• bangkit111
  • ramadhan2
  • ramadhan1

GERAK JHAPRI DIPERSEMBAHKAN DISPENDUKCAPIL UNTUK WARGA PROBOLINGGO

30 Apr 2019 0 comment

Probolinggo, 30/4/2019 - Demi meningkatkan cakupan akta kelahiran di Kota Probolinggo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) terus berupaya melakukan terobosan baru untuk masyarakat Kota Probolinggo terkait pelayanan administrasi. Bertempatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kedupok pagi ini (30/4), meresmikan gerak ‘’JHAPRI’’ yakni gerakan Akta untuk Jaminan Hak Anak dan Perempuan Indonesia.

WhatsApp Image 2019 04 30 at 15.15.29Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Gogol Sudjarwo, Kepala OPD di lingkungan Pemkot Probolinggo, para camat, perwakilan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan, perwakilan Ibu-Ibu Bayangkari, dan Perwakilan Ibu-Ibu Persit Kartika Chandra. Pada kesempatan ini, Dispendukcapil Kota Probolinggo juga menggandeng Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo dalam mensukseskan Gerak JHAPRI.

Serangkaian pra acara dibuka dengan unjuk kebolehan dari SD Katolik Materdai dengan menampilkan tari-tarian dan paduan suara yang telah mendapatkan juara di Tingkat Jawa Timur, serta dimeriahkan pula dengan bazar produk-produk UMKM.

Kegiatan ini sekaligus untuk mensosialisasikan Percepatan Kepemilikan Dokumen Akta Pencatatan Sipil bagi masyarakat Kota Probolinggo dengan menggandeng narasumber Nashaaihuddin Ahmad selaku Kasie Bimas Islam dari Kemenag.

Mewakili Wali Kota Probolinggo, Gogol Sudjarwo selaku Asisten Pemerintahan dalam sambutannya mengatakan, sesuai dengan dasar regulasi Undang-Undang Nomer 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, sebagai bentuk pengakuan negara terhadap warganya, setiap penduduk diberikan identitas tunggal berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) tunggal yang tercantum dalam Kartu Keluarga dan KTP-El guna menjamin hak sipil suatu warga melalui kepemilikan dokumen penting atas kepemilikan akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akta penceraian, akta pengakuan dan akta pengesahan anak ini harus tercatat secara lengkap, benar dan ter-update.

“’Saat ini masih cukup banyak kejadian perkawinan yang tidak tercatat seperti nikah sirih, hal ini tentunya akan mendatangkan masalah dikemudian hari terkait kurang terjaminnya hak keperdataan seorang istri dan anak yang dilahirkan,’’ jelas Gogol.

Pada kesempatan itu, Gogol Sudjarwo mengajak segenap pemangku kepentingan dan para hadirin untuk sama-sama mendukung Gerakan Akta untuk Jamin Hak Anak dan Perempuan Indonesia (Gerak Jhapri). ‘’Khususnya kepada mitra saya, dari kantor Kementrian Agama Kota Probolinggo untuk berpartisipasi aktif melalui sosialisi ini, terkait penyusunan regulasi dan kegiatan lainnya untuk menurunkan jumlah perkawinan yang tidak tercatat,’’ jelasnya.

WhatsApp Image 2019 04 30 at 15.15.30Dengan menggandeng Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo beserta jejaringnya, diharapkan untuk dapat menyebarkan informasi sekaligus menjadi fasilitator untuk masyarakat sekitar agar segera memiliki dokumen administrasi dan pencatatan sipil yang benar dan lengkap, agar hak sipil perempuan dan anakpun terjamin.

Dengan bantuan dari Tim Penggerak PKK ini dapat secara maksimal dalam mensukseskan aksi ‘’Gerak Jhapri’’ di Kota Probolinggo, dengan beberapa agenda yang dimiliki bersama dengan kelompok pengajian, kelompok usaha, dasa wisma dan sebagainya, dapat menyebarkan secara luas dalam penyebaran informasi ini.

“Kelompok perempuan menjadi sasaran strategis dalam mensukseskan Gerak JHAPRI ini karena perempuan secara psikologi memiliki kepedulian dan ketelatenan yang lebih baik dalam mengurus dan melengkapi dokumen.’’tuturnya. (Dev)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu