• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

Wali Kota Melaunching Kampung KB Kademangan

KADEMANGAN - Ajang Wadul atau lebih dikenal dengan istilah cangkru’an yang rutin digelar Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Probolinggo, kembali diselenggarakan Rabu (11/4), di RT 2 RW 4 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan.

Pagi itu Wali Kota Rukmini, Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghafur, para asisten, perwakilan dari BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Jawa Timur Sukamto, kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), camat dan lurah hadir ditengah-tengah para Kader KB (Keluarga Berencana) dan masyarakat Kelurahan Kademangan.

Diskominfo menggandeng DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak  dan Keluarga Berencana) dengan memberikan sosialisasi pengertian tentang Kampung Keluarga Berencana (KB), pemberian honor dan SK Kader KB, launching Kampung KB di Kelurahan Kademangan serta memperkenalkan Duta Genre (Generasi Berencana).

Sekretaris DP3AKB Sumartini menyebutkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga kecil berkualitas program KB harus terus digalakkan. Melalui sosialisasi PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) di usia ideal yakni perempuan minimal 21 tahun dan laki-laki 25 tahun, serta program 2 anak cukup setelah perkawinan.

Selain itu menurut Sukamto, saat ini BKKBN tidak hanya mengurusi KB namun juga mengemban tiga pilar yakni program kependudukan, program KB dan kesehatan reproduksi, serta program pembangunan keluarga yang terkait dengan program tiga bina. Tiga Bina yang biasa disebut Three Bina terdiri dari bina keluarga balita, bina keluarga remaja, dan bina keluarga lansia.

“BKKBN saat ini seakan hidup enggan matipun tak mau, karena programnya selalu stagnan, namun alhamdulillah Jawa Timur untuk hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) untuk tahun 2017 rata-rata tingkat kelahirannya adalah 2,1. Dari 24 provinsi yang sudah menduduki angka ideal kelahiran, Jawa Timur berada di peringkat kedua setelah Bali. Saya ucapkan terimakasih kepada semua kader KB dan masyarakat yang telah mendukung program kami,” jelas Sukamto.

Kampung KB menjadi integrasi program-program lintas sektor lain. Seperti program pertanian, program kesehatan, program dinas sosial, serta program pendidikan bisa masuk pada Kampung KB. Sehingga Kampung KB dapat berjalan dengan harapan, dari rakyat untuk rakyat serta untuk kesejahteraan rakyat di kampung KB.

Sementara itu, Wali Kota Rukmini menuturkan seluruh kecamatan di Kota Probolinggo sudah punya Kampung KB. Ia mengimbau kepada para kader KB untuk terus mendukung program KB yang merupakan program pemerintah dan nasional agar berhasil di Kota Probolinggo. 

“Mari tekan usia perkawinan dini, dengan memberikan pendidikan yang cukup kepada anak-anak kita agar memberikan generasi yang berkualitas untuk pembangunan dan kemajuan di daerah,” harap wali kota. (malinda/humas)

11 Apr 2018 0 comment  

KADEMANGAN - Ajang Wadul atau lebih dikenal dengan istilah cangkru’an yang rutin digelar Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Probolinggo, kembali diselenggarakan Rabu (11/4), di RT 2 RW 4 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan.

Pagi itu Wali Kota Rukmini, Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghafur, para asisten, perwakilan dari BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Jawa Timur Sukamto, kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), camat dan lurah hadir ditengah-tengah para Kader KB (Keluarga Berencana) dan masyarakat Kelurahan Kademangan.

Diskominfo menggandeng DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak  dan Keluarga Berencana) dengan memberikan sosialisasi pengertian tentang Kampung Keluarga Berencana (KB), pemberian honor dan SK Kader KB, launching Kampung KB di Kelurahan Kademangan serta memperkenalkan Duta Genre (Generasi Berencana).

Sekretaris DP3AKB Sumartini menyebutkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga kecil berkualitas program KB harus terus digalakkan. Melalui sosialisasi PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) di usia ideal yakni perempuan minimal 21 tahun dan laki-laki 25 tahun, serta program 2 anak cukup setelah perkawinan.

Selain itu menurut Sukamto, saat ini BKKBN tidak hanya mengurusi KB namun juga mengemban tiga pilar yakni program kependudukan, program KB dan kesehatan reproduksi, serta program pembangunan keluarga yang terkait dengan program tiga bina. Tiga Bina yang biasa disebut Three Bina terdiri dari bina keluarga balita, bina keluarga remaja, dan bina keluarga lansia.

“BKKBN saat ini seakan hidup enggan matipun tak mau, karena programnya selalu stagnan, namun alhamdulillah Jawa Timur untuk hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) untuk tahun 2017 rata-rata tingkat kelahirannya adalah 2,1. Dari 24 provinsi yang sudah menduduki angka ideal kelahiran, Jawa Timur berada di peringkat kedua setelah Bali. Saya ucapkan terimakasih kepada semua kader KB dan masyarakat yang telah mendukung program kami,” jelas Sukamto.

Kampung KB menjadi integrasi program-program lintas sektor lain. Seperti program pertanian, program kesehatan, program dinas sosial, serta program pendidikan bisa masuk pada Kampung KB. Sehingga Kampung KB dapat berjalan dengan harapan, dari rakyat untuk rakyat serta untuk kesejahteraan rakyat di kampung KB.

Sementara itu, Wali Kota Rukmini menuturkan seluruh kecamatan di Kota Probolinggo sudah punya Kampung KB. Ia mengimbau kepada para kader KB untuk terus mendukung program KB yang merupakan program pemerintah dan nasional agar berhasil di Kota Probolinggo. 

“Mari tekan usia perkawinan dini, dengan memberikan pendidikan yang cukup kepada anak-anak kita agar memberikan generasi yang berkualitas untuk pembangunan dan kemajuan di daerah,” harap wali kota. (malinda/humas)

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Sunny

32°C

Probolinggo

Sunny
Humidity: 48%
Wind: ESE at 28.97 km/h
Tuesday
Sunny
25°C / 32°C
Wednesday
Mostly sunny
26°C / 31°C
Thursday
Partly cloudy
25°C / 31°C
Friday
Partly cloudy
24°C / 31°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu