• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

Targetkan Perekaman e-KTP Tuntas Bulan Desember

“Perekaman e-KTP di Jawa Timur sudah 97 persen, kurang 3 persen lagi. 3 persennya Jawa Timur ini sama dengan 1 juta jiwa. Mari fokuskan di perekaman dengan cakupan akta kelahiran, kalau penduduknya tidak ada (meninggal dunia) segera kita bersihkan. Segera turun ke SMA-SMA, kampung-kampung, kita sisir jemput bola. Karena mencari 3 persen ini lebih sulit dari pada 97 persen,” tegas Dirjen Adminduk Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrulloh, Senin (9/10) malam di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo.

Dirjen Zudan menyampaikan itu saat pembukaan rapat forum komunikasi pencatatan sipil kabupaten/kota se-Jawa Timur, yang digelar di Kota Probolinggo, mulai 10-12 Oktober. Menurutnya, sudah banyak yang telah dilakukan oleh pemerintah terkait perekaman dan penerbitan e-KTP. “Doa-nya mari kita tambah,” tuturnya.

Berdasarkan data Direktorat Jendral Adminduk, progres akta kelahiran (mulai Juli – Oktober) laporan daerah sebesar 82,5 persen. Untuk mencapai target 85 persen tinggal memenuhi 2,3 persen selama Oktober – Desember mendatang. Zudan juga melaporkan kepada Mendagri, bahwa seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur sudah memberlakukan layanan 3in1.

Zudan menambahkan, pemerintah telah bekerjasama dengan beberapa lembaga dan perusahaan dalam pemanfaatan data kependudukan untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintahan. Data selular dari provider akan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pendataan itu akan berlangsung hingga Februari 2018. “Mari terus bergerak untuk memberi inovasi layanan kepada masyarakat. Rubah tradiri agar masyarakat terlayani dengan baik,” ungkap Dirjen bergelar profesor tersebut.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Siti Nurahmi menekankan percepatan pencatatan akta kelahiran targetnya 85 persen, dalam pencapaian target tersebut perlu menyatukan visi misi di kabupaten/kota di Jawa Timur. Disamping Kemendagri telah membuat regulasi sebagai pedoman penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Dalam forum dibahas tentang pemahaman bagaimana kiat peningkatan pencatatan akta kelahiran, batas waktu penanggungjawab mutlak akta kelahiran dan konversi data kependudukan manual ke SIAK (Sistem Administrasi Kependudukan).

“Capil menerbitkan dokumen akta kelahiran, akta ini adalah wujud pengakuan Negara atas kelahiran anak. Prosedur pengurusan akta harus mudah, cepat dan gratis. Forum ini merupakan sarana untuk bertanya ke Kemendagri dari berbagai masalah yang muncul di kabupaten/kota,” ujar Siti, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur.

Pembukaan rakor ini dihadiri 38 Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil se-Jawa Timur, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Probolinggo. Selanjutnya rakor tersebut digelar di Bromo Park Hotel. (famydecta/humas)

12 Oct 2017 0 comment  

“Perekaman e-KTP di Jawa Timur sudah 97 persen, kurang 3 persen lagi. 3 persennya Jawa Timur ini sama dengan 1 juta jiwa. Mari fokuskan di perekaman dengan cakupan akta kelahiran, kalau penduduknya tidak ada (meninggal dunia) segera kita bersihkan. Segera turun ke SMA-SMA, kampung-kampung, kita sisir jemput bola. Karena mencari 3 persen ini lebih sulit dari pada 97 persen,” tegas Dirjen Adminduk Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrulloh, Senin (9/10) malam di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo.

Dirjen Zudan menyampaikan itu saat pembukaan rapat forum komunikasi pencatatan sipil kabupaten/kota se-Jawa Timur, yang digelar di Kota Probolinggo, mulai 10-12 Oktober. Menurutnya, sudah banyak yang telah dilakukan oleh pemerintah terkait perekaman dan penerbitan e-KTP. “Doa-nya mari kita tambah,” tuturnya.

Berdasarkan data Direktorat Jendral Adminduk, progres akta kelahiran (mulai Juli – Oktober) laporan daerah sebesar 82,5 persen. Untuk mencapai target 85 persen tinggal memenuhi 2,3 persen selama Oktober – Desember mendatang. Zudan juga melaporkan kepada Mendagri, bahwa seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur sudah memberlakukan layanan 3in1.

Zudan menambahkan, pemerintah telah bekerjasama dengan beberapa lembaga dan perusahaan dalam pemanfaatan data kependudukan untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintahan. Data selular dari provider akan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pendataan itu akan berlangsung hingga Februari 2018. “Mari terus bergerak untuk memberi inovasi layanan kepada masyarakat. Rubah tradiri agar masyarakat terlayani dengan baik,” ungkap Dirjen bergelar profesor tersebut.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Siti Nurahmi menekankan percepatan pencatatan akta kelahiran targetnya 85 persen, dalam pencapaian target tersebut perlu menyatukan visi misi di kabupaten/kota di Jawa Timur. Disamping Kemendagri telah membuat regulasi sebagai pedoman penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Dalam forum dibahas tentang pemahaman bagaimana kiat peningkatan pencatatan akta kelahiran, batas waktu penanggungjawab mutlak akta kelahiran dan konversi data kependudukan manual ke SIAK (Sistem Administrasi Kependudukan).

“Capil menerbitkan dokumen akta kelahiran, akta ini adalah wujud pengakuan Negara atas kelahiran anak. Prosedur pengurusan akta harus mudah, cepat dan gratis. Forum ini merupakan sarana untuk bertanya ke Kemendagri dari berbagai masalah yang muncul di kabupaten/kota,” ujar Siti, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur.

Pembukaan rakor ini dihadiri 38 Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil se-Jawa Timur, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Probolinggo. Selanjutnya rakor tersebut digelar di Bromo Park Hotel. (famydecta/humas)

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Scattered thunderstorms

28°C

Probolinggo

Scattered thunderstorms
Humidity: 77%
Wind: NE at 11.27 km/h
Monday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Tuesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Wednesday
Thunderstorms
25°C / 28°C
Thursday
Thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu