• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

OCA Optimistis Indonesia Sukses Jadi Tuan Rumah Asian Games 2018

 

Jakarta - Presiden Joko Widodo pagi ini, (16/10), menerima Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah beserta delegasinya di Istana Merdeka, Jakarta.

Kedatangan delegasi OCA ini merupakan rangkaian kegiatan OCA untuk mengetahui persiapan yang dilakukan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. 

Sebagaimana diketahui, untuk tahun 2018, Indonesia telah ditunjuk sebagai tuan rumah di mana Jakarta dan Palembang merupakan kota penyelenggara ajang olahraga empat tahunan se-Asia tersebut.

Ditemui usai pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan delegasi OCA, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mengatakan bahwa pihak OCA merasa optimistis dengan persiapan yang dilakukan Indonesia kali ini.

Sebelumnya Indonesia juga pernah dipercaya untuk menyelenggarakan Asian Games pada tahun 1962 lalu.
"Mereka (OCA) optimistis dan akan datang lagi tahun depan untuk melihat hal-hal yang sudah kita lakukan. Sampai dengan saat ini tidak ada hal yang menjadi permasalahan," ujar Puan.

Berbagai persiapan terus dilakukan oleh pemerintah untuk menyukseskan Asian Games 2018 ini. Salah satunya ialah mengenai pembangunan infrastruktur pendukung seperti sarana bagi para atlet, renovasi venue pertandingan, dan yang tak kalah pentingnya ialah sarana transportasi untuk mendukung mobilitas para atlet.

Namun, pemerintah tentunya berharap bahwa suksesnya acara itu nantinya turut diikuti dengan prestasi yang ditunjukkan Indonesia dalam ajang tersebut.

"Karenanya, kita akan melakukan pertemuan teknis berkaitan dengan bagaimana kerja sama antara pihak OCA dengan kita sehingga tidak menemui masalah dalam hal itu (peningkatan prestasi)," ucapnya.

Selain itu, pemerintah berharap agar pihak OCA dapat turut mempromosikan Asian Games 2018 sehingga seluruh anggota yang terafiliasi dalam OCA dapat bergabung pada gelaran kali ini.

"Kita meminta agar Presiden OCA ikut mempromosikan Asian Games 2018 ke dunia internasional. Yang diperlukan adalah bagaimana ke-45 negara yang nantinya akan hadir dalam Asian Games untuk bisa berperan serta menyukseskan Asian Games tahun 2018," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, pemerintah Indonesia juga menyatakan kesiapannya untuk dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga lainnya. Adapun target kompetisi yang dituju ialah FIBA Basketball World Cup 2023 di mana Indonesia berharap dapat menjadi tuan rumah bersama dengan Filipina dan Jepang.

Saat ini, Indonesia (bersama Filipina dan Jepang) bersaing ketat dengan Rusia, Turki, dan Argentina-Uruguay dalam upayanya menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut.

"Insyaallah kalau nanti dalam Asian Games 2018 semua sukses itu bisa tercapai, kita berkeinginan bahwa tahun 2023 kita bisa ikut Basketball World Cup sebagai tuan rumah bersama Filipina dan Jepang. Selain itu, kalau kita bisa, kita juga dimungkinkan untuk ikut Olimpiade 2030," Puan menjelaskan.

 
16 Oct 2017 0 comment  
 

Jakarta - Presiden Joko Widodo pagi ini, (16/10), menerima Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah beserta delegasinya di Istana Merdeka, Jakarta.

Kedatangan delegasi OCA ini merupakan rangkaian kegiatan OCA untuk mengetahui persiapan yang dilakukan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. 

Sebagaimana diketahui, untuk tahun 2018, Indonesia telah ditunjuk sebagai tuan rumah di mana Jakarta dan Palembang merupakan kota penyelenggara ajang olahraga empat tahunan se-Asia tersebut.

Ditemui usai pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan delegasi OCA, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mengatakan bahwa pihak OCA merasa optimistis dengan persiapan yang dilakukan Indonesia kali ini.

Sebelumnya Indonesia juga pernah dipercaya untuk menyelenggarakan Asian Games pada tahun 1962 lalu.
"Mereka (OCA) optimistis dan akan datang lagi tahun depan untuk melihat hal-hal yang sudah kita lakukan. Sampai dengan saat ini tidak ada hal yang menjadi permasalahan," ujar Puan.

Berbagai persiapan terus dilakukan oleh pemerintah untuk menyukseskan Asian Games 2018 ini. Salah satunya ialah mengenai pembangunan infrastruktur pendukung seperti sarana bagi para atlet, renovasi venue pertandingan, dan yang tak kalah pentingnya ialah sarana transportasi untuk mendukung mobilitas para atlet.

Namun, pemerintah tentunya berharap bahwa suksesnya acara itu nantinya turut diikuti dengan prestasi yang ditunjukkan Indonesia dalam ajang tersebut.

"Karenanya, kita akan melakukan pertemuan teknis berkaitan dengan bagaimana kerja sama antara pihak OCA dengan kita sehingga tidak menemui masalah dalam hal itu (peningkatan prestasi)," ucapnya.

Selain itu, pemerintah berharap agar pihak OCA dapat turut mempromosikan Asian Games 2018 sehingga seluruh anggota yang terafiliasi dalam OCA dapat bergabung pada gelaran kali ini.

"Kita meminta agar Presiden OCA ikut mempromosikan Asian Games 2018 ke dunia internasional. Yang diperlukan adalah bagaimana ke-45 negara yang nantinya akan hadir dalam Asian Games untuk bisa berperan serta menyukseskan Asian Games tahun 2018," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, pemerintah Indonesia juga menyatakan kesiapannya untuk dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga lainnya. Adapun target kompetisi yang dituju ialah FIBA Basketball World Cup 2023 di mana Indonesia berharap dapat menjadi tuan rumah bersama dengan Filipina dan Jepang.

Saat ini, Indonesia (bersama Filipina dan Jepang) bersaing ketat dengan Rusia, Turki, dan Argentina-Uruguay dalam upayanya menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut.

"Insyaallah kalau nanti dalam Asian Games 2018 semua sukses itu bisa tercapai, kita berkeinginan bahwa tahun 2023 kita bisa ikut Basketball World Cup sebagai tuan rumah bersama Filipina dan Jepang. Selain itu, kalau kita bisa, kita juga dimungkinkan untuk ikut Olimpiade 2030," Puan menjelaskan.

 

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Scattered thunderstorms

28°C

Probolinggo

Scattered thunderstorms
Humidity: 77%
Wind: NE at 11.27 km/h
Monday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Tuesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Wednesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Thursday
Thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu