• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

PASAR SORE “WAK IWAK-AN” IKON BARU KOTA

IMG 20180219 WA0021

Pasar sore“wak-iwakan”, sebuah inovasi dari Dinas Perikanan Kota Probolinggo dalam mempromosikan produk perikanan, sekaligus mendukung program kota ramah ikan. Lauchingnya oleh Sekretarisa Daerah (sekda) Bambang Agus, Minggu(18/2/2018) di tambak dinas perikanan JLU.

Sekitar 18 stand dengan menyajikan aneka ikan, baik ikan segar, olahan ikan maupun hiasan ikan. Beberapa produk yang disajikan diantaranya, Keong mercon, burger isap (ikan asap), pepes bandeng duri lunak, rolade ikan, abon cakalang, sambal goreng jenggelek, minuman rempah rumput laut. Termasuk ikan segar, lele, gurami, kakap, bandeng, serta souvenir ikan.

Dalam sambutannya, Sekda Bambang Agus menyebutkan tentang potensi perikanan di kota yang cukup besar. Produksi perikanan mencapai 20.000 ton pada tahun 2017, baik produksi tangkap dan budidaya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan konsumsi ikan di Kota Probolinggo hanya 35,70 kg/kapita/tahun. Pengolahan hasil perikanan belum maksimal, sehingga cenderung dimanfaatkan daerah lain.

“Salah satu usaha yang dilakukan guna mengoptimalkan pemanfaatan produksi hasil perikanan, melalui pasar sore wak-iwakan. Ini wujud nyata, upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi melalui sektor perikanan,”imbuhnya.

Agus, panggilan akrabnya menyarankan agar bisa ditambah volume waktu pelaksanaannya. Jika sementara ini direncanakan 2 minggu sekali, pihaknya meminta agar bisa digelar seminggu sekali. Program ini bisa menjadi ikon baru di kota, diselaraskan dengan program pariwisata.

Mengingat jalur bus wisata milik pemkot melintas di JLU, diharapkan berkoordinasi dengan disbudpar maupun dishub. “Bisa diberikan akses masuk, agar penumpang bis wisata turun sejenak menuju lokasi pasar wak-iwakan. Kalau perlu ada hiburan dan event tertentu yang bisa digabungkan, sehingga lebih ramai,”sarannya.

Masyarakat yang hadir merespons positif kegiatan semacam itu, Sri Yuliastutik (46) warga Suroyo ini meminta agar digelar secara rutin. “Biar menjadi ikon kota, ya harus intens sehingga penggemar ikan mudah mendapatkan aneka macam kulinernya, maupun belanja ikan segar dan olahannya,”pintanya.(yul)

19 Feb 2018 0 comment  

IMG 20180219 WA0021

Pasar sore“wak-iwakan”, sebuah inovasi dari Dinas Perikanan Kota Probolinggo dalam mempromosikan produk perikanan, sekaligus mendukung program kota ramah ikan. Lauchingnya oleh Sekretarisa Daerah (sekda) Bambang Agus, Minggu(18/2/2018) di tambak dinas perikanan JLU.

Sekitar 18 stand dengan menyajikan aneka ikan, baik ikan segar, olahan ikan maupun hiasan ikan. Beberapa produk yang disajikan diantaranya, Keong mercon, burger isap (ikan asap), pepes bandeng duri lunak, rolade ikan, abon cakalang, sambal goreng jenggelek, minuman rempah rumput laut. Termasuk ikan segar, lele, gurami, kakap, bandeng, serta souvenir ikan.

Dalam sambutannya, Sekda Bambang Agus menyebutkan tentang potensi perikanan di kota yang cukup besar. Produksi perikanan mencapai 20.000 ton pada tahun 2017, baik produksi tangkap dan budidaya. Kondisi ini berbanding terbalik dengan konsumsi ikan di Kota Probolinggo hanya 35,70 kg/kapita/tahun. Pengolahan hasil perikanan belum maksimal, sehingga cenderung dimanfaatkan daerah lain.

“Salah satu usaha yang dilakukan guna mengoptimalkan pemanfaatan produksi hasil perikanan, melalui pasar sore wak-iwakan. Ini wujud nyata, upaya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi melalui sektor perikanan,”imbuhnya.

Agus, panggilan akrabnya menyarankan agar bisa ditambah volume waktu pelaksanaannya. Jika sementara ini direncanakan 2 minggu sekali, pihaknya meminta agar bisa digelar seminggu sekali. Program ini bisa menjadi ikon baru di kota, diselaraskan dengan program pariwisata.

Mengingat jalur bus wisata milik pemkot melintas di JLU, diharapkan berkoordinasi dengan disbudpar maupun dishub. “Bisa diberikan akses masuk, agar penumpang bis wisata turun sejenak menuju lokasi pasar wak-iwakan. Kalau perlu ada hiburan dan event tertentu yang bisa digabungkan, sehingga lebih ramai,”sarannya.

Masyarakat yang hadir merespons positif kegiatan semacam itu, Sri Yuliastutik (46) warga Suroyo ini meminta agar digelar secara rutin. “Biar menjadi ikon kota, ya harus intens sehingga penggemar ikan mudah mendapatkan aneka macam kulinernya, maupun belanja ikan segar dan olahannya,”pintanya.(yul)

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Clear

24°C

Probolinggo

Clear
Humidity: 78%
Wind: S at 17.70 km/h
Tuesday
Mostly sunny
24°C / 30°C
Wednesday
SP_WEATHER_BREEZY
25°C / 31°C
Thursday
SP_WEATHER_BREEZY
23°C / 31°C
Friday
SP_WEATHER_BREEZY
23°C / 30°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu