• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

ANRI Probolinggo

IMG 20180111 WA0005

WADUL : masyarakat nelayan Mayangan diterima Ketua DPRD di ruang transit
 

Probolinggo - Ratusan nelayan di Kota Probolinggo Senin (8/1) lalu melurug kantor DPRD menolak kebijakan terkait larangan menggunakan alat-alat tangkap tarik (cantrang) saat mencari ikan di laut. Aksi damai itu juga terpantau diikuti oleh anak-anak dan ibu-ibu yang membawa sejumlah spanduk bertuliskan menolak atas pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan No 2 tahun 2015. 

Ketua Paguyuban Nelayan Mayangan Kota Probolinggo, H Hambali, menyatakan, imbas dari larangan tersebut membuat ratusan kapal cantrang milik nelayan di Mayangan tak beroperasi. “Ndak dibolehkan lagi melaut mulai 1 Januari itu wes,” katanya.

Usai menyampaikan orasinya di kawasan Suroyo, sepuluh perwakilan nelayan akhirnya diterima Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur di ruang transit. Didampingi Asisten Pemerintahan A. Sudiyanto, Ketua Komisi I & II DPRD, Kepala Dinas Perikanan Budi Krisyanto, Kepala Bagian Hukum Titik W, Kasat Intel Polresta Probolinggo dan Kodim 0820.

Sepuluh perwakilan nelayan itu menyerahkan petisi bermaterai yang berisi aspirasi para nelayan untuk ditandatangani oleh Ketua DPRD dan Walikota Probolinggo. Petisi tersebut menurut Hambali, akan disampaikan nelayan cantrang Kota Probolinggo kepada Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta.

Adapun petisi tersebut memuat 3 poin tuntutan. Yaitu :

  1. Menolak pemberlakuan pelarangan alat tangkap cantrang dan menuntut melegalkan alat tangkap cantrang secara nasional,
  2. Nelayan cantrang tetap bisa melaut menggunakan alat tangkap cantrang sebelum ada legalitas alat tangkap cantrang serta nelayan siap diatur dan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan Indonesia,
  3. Memerintahkan penegak hukum di laut agar tidak menangkapi nelayan Indonesia

Untuk diketahui, Susi telah membuat kebijakan melalui Peraturan Menteri No. 2/PERMEN-KP/2015 Tentang Pelarangan Penggunaan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik. Cantrang sendiri termasuk kategori alat tangkap pukat tarik. Terkait dengan transisi perubahan alat tangkap yang ramah lingkungan, Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) telah memperpanjang masa berlaku cantrang hingga akhir  2017. (nea)

 

09 Jan 2018 0 comment  

IMG 20180111 WA0005

WADUL : masyarakat nelayan Mayangan diterima Ketua DPRD di ruang transit
 

Probolinggo - Ratusan nelayan di Kota Probolinggo Senin (8/1) lalu melurug kantor DPRD menolak kebijakan terkait larangan menggunakan alat-alat tangkap tarik (cantrang) saat mencari ikan di laut. Aksi damai itu juga terpantau diikuti oleh anak-anak dan ibu-ibu yang membawa sejumlah spanduk bertuliskan menolak atas pemberlakuan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan No 2 tahun 2015. 

Ketua Paguyuban Nelayan Mayangan Kota Probolinggo, H Hambali, menyatakan, imbas dari larangan tersebut membuat ratusan kapal cantrang milik nelayan di Mayangan tak beroperasi. “Ndak dibolehkan lagi melaut mulai 1 Januari itu wes,” katanya.

Usai menyampaikan orasinya di kawasan Suroyo, sepuluh perwakilan nelayan akhirnya diterima Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur di ruang transit. Didampingi Asisten Pemerintahan A. Sudiyanto, Ketua Komisi I & II DPRD, Kepala Dinas Perikanan Budi Krisyanto, Kepala Bagian Hukum Titik W, Kasat Intel Polresta Probolinggo dan Kodim 0820.

Sepuluh perwakilan nelayan itu menyerahkan petisi bermaterai yang berisi aspirasi para nelayan untuk ditandatangani oleh Ketua DPRD dan Walikota Probolinggo. Petisi tersebut menurut Hambali, akan disampaikan nelayan cantrang Kota Probolinggo kepada Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta.

Adapun petisi tersebut memuat 3 poin tuntutan. Yaitu :

  1. Menolak pemberlakuan pelarangan alat tangkap cantrang dan menuntut melegalkan alat tangkap cantrang secara nasional,
  2. Nelayan cantrang tetap bisa melaut menggunakan alat tangkap cantrang sebelum ada legalitas alat tangkap cantrang serta nelayan siap diatur dan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan Indonesia,
  3. Memerintahkan penegak hukum di laut agar tidak menangkapi nelayan Indonesia

Untuk diketahui, Susi telah membuat kebijakan melalui Peraturan Menteri No. 2/PERMEN-KP/2015 Tentang Pelarangan Penggunaan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik. Cantrang sendiri termasuk kategori alat tangkap pukat tarik. Terkait dengan transisi perubahan alat tangkap yang ramah lingkungan, Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) telah memperpanjang masa berlaku cantrang hingga akhir  2017. (nea)

 

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Cloudy

26°C

Probolinggo

Cloudy
Humidity: 75%
Wind: WSW at 11.27 km/h
Thursday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Friday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Saturday
Scattered thunderstorms
25°C / 27°C
Sunday
Thunderstorms
24°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu