• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

Rupiah Simbol Kedaulatan Bangsa

IMG-20171123-WA0013

Kehidupan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari penggunaan uang tunai rupiah untuk memenuhi kebutuhannya. Maka menjadi salah satu tugas Bank Indonesia (BI) untuk menyediakannya kecukupan uang rupiah. Saat ini BI telah mengedarkan 600 Triliun rupiah uang pecahan kertas dan logam, bahkan sekitar 1 Triliunnya merupakan pecahan uang logam yang telah disebarkan ke seluruh nusantara.

Informasi diatas disampaikan oleh Direktur Eksekutif Pengelolahan Uang BI, Suhaedi, saat di dapuk sebagai Nara sumber dalam acara Pelatihan Wartawan Daerah oleh BI pada Selasa, (21/11), di Hotel Grand Sahid, Jakarta.

Suhaedi menjelaskan, setiap negara memiliki ciri ciri sendiri atas mata uangnya. Begitu juga dengan Negara Indonesia yang menetapkan Rupiah sebagai satu satu alat pembayaran yang sah sebagai simbol kedaulatan.

Oleh karena itu sebagai simbol kedaulatan maka jangan mencoret uang menstempelnya karena akan mempercepat kerusakan uang. "Bentuk kehormatan kita terhadap uang sebagai kedaulatan bangsa yakni dengan merawat uang tersebut agar tidak mudah lusuh," ucap Suhaedi.

Suhaedi juga memaparkan tentang tahapan panjang untuk mencetak mata uang Rupiah. Tahap pertama yaitu, proses perencanaan terlebih dahulu kebutuhan uang yang akan dicetak. Kemudian, dilakukan pencetakan mata uang Rupiah oleh BUMN Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau disingkat Perum Peruri. "Inilah Pabrik satu -satunya yang ditugasi mencetak uang rupiah baik logam maupun kertas, dan lokasi pabriknya di Kabupaten Karawang Jawa Barat," paparnya.

Suhaedi juga menambahkan setelah proses cetak uang maka tahapan terakhir adalah persiapan untuk diedarkan melalui 45 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia. Untuk mempermudah pengedarannya uang rupiah keseluruh penjuru negeri, maka BI bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah setempat.

"Nantinya, Bank inilah yang bertugas sebagai bank pengelolah kas titipan ke 152 titik distrubusi untuk diedarkan ke 500 lebih daerah di Indonesia dan 58 persen beredar di Pulau Jawa," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan jangkauan layanan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Melalui PLBN ini dipastikan di setiap daerah perbatasan tersedia money changer dan ATM uang rupiah. Sehingga seluruh masyarakat di Indonesia hanya dimudahkan untuk bertransaksi dengan uang rupiah.

Sebab, ditengarai ada beberapa daerah yang perbatasan seperti Kalimantan, banyak masyarakat yang bertranksaksi dengan mata uang negara tetangga.

"Kita bangun fasilitasnya, agar lebih mudah mendapatkan uang rupiah serta masyarakat sadar bahwa penggunaan mata uang rupiah hukumnya wajib," ungkap Suhaedi.

Selain itu, Dia juga menekankan agar lebih berdaulat maka segala bentuk transaksi di tanah air Indonesia diwajibkan menggunakan uang Rupiah. Begitu juga dengan promosi untuk iklan produk Umroh. "Janganlah menggunakan istilah mata uang asing, walau pun transaksinya menggunakan rupiah, karena rupiah adalah Simbol Kedaulatan Bangsa yang wajib dijaga," pungkasnya.(oke)

21 Nov 2017 1 comment  

IMG-20171123-WA0013

Kehidupan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari penggunaan uang tunai rupiah untuk memenuhi kebutuhannya. Maka menjadi salah satu tugas Bank Indonesia (BI) untuk menyediakannya kecukupan uang rupiah. Saat ini BI telah mengedarkan 600 Triliun rupiah uang pecahan kertas dan logam, bahkan sekitar 1 Triliunnya merupakan pecahan uang logam yang telah disebarkan ke seluruh nusantara.

Informasi diatas disampaikan oleh Direktur Eksekutif Pengelolahan Uang BI, Suhaedi, saat di dapuk sebagai Nara sumber dalam acara Pelatihan Wartawan Daerah oleh BI pada Selasa, (21/11), di Hotel Grand Sahid, Jakarta.

Suhaedi menjelaskan, setiap negara memiliki ciri ciri sendiri atas mata uangnya. Begitu juga dengan Negara Indonesia yang menetapkan Rupiah sebagai satu satu alat pembayaran yang sah sebagai simbol kedaulatan.

Oleh karena itu sebagai simbol kedaulatan maka jangan mencoret uang menstempelnya karena akan mempercepat kerusakan uang. "Bentuk kehormatan kita terhadap uang sebagai kedaulatan bangsa yakni dengan merawat uang tersebut agar tidak mudah lusuh," ucap Suhaedi.

Suhaedi juga memaparkan tentang tahapan panjang untuk mencetak mata uang Rupiah. Tahap pertama yaitu, proses perencanaan terlebih dahulu kebutuhan uang yang akan dicetak. Kemudian, dilakukan pencetakan mata uang Rupiah oleh BUMN Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau disingkat Perum Peruri. "Inilah Pabrik satu -satunya yang ditugasi mencetak uang rupiah baik logam maupun kertas, dan lokasi pabriknya di Kabupaten Karawang Jawa Barat," paparnya.

Suhaedi juga menambahkan setelah proses cetak uang maka tahapan terakhir adalah persiapan untuk diedarkan melalui 45 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia. Untuk mempermudah pengedarannya uang rupiah keseluruh penjuru negeri, maka BI bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah setempat.

"Nantinya, Bank inilah yang bertugas sebagai bank pengelolah kas titipan ke 152 titik distrubusi untuk diedarkan ke 500 lebih daerah di Indonesia dan 58 persen beredar di Pulau Jawa," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan jangkauan layanan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Melalui PLBN ini dipastikan di setiap daerah perbatasan tersedia money changer dan ATM uang rupiah. Sehingga seluruh masyarakat di Indonesia hanya dimudahkan untuk bertransaksi dengan uang rupiah.

Sebab, ditengarai ada beberapa daerah yang perbatasan seperti Kalimantan, banyak masyarakat yang bertranksaksi dengan mata uang negara tetangga.

"Kita bangun fasilitasnya, agar lebih mudah mendapatkan uang rupiah serta masyarakat sadar bahwa penggunaan mata uang rupiah hukumnya wajib," ungkap Suhaedi.

Selain itu, Dia juga menekankan agar lebih berdaulat maka segala bentuk transaksi di tanah air Indonesia diwajibkan menggunakan uang Rupiah. Begitu juga dengan promosi untuk iklan produk Umroh. "Janganlah menggunakan istilah mata uang asing, walau pun transaksinya menggunakan rupiah, karena rupiah adalah Simbol Kedaulatan Bangsa yang wajib dijaga," pungkasnya.(oke)

1 comment

  • Williemob 08 December 2017

    cialis viagra overnight delivery non prescription tadalafil cialis without prescription farmacia canadiense viagra online pharmacy buy generic viagra india Canadian Online Pharmacy genericacialis20mg.ru health viagra maxifort zimax mexico

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Cloudy

26°C

Probolinggo

Cloudy
Humidity: 85%
Wind: SSW at 17.70 km/h
Tuesday
Scattered thunderstorms
25°C / 27°C
Wednesday
Scattered thunderstorms
25°C / 27°C
Thursday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C
Friday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu