• bangkit111
  • ramadhan2
  • ramadhan1

SERIBU PENARI RODAT ISLAMI DI UPACARA HARDIKNAS

02 May 2019 0 comment

MAYANGAN – Berbagai atraksi memukau di dalam rangkaian upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Stadion Bayuangga, Kamis (2/5) pagi. Salah satunya, Tari Rodat Islami yang dibawakan 1000 penari dari siswa SD/MI dan SMP di Kota Probolingo.

Tari Rodat Islami merupakan tembang dan tarian ucapan rasa syukur terhadap Allah SWT. Dengan melantunkan sholawat terhadap junjungan Nabi Besar Muhammad SAW karena beliau sebagai pendidikan tauladan yang penuh kasih sayang kepada segenap alam. Rasulullah pernah berpesan bahwa setiap muslim hendaknya menjadi pendidik dan menjadi orang yang di-didik “Tut Wuri Handayani”.

Seorang pendidik harus bisa memberikan dorongan dan arahan. Dengan penuh semangat dan ketulusan, sehingga terbentuknya insan dan ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter Indonesia seutuhnya. Yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sejumlah penari pun menyematkan kalung bunga kepada Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wawali Mochammad Soufis Subri. Mereka juga membagikan bingkisan berisi tumpeng mini dan sejumlah aksesoris khas lainnya.

“Tarian ini sebagai tasyakuran dalam hardiknas dengan berbagi tumpeng mini dan buah-buahan. Sekaligus menyambut datangnya bulan Ramadan,” ujar pelatih tari Soviatun Fatimatuzzuhro dari Padepokan 22 Indonesia sekaligus guru SDN Triwung Lor 3.

WhatsApp Image 2019 05 02 at 16.05.55Selain membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Menteri Dalam Negeri, Wali Kota Habib Hadi menyampaikan Pemerintah Kota Probolinggo telah mendeklarasikan pendidikan gratis dan pendidikan berkualitas bagi sekolah negeri dan swasta.

“Tidak ada perbedaan pelayanan pendidikan yang berbeda baik dipinggiran atau di tengah Kota Probolinggo. Semua sama. Wali murid dan guru harus ikut memerhatikan perkembangan anak di era zaman seperti sekarang ini. Jangan sampai anak kita salah pergaluan dan merusak masa depannya,” ujar Habib Hadi.

“Kami akan melakukan langkah pasti untuk melindungi anak-anak kita. Tetapi untuk menerapkan itu kami butuh kebersamaan dari semua pihak,” sambungnya.

Dalam pemerintahannya, Habib Hadi sudah membuat kebijakan baru di dunia pendidikan. Kini yang tengah menjadi konsennya adalah masalah kesehatan. “Mohon doanya supaya rumah sakit baru di Kota Probolinggo bisa terwujud. Pendidikan sudah, tinggal kesehatan, pada tahun 2020 nanti insyaallah bisa terwujud,” tuturnya.

Di momen hardiknas, Pemerintah Kota Probolinggo juga tengah menyusun perwali tentang penyelenggaraan pendidikan antikorupsi pada satuan pendidikan jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan dasar. Perwali ini dibentuk untuk memberikan kepastian hukum tentang penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan baik dari PAUD hingga SD/MI dan SMP/MTs di Kota Probolinggo.

“Perwali ini bertujuan memberikan panduan bagi satuan pendidikan untuk merancang pengintegrasian materi antikorupsi ke dalam pembelajaran/intrakurikuler dan memberikan arahan kepada pihak penyelenggara pendidikan antikorupsi melalui pembinaan kokurikuler dan ekstrakurikuler pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar,” tutur wali kota dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Maskur menambahkan, materi pendidikan antikorupsi akan dimulai pada tahun ajaran baru 2019/2010 untuk jenjang pendidikan dasar dan SMP di mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Pendidikan Agama.

Pembelajaran ini merupakan instruksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. “Pendidikan antikorupsi ini agar anak-anak terbiasa melakukan pekerjaan secara jujur dan baik. Nanti kami akan memanggil khusus guru PPKn dan guru agama untuk sosialisasi. Perwali sudah selesai tapi masih di Bagian Hukum (Sekretariat Daerah Kota Probolinggo),” kata Maskur, saat ditemui usai upacara berlangsung. (famydecta/humas)

sumber : https://humasprotokol.probolinggokota.go.id/

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu