• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

PERINGATI HARI PANGAN KE 37, WALIKOTA AJAK MASYARAKAT LAKUKAN DIVERSIFIKASI PANGAN LEWAT UMBI-UMBIAN DAN SAYUR

IMG 20171030 WA0001

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke XXXVII Tingkat Kota Probolinggo digelar bersamaan dengan agenda Pencanangan Kembali Diversifikasi Pangan Dengan Gerakan One Day No Rice di Kota Probolinggo Tahun 2017, yang dilaksanakan di Gedung Widya Harja di kawasan Pandjaitan, Senin (30/10).

Agenda itu dibuka secara resmi oleh Walikota Probolinggo Rukmini dengan menabuh gong didampingi para Asisten. Tampak hadir pula Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo serta Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan Karangkitri se Kota Probolinggo.

Peringatan HPS kali ini menurut Sukarning Yuliastuti selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo, dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama dan membangun koordinasi fungsional yang efektif dengan melibatkan komponen pemerintah dan masyarakat dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan daerah. “Memotivasi para pemangku kepentingan ketahanan pangan berkelanjutan dalam pembangunan ketahanan pangan sekaligus mengkomunikasikan hasil-hasilnya pada masyarakat,” katanya.

Selain meresmikan peringatan HPS ke 37, Walikota Rukmini juga berkesempatan memberikan trophy penghargaan kepada para pemenang lomba KRPL / Karangkitri  yang dilaksanakan. (selengkapnya lihat tabel) 

Rukmini mengatakan, ada dua persoalan dalam menghadapi tantangan produksi dan kesejahteraan petani. Yang pertama lahan produksi yang perlahan mulai berkurang dan adanya perubahan iklim. Kedua, tantangan akan serangan hama dan teknologi. Untuk itu, kata Rukmini, Pemkot terus mendorong pengembangan komoditas pangan selain beras dan mengembangkan sisi pengolahan seperti citarasa dan kemasan sebuah produk. 

Karenanya ia mengajak masyarakat untuk melakukan diversifikasi pangan. Artinya masyarakat didorong untuk mengonsumsi panganan non terigu atau beras, seperti umbi-umbian dan sayur. Dimana menurutnya, gizi yang dihasilkan juga tidak kalah baiknya dan dapat dibuat berbagai menu harian. “Jadi gak monoton pas dikonsumsi,” tuturnya. (nea)
 
NO KATEGORI LOMBA JUARA PEMENANG
1 Kategori Lestari (< 2015) Juara I Karangkitri Kel. Jrebeng Wetan
Juara II Karangkitri Kel. Ketapang
Juara III KRPL Jrebeng Kulon
2 Kategori Pemula (2016) Juara I Karangkitri Pakistaji
Juara II Karangkitri Kel. Pilang
Juara III Karangkitri Kel. Kanigaran
Juara Harapan I Karangkitri Kel. Kebonsari Kulon
Juara Harapan II Karangkitri Kel.Sukabumi
Juara Harapan III KRPL Jrebeng Wetan
3 Kategori Perintis (2017) Juara I KRPL Kel. Kanigaran
Juara II KRPL Kel. Triwung Kidul
Juara III KRPL Kel. Curahgrinting
30 Oct 2017 0 comment  

IMG 20171030 WA0001

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke XXXVII Tingkat Kota Probolinggo digelar bersamaan dengan agenda Pencanangan Kembali Diversifikasi Pangan Dengan Gerakan One Day No Rice di Kota Probolinggo Tahun 2017, yang dilaksanakan di Gedung Widya Harja di kawasan Pandjaitan, Senin (30/10).

Agenda itu dibuka secara resmi oleh Walikota Probolinggo Rukmini dengan menabuh gong didampingi para Asisten. Tampak hadir pula Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo serta Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan Karangkitri se Kota Probolinggo.

Peringatan HPS kali ini menurut Sukarning Yuliastuti selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Probolinggo, dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama dan membangun koordinasi fungsional yang efektif dengan melibatkan komponen pemerintah dan masyarakat dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan daerah. “Memotivasi para pemangku kepentingan ketahanan pangan berkelanjutan dalam pembangunan ketahanan pangan sekaligus mengkomunikasikan hasil-hasilnya pada masyarakat,” katanya.

Selain meresmikan peringatan HPS ke 37, Walikota Rukmini juga berkesempatan memberikan trophy penghargaan kepada para pemenang lomba KRPL / Karangkitri  yang dilaksanakan. (selengkapnya lihat tabel) 

Rukmini mengatakan, ada dua persoalan dalam menghadapi tantangan produksi dan kesejahteraan petani. Yang pertama lahan produksi yang perlahan mulai berkurang dan adanya perubahan iklim. Kedua, tantangan akan serangan hama dan teknologi. Untuk itu, kata Rukmini, Pemkot terus mendorong pengembangan komoditas pangan selain beras dan mengembangkan sisi pengolahan seperti citarasa dan kemasan sebuah produk. 

Karenanya ia mengajak masyarakat untuk melakukan diversifikasi pangan. Artinya masyarakat didorong untuk mengonsumsi panganan non terigu atau beras, seperti umbi-umbian dan sayur. Dimana menurutnya, gizi yang dihasilkan juga tidak kalah baiknya dan dapat dibuat berbagai menu harian. “Jadi gak monoton pas dikonsumsi,” tuturnya. (nea)
 
NO KATEGORI LOMBA JUARA PEMENANG
1 Kategori Lestari (< 2015) Juara I Karangkitri Kel. Jrebeng Wetan
Juara II Karangkitri Kel. Ketapang
Juara III KRPL Jrebeng Kulon
2 Kategori Pemula (2016) Juara I Karangkitri Pakistaji
Juara II Karangkitri Kel. Pilang
Juara III Karangkitri Kel. Kanigaran
Juara Harapan I Karangkitri Kel. Kebonsari Kulon
Juara Harapan II Karangkitri Kel.Sukabumi
Juara Harapan III KRPL Jrebeng Wetan
3 Kategori Perintis (2017) Juara I KRPL Kel. Kanigaran
Juara II KRPL Kel. Triwung Kidul
Juara III KRPL Kel. Curahgrinting

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Scattered thunderstorms

28°C

Probolinggo

Scattered thunderstorms
Humidity: 77%
Wind: NE at 11.27 km/h
Monday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Tuesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Wednesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Thursday
Thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu