NOASIH BERDAYA LAHIRKAN KOLAM PANCING ANTI GALAU

11 Apr 2019 0 comment

WONOASIH – Siapa yang menyangka sebuah sungai kotor, banyak pohon bambu berukuran besar dan dikenal angker bisa disulap menjadi sebuah destinasi wisata? Ya, inilah yang telah dilakukan warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih untuk memberdayakan daerahnya secara partisipatif dan menggerakkan ekonomi.

Sungai itu kini menjadi tempat mancing yang dilengkapi gazebo dan jembatan gantung. Warga memberinya nama daerahnya dengan Kampung Kompag atau Kolam Pancing Anti Galau. Dan, penyerahan hadiah Lomba Noasih Berdaya gelaran Kecamatan Wonoasih pun dilaksanakan di Kampung Kompag, Rabu (10/4) malam.

“Ini adalah salah satu dari enam wilayah yang sudah bisa memberikan bukti perubahan sesuai dengan tujuan pelaksanaan lomba,” kata Camat Wonoasih, Deus Nawandi.

IMG 8664Lomba Noasih Berdaya dilaksanakan sejak 1 Maret hingga 1 April lalu. Enam kelurahan yang ada di Wonoasih menyajikan kawasan yang punya kegiatan ekonomi dan berbasis partisipasi masyarakat. Kelurahan Jrebeng Kidul dengan Kampung Kompag; Kelurahan Kedungasem dengan Kampung Protokol (mrotoli bawang); Kelurahan Wonoasih, Pakistaji, Kedung Galeng dan Sumbertaman mengangkat potensi perikanan.

“Dengan hasil yang dicapai ini kami sangat optimis dan percaya diri jika ada event tingkat kota bisa diselenggarakan di wilayah Wonoasih. Kami pun berharap ada intervensi pihak terkait, CSR (Coorporate Social Responsibility), stakeholder lainnya dan memberi masukan pada masyarakat,” tutur Deus, saat malam penyerahan hadiah lomba dan menekankan pada warga untuk menjaga apa yang sudah diciptakan.

Lomba Noasih Berdaya ini dimenangkan oleh Kampung Kompag, disusul kemudian Sumber Air Ardi dari Kelurahan Wonoasih, Kampung Spaser di Kelurahan Pakistaji. Terbaik ke empat ada Kelurahan Kedung Galeng, terbaik terakhir Kelurahan Sumbertaman.

Wali Kota Hadi Zainal Abidin menceritakan, barongan (pohon bambu) ini pasalnya punya banyak cerita di kalangan masyarakat tetapi sekarang jadi tempat yang menarik. Jadi tempat selfi, sungai diberi ikan untuk memancing, menciptakan ekonomi lokal dan menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam membangun serta memperbaiki daerahnya sehingga menjadi destinasi wisata baru.

“Tentunya, kegiatan ini sesuai misi saya yaitu membangun bersama rakyat. Dengan mengajak masyarakat ikut berpartisipasi menunjukkan potensi apa yang bisa dikembangkan di masing-masing kelurahan,” kata Habib Hadi.

Habib Hadi pun meminta warga agar tetap menjaga dan mengembangkan apa yang sudah dibuat di daerahnya masing-masing. “Dengan adanya gerakan dari masyarakat ekonomi dapat lebih meningkat. Harapan saya, ke depan masih banyak lokasi yang akan berkembang di Kota Probolinggo,” ujarnya. (famydecta/humas)

Sumber : https://humasprotokol.probolinggokota.go.id

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu