Probolinggo Tahun 2014-2019 dirumuskan sebagai berikut :

“ ProbolinggoKota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju,

Sejahtera dan Berkeadilan ”

Makna yang terkandung dalam visi tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :

Maju  :  Adalah sikap dan kondisi masyarakat yang produktif, berdaya saing  dan  mandiri,  terampil  dan  inovatif  dengan  tetap  dapat menjaga  tatanan  sosial  masyarakat  yang  toleran,  rasional, bijak dan adaptif terhadap dinamika perubahan namun tetap berpegang  pada  nilai  budaya  serta  kearifan  lokal,  ditopang oleh ketahanan ekonomi dan sosial. Dengan demikian kondisi  masyarakat  yang  maju  akan  bermakna  kondisi  masyarakat Kota  Probolinggo  yang  semakin  berkualitas  yang  didukung dengan  penerapan  nilai-nilai  dan  norma  agama  serta pengamalan  nilai-nilai  4  (empat)  pilar  kebangsaan. Kondisi masyarakat  yang  maju  dengan  rumusan  demikian  itu  sangat diperlukan  untuk  mampu  mendukung  upaya  terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo sebagaimana arah visi Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

Sejahtera  :  Adalah  sikap  dan  kondisi  masyarakat  kota  Probolinggo  yang secara lahir dan batin mendapatkan rasa aman, tenteram dan makmur  dalam  menjalani  kehidupan.  Masyarakat  kota Probolinggo  yang  terwujud  kesejahteraannya  karena keberhasilan upaya pemantapan penanggulangan kemiskinan dan  pengangguran.  Sikap  dan  kondisi  masyarakat  demikian tadi  selaras  dengan  tuntutan  Kota  Probolinggo  yang  terus berusaha  untuk  mewujudkan  peningkatan  derajat kesejahteraannya. Sejahtera menggambarkan derajat kehidupan warga  Kota  Probolinggo  yang  meningkat  dengan  terpenuhinya kebutuhan  dasar  pendidikan,  kesehatan,  terbukanya kesempatan kerja dan berusaha, serta lingkungan fisik, sosial dan  religius  sebagai  bentuk  perwujudan  masyarakat  yang sejahtera. 

Berkeadilan : Adalah  kondisi  dimana  hasil  pembangunan  dapat  dirasakan oleh seluruh lapisan, elemen dan komponen masyarakat Kota Probolinggo. Pembangunan berkeadilan adalah pembangunan untuk  semua,  dengan  orientasi  pada  pemeratan  distribusi hasil  pembangunan,  yang  ditandai  dengan  adanya pertumbuhan  ekonomi  yang  merata  dan  berkeadilan.

Berkeadilan : berarti tercipta kondisi yang adil di segala bidang kehidupan  yang  pasti  didambakan  oleh  seluruh  masyarakat warga  Kota  Probolinggo.  Berkeadilan  berarti  dapat diberikannya  hak  bagi  siapapun  yang  telah  melaksanakan kewajibannya,  berarti  juga  terwujudnya  kesetaraan  posisi semua  warga  masyarakat  dalam  bidang  hukum  dan pemerintahan. Pembangunan yang berkadilan juga bermakna pembangunan yang tidak hanya dinikmati hasilnya pada masa  sekarang saja tetapi juga dapat terus terjaga keberlanjutannya sehingga  dapat  bermanfaat  pula  bagi  masyarakat  di  masa mendatang.  Pembangunan  yang  demikian  mensyaratkan adanya  pembangunan  yang  berwawasan  lingkungan  dan berkelanjutan sebagaimana arah visi Kepala Daerah terpilih.  

Kota  Jasa Berwawasan Lingkungan : Adalah  konsep  untuk  mewujudkan  Probolinggo  sebagai  kota yang  akselerasi  pertumbuhan  arus  perdagangan  barang  danjasa  dalam  skala  regional  maupun  internasional  serta memadukan wilayah pengembangan kota dalam suatu sistem tata ruang  yangterintegrasi  didukung  infrastruktur,  sistem transportasi  dan  sistem  teknologi  Informasi  yang  memadai. Kota  jasa  (sebagaimana  arah  dari  visi  Walikota  dan  Wakil Walikota  terpilih)  mengandung  arti  bahwa Kota Probolinggo mendasarkan  bentuk  aktivitasnya  pada  pengembangan ekonomi  sesuai  dengan  karakteristik  kota,  yang  didalamnya melekat  penyelenggaraan  fungsi  jasa  yang  menjadi  tulang punggung pembangunan (dengan tidak meninggalkan potensi lainnya) dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan  mampu  mendorong  pertumbuhan  ekonomi  kota    secara keseluruhan.  Dalam  konteks  ini  secara  khusus  yang  menjadi arah  visi  adalah  kota  jasa  yang berwawasan  lingkungan, artinya aspek kelestarian lingkungan hidup menjadi perhatian utama dan sekaligus  pengendali  dalam  operasionalisasi kegiatan perdagangan, jasa dan investasi.

B.          Misi Pembangunan Daerah

Dalam  rangka  pencapaian  Visi  Pembangunan  Kota  Probolinggo  Tahun  2014-2019 tersebut, maka dalam RPJMD ini ditetapkan misi yang berfungsi sebagai upaya untuk mewujudkan visi yang rumusannya dapat dielaborasi sebagai berikut :

Misi Pertama  :  Membangun  Masyarakat Kota  Probolinggo  Yang  Semakin Berkualitas dan Berdaya Saing.

Misi  ini  adalah  untuk  menciptakan  sosok  masyarakat  Kota Probolinggo  tahun  2019  yang  berkualitas  dan  berdaya  saing,  yakni masyarakat yang agamis, berakhlak mulia, sehat, cerdas, bermoral,  memiliki  spirit  membangun  dan  siap  untuk berkompetisi dan memiliki kesiapan untuk menghadapi  era globalisasi  bidang  politik-keamanan,  ekonomi  dan  sosial budaya(Asean Community).

Misi Kedua  :  Membangun Perekonomian Kota Probolinggo  Yang  Kompetitif, Kokoh dan Berkeadilan.

Misi  ini  adalah  untuk  menciptakan sosok perekonomian Kota Probolinggo  tahun  2019  yang  kokoh  dan  berkeadilan,  yakni sosok  perekonomian  kota  yang  kompetitif  dengan memanfaatkan  keunggulan  komparatifnya,  kokoh  dan  kuat dalam  menghadapi  berbagai  turbulansi  perekonomian  namun tetap berorientasi pada perekonomian yang berkeadilan.

Misi Ketiga  :  Meningkatkan  Kinerja  Pemerintahan Kota  Probolinggo Didukung  Akuntabilitas,  Profesionalitas  dan  Perluasan Partisipasi Publik.

Misi  ini  adalah  untuk  menciptakan  sosok  Pemerintahan  Kota Probolinggo  Tahun  2019,  yakni  sosok  pemerintahan  yang berkinerja  tinggi,  profesional,  amanah  dan  bertanggungjawab dalam  bingkai  tatakelola  pemerintahan  yang  baik  guna melaksanakan  fungsi  pelayanan, pengaturan perlindungan dan pemberdayaan masyarakat, amanah dan demokratis.

Misi Keempat  :  Mewujudkan Kota Probolinggo Sebagai Kota Jasa Yang Ramah Lingkungan Dengan Pembangunan Infrastruktur Perkotaan Yang Berkelanjutan.

Misi ini untuk menciptakan sosok Kota Probolinggo Tahun 2019 yang telah terpenuhi  infrastruktur kota  yang mampu dan siap untuk  mendukung  pertumbuhan  ekonomi  yang  tinggi  dan berkelanjutan.

Misi Kelima  :  Memperkokoh  Kehidupan  Sosial  Kemasyarakatan Kota Probolinggo Dalam Bingkai Kearifan Lokal.

Misi  ini  untuk  menciptakan  sosok  kehidupan  sosial kemasyarakatan Kota Probolinggo Tahun 2019 yang  harmonis melalui  peningkatan  peran  generasi  muda,  pembinaan  olah raga, pengembangan seni dan budaya serta pengembangan rasa kesetiakawanan sosial terutama bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial.


C. Motto Dan Prinsip Pembangunan Daerah

Motto dan prinsip  merupakan energizing  bagi seluruh sumber daya penggerak pembangunan di Kota Probolinggo yang bermanfaat sebagai penyelaras semua aktifitas pembangunan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah, masyarakat maupun sektor swasta. Melalui manifestasi motto dan prinsip, ikatan  persatuan dan kesatuan dalam menjalankan kegiatan-kegiatan pembangunan di Kota Probolinggo akan semakin kokoh.

Motto yang menjadi kehendak dan tekad   masyarakat Kota Probolinggo dalam pembangunan daerah adalah :

1.   Trikarsa Bina Praja, yaitu tiga kehendak masyarakat Kota Probolinggo untuk melestarikan serta menumbuhkembangkan ciri khas Kota Probolinggo sebagai Kota Bayuangga (Angin, Anggur dan Mangga)

2.      Bestari, yaitu tekad bersama masyarakat Kota Probolinggo untuk melestarikan dan menumbuhkembangkan motto Kota Probolinggo sebagai Kota Bestari (Bersih, Sehat, Tertib, Aman, Rapi dan Indah)

Dalam rangka memberikan semangat dan arah yang selaras dalam menggerakan tekad dan kehendaknya,  masyarakat Kota Probolinggo memegang teguh prinsip-prinsip dalam pembangunan daerah antara lain :

1.    Partisipasi. Bahwa dalam rangka efektifitas dan efisiensi   pembangunan di Kota Probolinggo dibutuhkan partisipasi masyarakat secara  aktif dan bertanggungjawab dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi sehingga hasil-hasil pembangunan lebih berdayaguna dan berhasil guna.  Berdasarkan prinsip ini, maka model pembangunan Kota Probolinggo lebih didominasi oleh model pembangunan yang berpusat pada manusia (people-centred development model). Model ini bertumpu pada pelibatan masyarakat secara aktif dan berkesinambungan.

2.     Keadilan. Bahwa hasil-hasil pembangunan harus mampu memberikan kemanfaatan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Probolinggo terutama dalam pemenuhan hak-hak dasar rakyat.

3.     Akuntabilitas. Bahwa seluruh aktifitas pembangunan daerah beserta hasil-hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan baik secara vertikal maupun horizontal.

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Thunderstorms

26°C

Probolinggo

Thunderstorms
Humidity: 88%
Wind: SE at 6.44 km/h
Saturday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Sunday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Monday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Tuesday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu