• bangkit111
  • ramadhan2
  • ramadhan1

DISDIKPORA LAUNCHING SATU GURU SATU BUKU (SAGU SABU)

Probolinggo, 21/12/2018. Program literasi Satu Guru Satu Buku (Sagu Sabu) adalah  upaya ‘provokasi’ yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo agar guru -guru termasuk kepala sekolah dan pengawas pendidikan, lebih produktif menulis. Jika sebelumnya dinas memfasilitasi pembinaan lewat pelatian dan penerbitan jurnal ilmiah, kali ini guru-guru diajak menghasilkan produk berupa buku sebagai bukti keseriusannya dalam berliterasi.

Kegiatan yang dilaunching Jumat (21/11) pagi di Ruang Puri Manggala Bhakti, dibuka secara langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Rukmini. Beliau mengapresiasi upaya yang dilakukan Disdikpora untuk melakukan pembinaan dan peningkatan mutu guru.

“Mencermati laporan kepala dinas, Pak Maskur, sungguh patut dibanggakan dan diapresiasi. Dalam rangka melakukan pembinaan dan peningkatan mutu guru, sebelumnya dinas (Disdikpora, red.) telah memfasilitasinya melalui pelatihan dan penerbitan jurnal ilmiah. Hingga muncul 4 terbitan. Kini, yang terbaru, mulai Februari 2018, 120 guru, kepala sekolah dan pengawas pendidikan dilibatkan dalam 2 angkatan, untuk membuat buku. Sagu Sabu. Satu Guru Satu Buku,” ujarnya di hadapan para undangan.

Kegiatan launching pagi ini dilanjutkan dengan seminar pendidikan yang diisi oleh Prof. Dr. Mustaji, M.Pd dan Prof. Dr. Wahyu Sukartiningsih, M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya.

Sudarmanto, Tim Penilai Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru yang juga ditunjuk Disdikpora sebagai pelaksana kegiatan launching Sagu Sabu, mengungkapkan bahwa kegiatan launching yang dilaksanakan pagi ini merupakan produk dari serangkaian kegitan yang dimulai pada bulan Februari.

“Mulai dari pelatihan seperti apa yang disampaikan oleh Bu Wali tadi, lalu Bulan September kemarin dinas telah ditetapkan sebagai penerbit non komersil oleh Perpusnas sehingga dengan penetapan tersebut, Disdikpora telah memiliki hak penerbitan buku yang ber-ISBN. Dan, buku terbitan kami yang sudah terdaftar di perpusnas telah mencapai 110 judul. Ini berarti, kami juga masih punya PR, yang semoga segera bisa diselesaikan,” pungkas pria yang juga kepala SMPN 7 Kota Probolinggo ini. (tby)

21 Dec 2018 0 comment

Probolinggo, 21/12/2018. Program literasi Satu Guru Satu Buku (Sagu Sabu) adalah  upaya ‘provokasi’ yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo agar guru -guru termasuk kepala sekolah dan pengawas pendidikan, lebih produktif menulis. Jika sebelumnya dinas memfasilitasi pembinaan lewat pelatian dan penerbitan jurnal ilmiah, kali ini guru-guru diajak menghasilkan produk berupa buku sebagai bukti keseriusannya dalam berliterasi.

Kegiatan yang dilaunching Jumat (21/11) pagi di Ruang Puri Manggala Bhakti, dibuka secara langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Rukmini. Beliau mengapresiasi upaya yang dilakukan Disdikpora untuk melakukan pembinaan dan peningkatan mutu guru.

“Mencermati laporan kepala dinas, Pak Maskur, sungguh patut dibanggakan dan diapresiasi. Dalam rangka melakukan pembinaan dan peningkatan mutu guru, sebelumnya dinas (Disdikpora, red.) telah memfasilitasinya melalui pelatihan dan penerbitan jurnal ilmiah. Hingga muncul 4 terbitan. Kini, yang terbaru, mulai Februari 2018, 120 guru, kepala sekolah dan pengawas pendidikan dilibatkan dalam 2 angkatan, untuk membuat buku. Sagu Sabu. Satu Guru Satu Buku,” ujarnya di hadapan para undangan.

Kegiatan launching pagi ini dilanjutkan dengan seminar pendidikan yang diisi oleh Prof. Dr. Mustaji, M.Pd dan Prof. Dr. Wahyu Sukartiningsih, M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya.

Sudarmanto, Tim Penilai Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru yang juga ditunjuk Disdikpora sebagai pelaksana kegiatan launching Sagu Sabu, mengungkapkan bahwa kegiatan launching yang dilaksanakan pagi ini merupakan produk dari serangkaian kegitan yang dimulai pada bulan Februari.

“Mulai dari pelatihan seperti apa yang disampaikan oleh Bu Wali tadi, lalu Bulan September kemarin dinas telah ditetapkan sebagai penerbit non komersil oleh Perpusnas sehingga dengan penetapan tersebut, Disdikpora telah memiliki hak penerbitan buku yang ber-ISBN. Dan, buku terbitan kami yang sudah terdaftar di perpusnas telah mencapai 110 judul. Ini berarti, kami juga masih punya PR, yang semoga segera bisa diselesaikan,” pungkas pria yang juga kepala SMPN 7 Kota Probolinggo ini. (tby)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu