• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

Jokowi-JK Minta Kepala Daerah Fokus Bangun Daerah

 

JAKARTA- Memasuki tahun ke-4 Pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Jusuf Kalla diadakan Rapat Kerja Pemerintah (RKP). Dimana Para Kepala Daerah mendengarkan arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, (24/10)

Sebelum mendengar arahan Presiden, para Kepala Daerah menyimak paparan singkat dari 3 (tiga) Menteri Koordinator, yakni Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Menteri Koordinator Bidang PMK.

Plt Gubernur Rohidin Mersyah menjelaskan dalam pertemuan tersebut, Presiden menginstruksikan bahwa dalam pengalokasian penggunaan anggaran harus fokus agar dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah maupun pengendalian inflasi, sehingga tidak lagi menggunakan pola penyebaran anggaran setiap OPD dengan nilai rata-rata. 

"Presiden minta Pola penyebaran anggaran diubah, tidak lagi langsung dibagi ke dinas- dinas seperti sekarang. Namun harus dibagi, sekian persen untuk infrastruktur, kebutuhan dasar, dan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Plt Gubernur sesaat setelah mendengar paparan dalam rapat kerja bersama Presiden. 

Selain itu, Presiden meminta harmonisasi antar stake holder terkait di daerah harus terus dijaga supaya terjalin komunikasi yang baik antar setiap lini, hal ini untuk menciptakan suasana daerah agar tetap kondusif. 

"Bangun suasana kondusif dalam daerah, dengan pola komunikasi yang baik. Hal tersebut guna menunjang kemajuan pembangunan di daerah," ungkap Rohidin.

Untuk Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat akan diadakan rapat khusus, membahas bagaimana perkembangan ekonomi Bengkulu. Dimana beberapa waktu lalu sudah dilakukan koordinasi ke beberapa Kementerian seperti Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM. 

"Rapat khusus akan dilakukan dengan beberapa Kementerian terkait yang membahas perkembangan ekonomi Bengkulu kedepan," pungkasnya

RKP diadakan dalam setiap tahun sebagai upaya pemerintah untuk mengonsolidasikan seluruh kepala daerah dalam rangka menyukseskan program pembangunan.

Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Para Menteri Koordinator, Menteri Kabinet kerja, serta 576 Kepala Daerah Se-Indonesia, Gubernur dan Bupati/Walikota. (Dimas-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)

 

25 Oct 2017 0 comment  
 

JAKARTA- Memasuki tahun ke-4 Pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Jusuf Kalla diadakan Rapat Kerja Pemerintah (RKP). Dimana Para Kepala Daerah mendengarkan arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, (24/10)

Sebelum mendengar arahan Presiden, para Kepala Daerah menyimak paparan singkat dari 3 (tiga) Menteri Koordinator, yakni Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Menteri Koordinator Bidang PMK.

Plt Gubernur Rohidin Mersyah menjelaskan dalam pertemuan tersebut, Presiden menginstruksikan bahwa dalam pengalokasian penggunaan anggaran harus fokus agar dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah maupun pengendalian inflasi, sehingga tidak lagi menggunakan pola penyebaran anggaran setiap OPD dengan nilai rata-rata. 

"Presiden minta Pola penyebaran anggaran diubah, tidak lagi langsung dibagi ke dinas- dinas seperti sekarang. Namun harus dibagi, sekian persen untuk infrastruktur, kebutuhan dasar, dan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Plt Gubernur sesaat setelah mendengar paparan dalam rapat kerja bersama Presiden. 

Selain itu, Presiden meminta harmonisasi antar stake holder terkait di daerah harus terus dijaga supaya terjalin komunikasi yang baik antar setiap lini, hal ini untuk menciptakan suasana daerah agar tetap kondusif. 

"Bangun suasana kondusif dalam daerah, dengan pola komunikasi yang baik. Hal tersebut guna menunjang kemajuan pembangunan di daerah," ungkap Rohidin.

Untuk Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat akan diadakan rapat khusus, membahas bagaimana perkembangan ekonomi Bengkulu. Dimana beberapa waktu lalu sudah dilakukan koordinasi ke beberapa Kementerian seperti Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM. 

"Rapat khusus akan dilakukan dengan beberapa Kementerian terkait yang membahas perkembangan ekonomi Bengkulu kedepan," pungkasnya

RKP diadakan dalam setiap tahun sebagai upaya pemerintah untuk mengonsolidasikan seluruh kepala daerah dalam rangka menyukseskan program pembangunan.

Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Para Menteri Koordinator, Menteri Kabinet kerja, serta 576 Kepala Daerah Se-Indonesia, Gubernur dan Bupati/Walikota. (Dimas-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)

 

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Scattered thunderstorms

28°C

Probolinggo

Scattered thunderstorms
Humidity: 77%
Wind: NE at 11.27 km/h
Monday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Tuesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Wednesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Thursday
Thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu