• bangkit111
  • ramadhan2
  • ramadhan1

KOTA PROBOLINGGO PRESENTASIKAN MASTERPLAN DAN QUICK WINS SMARTCITY

13 Dec 2018 0 comment

Tangerang, 12/12/2018. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian PAN&RB, Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian PUPR, Kantor Staf Presiden, dan Kompas Gramedia, menyelenggarakan program “Gerakan Menuju 100 Smart City”. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Kota/Kabupaten dalam rangka mengimplementasikan Smart City.

Gerakan Menuju 100 Smart City ini sendiri, bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam ekosistem Smart City. Dalam gerakan yang dilaksanakan bertahap sejak tahun 2017 hingga tahun 2019 ini, diharapkan adanya 100 Kota/Kabupaten yang dapat dijadikan role model dalam mengimplementasikan program Smart City. 

scDalam rentang tahun 2017 hingga tahun 2018, sudah 75 (tujuh puluh lima) Kota/Kabupaten yang telah dipilih dan telah memperoleh pendampingan penyusunan masterplan serta quick wins smartcity termasuk diantaranya, Pemerintah Kota Probolinggo. Setelah penyusunan tersebut, Kementerian Kominfo menyelenggarakan evaluasi terhadap masterplan serta quick wins smartcity tersebut, yang diadakan selama 3 hari, sejak hari Rabu (12/12) hingga hari Jumat (14/12) esok, bertempat di ICE BSD, Tangerang.

Wali Kota Probolinggo, Rukmini yang hadir dalam acara tersebut, mengawali presentasi dan memberikan gambaran umum tentang Probolinggo Smart City. Rukmini mengatakan, fokus pengembangan Probolinggo Smart City adalah pada struktur, infrastruktur dan suprastruktur. 

“pengembangan struktur disini adalah pengembangan sumber daya manusianya, pelaksana dan penerima manfaat smart city, penyiapan sumber daya anggaran dan sumber daya tata kelola dan tata pamong. Sementara untuk infrastruktur yaitu pembangunan infrastruktur yang mendukung smart city, yang meliputi infrastruktur fisik, digital, dan sosial. Sedangkan suprastruktur yaitu penyiapan kebijakan atau peraturan daerah, kelembagaan dan tatalaksana pelaksanaan pembangunan smart city,” ujarnya. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo, Aman Suryaman, melengkapi presentasi dari Wali Kota Probolinggo. Dalam kesempatan itu, Aman mengatakan, ada 6 pilar dalam smart city ini, yaitu smart mobility, smart people, smart economy, smart environment, smart governance, dan smart living. 

Dalam paparannya, Aman memberikan gambaran Road Maps dari masing-masing pilar smart city tersebut, sejak tahun 2018 hingga tahun 2022 mendatang. Selain itu Aman juga menyampaikan bahwa Rencana Induk Smart City ini juga akan disesuaikan dengan program Walikota terpilih melalui RPJMD Teknokratik yang saat ini sedang disusun oleh Bappeda Litbang.

Terakhir, Wali Kota Probolinggo, Rukmini menyampaikan bahwa dalam masa akhir jabatannya, beliau akan tetap berkomitmen dan mengawal keberlangsungan program ini serta berharap bahwa program 100 smart city tetap dijalankan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Probolinggo. 

Adi Mulyanto selaku Tim Evaluasi Smart City dari ITB mengapresiasi program yang Smart City Kota Probolinggo yang saat ini direncanakan cukup lengkap, hanya saja perlu untuk ditambahkan data terkait ekosistem eGov yang menyangkut komunitas pendukung dalam pengembangan Smart City di Kota Probolinggo seperti kominitas ekraf, startup digital dll. Sedangkan Andrari Grahipdaru dari BPPT memyampaikan perlunya komitmen bersama untuk mewujudkan Impressive Probolinggo melalui dukungan Smart City, selain itu juga perlunya penentuan target capaian dari masing masing program qiick win smart city. (AS/SD)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu