• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

2 PASIEN MENINGGAL AKIBAT KENCING TIKUS. KOTA PROBOLINGGO KLB LEPTOSPIROSIS!

Penyakit Kencing Tikus

Kasus penyakit leptospirosis di beberapa daerah di Jawa Timur juga dialami Kota Probolinggo. Sedikitnya sudah ada 2 pasien meninggal dunia dan 2 pasien rawat inap yang menjadi catatan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo akibat bakteri leptospira itu.

Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Wiwiet Indrawati mengatakan telah memberikan sosialisasi kepada para tenaga medis terhadap gejala-gejala yang ditimbulkan, agar lebih waspada. Termasuk himbauan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungannya.

"Begitu ada kasus (penyakit leptospirosis) kami kumpulkan semua dokter termasuk yang bertugas di puskesmas, sebagian dokter praktek swasta, poliklinik. Sebenarnya kasus ini sudah lama ada, namun sangat kecil sekali (kasus penyakit kencing tikus ini terjadi di Kota Probolinggo). Ini KLB (Kejadian Luar Biasa,Red)," ujar Wiwiet saat ditemui di sela-sela kegiatannya menyampaikan sosialisasi pada masyarakat, Senin (19/2).

Wiwiet menambahkan, pasien dengan gejala-gejala yang mengarah ke penyakit leptospira pun terus dipantau dan dilakukan pemeriksaan secera cermat. Dimana menurutnya, penularan penyakit leptospirosis ke manusia, bisa saja kencing tikus ke genangan air kotor saat hujan. Bisa juga kotoran tikus yang mengenai makanan langsung kemudian dikonsumsi manusia.

Kencing tikus di air akan menular ke manusia melalui luka pada kulit. Bakteri leptospira itu akan masuk ke tubuh manusia melalui luka tersebut. “Sekalipun luka itu diakibatkan menggunting kuku,” katanya.

Maka pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hewan ternak atau peliharaan juga harus rajin dibersihkan.

"Saluran pembuangan (kotoran atau kencing) jangan dibuang ke saluran air (got) di lingkungan masyarakat. Gunakan alas kaki (ketika hendak bepergian), sekalipun ke kamar mandi. Kalau ada luka jangan langsung bersentuhan dengan air kotor," imbaunya. (sonea)

19 Feb 2018 0 comment  

Penyakit Kencing Tikus

Kasus penyakit leptospirosis di beberapa daerah di Jawa Timur juga dialami Kota Probolinggo. Sedikitnya sudah ada 2 pasien meninggal dunia dan 2 pasien rawat inap yang menjadi catatan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo akibat bakteri leptospira itu.

Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Wiwiet Indrawati mengatakan telah memberikan sosialisasi kepada para tenaga medis terhadap gejala-gejala yang ditimbulkan, agar lebih waspada. Termasuk himbauan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungannya.

"Begitu ada kasus (penyakit leptospirosis) kami kumpulkan semua dokter termasuk yang bertugas di puskesmas, sebagian dokter praktek swasta, poliklinik. Sebenarnya kasus ini sudah lama ada, namun sangat kecil sekali (kasus penyakit kencing tikus ini terjadi di Kota Probolinggo). Ini KLB (Kejadian Luar Biasa,Red)," ujar Wiwiet saat ditemui di sela-sela kegiatannya menyampaikan sosialisasi pada masyarakat, Senin (19/2).

Wiwiet menambahkan, pasien dengan gejala-gejala yang mengarah ke penyakit leptospira pun terus dipantau dan dilakukan pemeriksaan secera cermat. Dimana menurutnya, penularan penyakit leptospirosis ke manusia, bisa saja kencing tikus ke genangan air kotor saat hujan. Bisa juga kotoran tikus yang mengenai makanan langsung kemudian dikonsumsi manusia.

Kencing tikus di air akan menular ke manusia melalui luka pada kulit. Bakteri leptospira itu akan masuk ke tubuh manusia melalui luka tersebut. “Sekalipun luka itu diakibatkan menggunting kuku,” katanya.

Maka pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk terus menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hewan ternak atau peliharaan juga harus rajin dibersihkan.

"Saluran pembuangan (kotoran atau kencing) jangan dibuang ke saluran air (got) di lingkungan masyarakat. Gunakan alas kaki (ketika hendak bepergian), sekalipun ke kamar mandi. Kalau ada luka jangan langsung bersentuhan dengan air kotor," imbaunya. (sonea)

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Thunderstorms

27°C

Probolinggo

Thunderstorms
Humidity: 80%
Wind: S at 20.92 km/h
Sunday
Scattered thunderstorms
26°C / 30°C
Monday
Partly cloudy
25°C / 31°C
Tuesday
Thunderstorms
26°C / 31°C
Wednesday
Thunderstorms
25°C / 30°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu