• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

FASILITAS BARU TWSL, CINEMA 6 D

IMG 20180119 WA0001

TWSL(taman wisata studi lingkungan) Kota Probolinggo kini dilengkapi dengan fasilitas cinema 6D (baca 6 Dimensi). Peralatan dan teknologinya sudah di uji coba Kamis (18/1) dengan disaksikan oleh Wali Kota Rukmini. Didampingi oleh Sekda Bambang Agus, para asisten, kepala OPD, camat dan lurah se kota.

Fasilitas ini diharapkan mampu menarik pengunjung lebih banyak dari sebelumnya, sehingga juga bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Meski tujuan utamanya agar anak-anak tidak ketinggalan teknologi serta tidak jauh berwisata.

“Terima kasih kepada investor yang merealisasikan fasilitas ini, sehingga anak-anak yang ingin nonton tidak perlu jauh ke luar kota. Untuk harga tiket akan dibuat terusan, serta dibahas lebih lanjut oleh tim,” ujar wali kota perempuan ini.

Selama masa uji coba, wali kota akan memberikan tiket gratis bagi anak-anak tidak mampu untuk refreshing menikmati fasilitas tersebut. Wali Kota Rukmini berharap pengunjung dari luar kota seperti, Jember, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Bondowoso, Situbondo yang selama ini berkunjung ke TWSL bisa lebih banyak.

“Di wilayah timur, cinema 6 D hanya ada disini, semoga bisa lebih ramai di TWSL. Jam buka akan disesuaikan dengan jam layanan TWSL, perlu ditambah jalur untuk pintu keluar yang dekat area nonton,”pinta mantan anggota DPR RI ini.

Sementara itu, Benjamin Mangitung selaku investor masih akan melengkapi berbagai fasilitas penunjang lainnya. Seperti penambahan AC, maupun kelengkapan lainnya sehingga penonton lebih nyaman. Sekitar Rp.960 juta sudah terserap dana untuk menyiapkan fasilitas cinema 6 D tersebut.

“Kita bukan profit oriented, ketika ibu wali kota berkeinginan untuk meramaikan TWSL maka kita realisasikan sesuai kesepakatan bersama. Dalam waktu dekat akan dibuka untuk umum,üjar pemilik BJBR ini.

Para undangan berkesempatan menyaksikan film animasi berdurasi sekitar 7 menit itu. Dengan kapasitas 20 orang, penonton yang masuk diminta memakai kacamata yang disiapkan. Selanjutnya, mereka diminta memakai sabuk pengaman di kursi itu, serta kakinya dilarang turun. 

Posisi kursi sendiri sedikit lebih tinggi, begitu adegan diputar maka kursi bergerak mengikuti alur filmnya. Jika belok ke kanan, maka kursi bergerak ke kanan dan sebaliknya. Keseruan nonton semakin terasa seperti kita yang jadi pemerannya. (yul)

18 Jan 2018 0 comment  

IMG 20180119 WA0001

TWSL(taman wisata studi lingkungan) Kota Probolinggo kini dilengkapi dengan fasilitas cinema 6D (baca 6 Dimensi). Peralatan dan teknologinya sudah di uji coba Kamis (18/1) dengan disaksikan oleh Wali Kota Rukmini. Didampingi oleh Sekda Bambang Agus, para asisten, kepala OPD, camat dan lurah se kota.

Fasilitas ini diharapkan mampu menarik pengunjung lebih banyak dari sebelumnya, sehingga juga bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Meski tujuan utamanya agar anak-anak tidak ketinggalan teknologi serta tidak jauh berwisata.

“Terima kasih kepada investor yang merealisasikan fasilitas ini, sehingga anak-anak yang ingin nonton tidak perlu jauh ke luar kota. Untuk harga tiket akan dibuat terusan, serta dibahas lebih lanjut oleh tim,” ujar wali kota perempuan ini.

Selama masa uji coba, wali kota akan memberikan tiket gratis bagi anak-anak tidak mampu untuk refreshing menikmati fasilitas tersebut. Wali Kota Rukmini berharap pengunjung dari luar kota seperti, Jember, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Bondowoso, Situbondo yang selama ini berkunjung ke TWSL bisa lebih banyak.

“Di wilayah timur, cinema 6 D hanya ada disini, semoga bisa lebih ramai di TWSL. Jam buka akan disesuaikan dengan jam layanan TWSL, perlu ditambah jalur untuk pintu keluar yang dekat area nonton,”pinta mantan anggota DPR RI ini.

Sementara itu, Benjamin Mangitung selaku investor masih akan melengkapi berbagai fasilitas penunjang lainnya. Seperti penambahan AC, maupun kelengkapan lainnya sehingga penonton lebih nyaman. Sekitar Rp.960 juta sudah terserap dana untuk menyiapkan fasilitas cinema 6 D tersebut.

“Kita bukan profit oriented, ketika ibu wali kota berkeinginan untuk meramaikan TWSL maka kita realisasikan sesuai kesepakatan bersama. Dalam waktu dekat akan dibuka untuk umum,üjar pemilik BJBR ini.

Para undangan berkesempatan menyaksikan film animasi berdurasi sekitar 7 menit itu. Dengan kapasitas 20 orang, penonton yang masuk diminta memakai kacamata yang disiapkan. Selanjutnya, mereka diminta memakai sabuk pengaman di kursi itu, serta kakinya dilarang turun. 

Posisi kursi sendiri sedikit lebih tinggi, begitu adegan diputar maka kursi bergerak mengikuti alur filmnya. Jika belok ke kanan, maka kursi bergerak ke kanan dan sebaliknya. Keseruan nonton semakin terasa seperti kita yang jadi pemerannya. (yul)

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Cloudy

24°C

Probolinggo

Cloudy
Humidity: 90%
Wind: S at 6.44 km/h
Monday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C
Tuesday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C
Wednesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Thursday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu