• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

ITSBAT NIKAH MASAL TEKAN JUMLAH PERNIKAHAN SIRI KOTA PROBOLINGGO

nikah masal

Probolinggo - Pemerintah Kota Probolinggo terus berupaya mewujudkan kehidupan yang layak, bermanfaat serta memenuhi kebutuhan dasar bagi setiap warga. Salah satunya dengan penyelenggaraan kegiatan Itsbat Nikah Masal yang diselenggaraka pada hari kamis (14/12) di gedung Puri Manggala Bhakti Kantor Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Sosial.

Kegiatan itsbat nikah masal sangatlah membantu masyarakat, terutama yang belum memiliki surat nikah atau pernikahannya belum tercatat secara resmi pada register Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Pada hari itu terdapat 37 pasangan yang menerima akta kelahiran yang sebelumnya telah dilakukan seleksi dari 40 pasangan oleh Pengadilan Agama. Dari 37 pasangan tersebut pasangan termuda adalah Mashudah warah (22) dengan suami Hasan Ashari (47), sedangkan pasangan tertua Paimo (70) dan Sinten (60) warga jalan segara mangunharjo kecamatan mayangan.

Kepala Dinas Sosial Zainullah menjelaskan dalam sambutannya bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pernikahan siri di Kota Probolinggo.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah pernikahan siri di Kota Probolinggo, yang kedua adalah menerbitkan akta nikah bagi pasangan yang belum memiliki akta nikah yang sah  dan ketiga memberikan suatu kepastian hukum khususnya dalam hal administrasi kependudukan,” jelasnya.

Senada dengan itu Wali Kota Probolinggo Rukmini mengatakan dalam sambutannya ,”Dengan diadakannya kegiatan itsbat nikah masal ini diharapkan dapat mengurangi pernikahan siri yang belum tercatat pada kantor KUA setempat dan dapat mengurangi beban bagi pasangan yang belum memiliki akte nikah,” jelasnya.

“Program ini adalah salah satu program Pemerintah Kota karena pasangan siri diharuskan memiliki surat nikah. Kemudian jika sudah memiliki surat nikah, pasangan bisa mengurus akte untuk kelahiran anak,” imbunya.

Wali Kota Probolinggo menambahkan, ”Apabila ada anak lahir dari pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah, biasanya nama bapak belum bisa dicatat. Jika sudah memiliki akta nikah, maka nama orang tua bapak dan ibu akan dicantumkan pada akta kelahiran anak. Akta kelahiran anak ini penting terutama ketika anak mau masuk sekolah, mulai TK, SD, SMA, Perguruan Tinggi hingga saat melamar pekerjaan,” tandasnya. (art)

14 Dec 2017 216 comments  

nikah masal

Probolinggo - Pemerintah Kota Probolinggo terus berupaya mewujudkan kehidupan yang layak, bermanfaat serta memenuhi kebutuhan dasar bagi setiap warga. Salah satunya dengan penyelenggaraan kegiatan Itsbat Nikah Masal yang diselenggaraka pada hari kamis (14/12) di gedung Puri Manggala Bhakti Kantor Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Sosial.

Kegiatan itsbat nikah masal sangatlah membantu masyarakat, terutama yang belum memiliki surat nikah atau pernikahannya belum tercatat secara resmi pada register Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Pada hari itu terdapat 37 pasangan yang menerima akta kelahiran yang sebelumnya telah dilakukan seleksi dari 40 pasangan oleh Pengadilan Agama. Dari 37 pasangan tersebut pasangan termuda adalah Mashudah warah (22) dengan suami Hasan Ashari (47), sedangkan pasangan tertua Paimo (70) dan Sinten (60) warga jalan segara mangunharjo kecamatan mayangan.

Kepala Dinas Sosial Zainullah menjelaskan dalam sambutannya bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pernikahan siri di Kota Probolinggo.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengurangi jumlah pernikahan siri di Kota Probolinggo, yang kedua adalah menerbitkan akta nikah bagi pasangan yang belum memiliki akta nikah yang sah  dan ketiga memberikan suatu kepastian hukum khususnya dalam hal administrasi kependudukan,” jelasnya.

Senada dengan itu Wali Kota Probolinggo Rukmini mengatakan dalam sambutannya ,”Dengan diadakannya kegiatan itsbat nikah masal ini diharapkan dapat mengurangi pernikahan siri yang belum tercatat pada kantor KUA setempat dan dapat mengurangi beban bagi pasangan yang belum memiliki akte nikah,” jelasnya.

“Program ini adalah salah satu program Pemerintah Kota karena pasangan siri diharuskan memiliki surat nikah. Kemudian jika sudah memiliki surat nikah, pasangan bisa mengurus akte untuk kelahiran anak,” imbunya.

Wali Kota Probolinggo menambahkan, ”Apabila ada anak lahir dari pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah, biasanya nama bapak belum bisa dicatat. Jika sudah memiliki akta nikah, maka nama orang tua bapak dan ibu akan dicantumkan pada akta kelahiran anak. Akta kelahiran anak ini penting terutama ketika anak mau masuk sekolah, mulai TK, SD, SMA, Perguruan Tinggi hingga saat melamar pekerjaan,” tandasnya. (art)

216 comments

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Cloudy

26°C

Probolinggo

Cloudy
Humidity: 75%
Wind: WSW at 11.27 km/h
Thursday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Friday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Saturday
Scattered thunderstorms
25°C / 27°C
Sunday
Thunderstorms
24°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu