• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

WALIKOTA APRESIASI PETERNAK SAPI PRODUKTIF TAHUN 2017

WALIKOTA APRESIASI PETERNAK SAPI PRODUKTIF TAHUN 2017

Untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo bersama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur meluncurkan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).

Hal itu disampaikan oleh Walikota Probolinggo Rukmini dalam sambutannya saat melakukan launching Upsus Siwab di Pasar Hewan Ternak Jalan Kyai Wira’i Wonoasih, Senin (6/11). "Upsus Siwab mencakup tiga program utama yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) kawin suntik, pemeriksaan kebuntingan dan pemeriksaan reproduksi,” ujarnya.

Program Upsus Siwab ini hasil kerjasama Mentan dengan 4 menteri lainnya, yang ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) Pencanangan Program Upsus Siwab tersebut, dilakukan oleh 4 menteri selain Mentan, di Lamongan beberapa waktu lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Rukmini juga memberikan apresiasi kepada lima terbaik peternak induk sapi dalam rangka Gebyar Upsus Siwab kemarin. Diantaranya Buari dari Kel/ Jrebeng Lor, Samad Kel. Sumbertaman, Suliman Kel. Pakistaji, Siyo Kel. Sumbertaman, dan Suyet Kel. Pohsangit Kidul. “Indikator penilaiannya dilihat dari bentuk kepala, umur, warna bulu, ekor, paha di pelvis, dada di panjang badan, ambing, orwellian badan dan BCS,” terangnya.

Upsus Siwab merupakan program pemerintah untuk percepatan peningkatan populasi sapi baik potong maupun perah, tidak hanya bertujuan mencapai swasembada daging, namun juga susu.

Walikota menyampaikan bahwa Upsus Siwab akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet. 

Untuk mencapai keberhasilan program ini, ada enam hal yang harus dipastikan dan tepat sasaran, yaitu: ketersediaan lahan, menurunnya gangguan reproduksi, ketersediaan semen beku, ketersediaan N2 cair, tenaga inseminator yang kompeten, serta penyelamatan betina produktif. (nea)

07 Nov 2017 3 comments  

WALIKOTA APRESIASI PETERNAK SAPI PRODUKTIF TAHUN 2017

Untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo bersama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur meluncurkan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab).

Hal itu disampaikan oleh Walikota Probolinggo Rukmini dalam sambutannya saat melakukan launching Upsus Siwab di Pasar Hewan Ternak Jalan Kyai Wira’i Wonoasih, Senin (6/11). "Upsus Siwab mencakup tiga program utama yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) kawin suntik, pemeriksaan kebuntingan dan pemeriksaan reproduksi,” ujarnya.

Program Upsus Siwab ini hasil kerjasama Mentan dengan 4 menteri lainnya, yang ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) Pencanangan Program Upsus Siwab tersebut, dilakukan oleh 4 menteri selain Mentan, di Lamongan beberapa waktu lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Rukmini juga memberikan apresiasi kepada lima terbaik peternak induk sapi dalam rangka Gebyar Upsus Siwab kemarin. Diantaranya Buari dari Kel/ Jrebeng Lor, Samad Kel. Sumbertaman, Suliman Kel. Pakistaji, Siyo Kel. Sumbertaman, dan Suyet Kel. Pohsangit Kidul. “Indikator penilaiannya dilihat dari bentuk kepala, umur, warna bulu, ekor, paha di pelvis, dada di panjang badan, ambing, orwellian badan dan BCS,” terangnya.

Upsus Siwab merupakan program pemerintah untuk percepatan peningkatan populasi sapi baik potong maupun perah, tidak hanya bertujuan mencapai swasembada daging, namun juga susu.

Walikota menyampaikan bahwa Upsus Siwab akan memaksimalkan potensi sapi indukan di dalam negeri untuk dapat terus menghasilkan pedet. 

Untuk mencapai keberhasilan program ini, ada enam hal yang harus dipastikan dan tepat sasaran, yaitu: ketersediaan lahan, menurunnya gangguan reproduksi, ketersediaan semen beku, ketersediaan N2 cair, tenaga inseminator yang kompeten, serta penyelamatan betina produktif. (nea)

3 comments

  • Elsa 10 November 2017

    Ꮤow! This blog looks exactly like my old one! It'ѕ on a completely ɗifferent topic but it has pretty much the sɑme page layoᥙt and design. Great choice оf colors!

  • Elsa 10 November 2017

    Ꮤow! This blog looks exactly like my old one! It'ѕ on a completely ɗifferent topic but it has pretty much the sɑme page layoᥙt and design. Great choice оf colors!

  • Elsa 10 November 2017

    Ꮤow! This blog looks exactly like my old one! It'ѕ on a completely ɗifferent topic but it has pretty much the sɑme page layoᥙt and design. Great choice оf colors!

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Scattered thunderstorms

28°C

Probolinggo

Scattered thunderstorms
Humidity: 77%
Wind: NE at 11.27 km/h
Monday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Tuesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Wednesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Thursday
Thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu