• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

Deklarasikan Pelayanan Kesehatan Ramah Anak

KADEMANGAN – Pemerintah Kota Probolinggo tak mau main-main dalam menyempurnakan perwujudan sebagai Kota Layak Anak (KLA). Jumat (4/5) siang, di cluster kesehatan dasar, sebanyak enam puskesmas dan sejumlah faskes (fasilitas kesehatan) yang ada di Kota Angin ini mendeklarasikan pelayanan kesehatan ramah anak. 

Pembacaan deklarasi dilakukan kepala puskesmas di Kota Probolinggo, yaitu puskesmas Jati, Kanigaran, Kedopok, Wonoasih, Sukabumi dan Ketapang. Isi deklarasi menyebutkan sebagai puskesmas ramah anak menyediakan pelayanan kesehatan yang ramah anak, menyediakan sarana prasarana dan lingkungan yang ramah anak, menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang ramah anak, mewujudkan pengelolaan puskesmas ramah anak, menyediakan dan mendukung program yang responsif anak.

Selain enam puskesmas, beberapa faskes juga menginisiasi pelayanan kesehatan ramah anak diantaranya RSUD dr Moh Saleh, RS Dharma Husara, RSIA Amanah, RSIA Muhammadiyah, Klinik Poskes, Klinik Garuda,  Klinik Mayang Medika, Klinik Muhammadiyah, Klinik Eratex Djaja dan Klinik D’ihlas Medika. 

“Puskesmas ramah anak akan memberikan hak atas kesehatan untuk meningkatkan jumlah anak sehat dan menurunkan masalah kesehatan anak,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Taufiqurahman, saat menyampaikan laporannya.

Selain deklarasi tersebut, pada saat bersamaan juga dilaksanakan pencanangan minum tablet tambah darah bagi remaja putri di Kota Probolinggo. Pasalnya, pencanangan tablet Fe (zat besi) pada anak remaja untuk menghindari penyakit anemia yang disebabkan kadar hemoglobin rendah. 

Secara bersama-sama sebanyak 20 anak dari SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 meminum tablet Fe dihadapan Wali Kota Rukmini yang hadir kala itu. “Remaja putri ini rawan kekurangan darah. Tablet yang kalian dapatkan ini harus dihabiskan kan ya, kalau sudah habis bisa minta ke puskesmas terdekat secara gratis. Insyaallah masih banyak. Minum tablet ini juga akan diikuti seluruh remaja putri se-Kota Probolinggo,” seru wali kota ketika menghadiri acara yang digelar di Bromo View Hotel itu.  

Menurut Rukmini, pelayanan kesehatan yang ramah anak merupakan upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam pemenuhan hak anak melalui bidang kesehatan. “Ini merupakan komitmen stakeholder untuk memberi pelayanan yang ramah anak. Serta pencanangan tablet tambah darah ini sebagai upaya membentuk remaja putri yang bermutu dan berkualitas,” tegasnya. (famydecta/humas)

04 May 2018 0 comment  

KADEMANGAN – Pemerintah Kota Probolinggo tak mau main-main dalam menyempurnakan perwujudan sebagai Kota Layak Anak (KLA). Jumat (4/5) siang, di cluster kesehatan dasar, sebanyak enam puskesmas dan sejumlah faskes (fasilitas kesehatan) yang ada di Kota Angin ini mendeklarasikan pelayanan kesehatan ramah anak. 

Pembacaan deklarasi dilakukan kepala puskesmas di Kota Probolinggo, yaitu puskesmas Jati, Kanigaran, Kedopok, Wonoasih, Sukabumi dan Ketapang. Isi deklarasi menyebutkan sebagai puskesmas ramah anak menyediakan pelayanan kesehatan yang ramah anak, menyediakan sarana prasarana dan lingkungan yang ramah anak, menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang ramah anak, mewujudkan pengelolaan puskesmas ramah anak, menyediakan dan mendukung program yang responsif anak.

Selain enam puskesmas, beberapa faskes juga menginisiasi pelayanan kesehatan ramah anak diantaranya RSUD dr Moh Saleh, RS Dharma Husara, RSIA Amanah, RSIA Muhammadiyah, Klinik Poskes, Klinik Garuda,  Klinik Mayang Medika, Klinik Muhammadiyah, Klinik Eratex Djaja dan Klinik D’ihlas Medika. 

“Puskesmas ramah anak akan memberikan hak atas kesehatan untuk meningkatkan jumlah anak sehat dan menurunkan masalah kesehatan anak,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Taufiqurahman, saat menyampaikan laporannya.

Selain deklarasi tersebut, pada saat bersamaan juga dilaksanakan pencanangan minum tablet tambah darah bagi remaja putri di Kota Probolinggo. Pasalnya, pencanangan tablet Fe (zat besi) pada anak remaja untuk menghindari penyakit anemia yang disebabkan kadar hemoglobin rendah. 

Secara bersama-sama sebanyak 20 anak dari SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 meminum tablet Fe dihadapan Wali Kota Rukmini yang hadir kala itu. “Remaja putri ini rawan kekurangan darah. Tablet yang kalian dapatkan ini harus dihabiskan kan ya, kalau sudah habis bisa minta ke puskesmas terdekat secara gratis. Insyaallah masih banyak. Minum tablet ini juga akan diikuti seluruh remaja putri se-Kota Probolinggo,” seru wali kota ketika menghadiri acara yang digelar di Bromo View Hotel itu.  

Menurut Rukmini, pelayanan kesehatan yang ramah anak merupakan upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam pemenuhan hak anak melalui bidang kesehatan. “Ini merupakan komitmen stakeholder untuk memberi pelayanan yang ramah anak. Serta pencanangan tablet tambah darah ini sebagai upaya membentuk remaja putri yang bermutu dan berkualitas,” tegasnya. (famydecta/humas)

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Partly cloudy

27°C

Probolinggo

Partly cloudy
Humidity: 67%
Wind: SSE at 28.97 km/h
Saturday
Partly cloudy
24°C / 31°C
Sunday
Mostly cloudy
24°C / 32°C
Monday
Scattered thunderstorms
25°C / 31°C
Tuesday
Sunny
26°C / 32°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu