• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

Tanggapan Wali Kota Atas PU Fraksi DPRD

dewwanSetelah sebelumnya, Jum’at (18/8) wali kota menyampaikan nota penjelasan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Probolinggo Tahun 2016. Kemarin (21/8) tiba saatnya wali kota menjawab pemandangan umum fraksi – fraksi terhadap pembahasan raperda.  

Wali Kota Probolinggo Rukmini mengatakan melalui tanggapan, imbauan, saran dan permintaan penjelasan tersebut. Ia mengaku merasa makin mendapat dorongan dan semangat dalam menjalankan tugas – tugas pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Rukmini menjelaskan terkait tidak tercapainya penyerapan anggaran belanja secara maksimal pada tahun 2016 yakni anggaran belanja daerah sebesar 80,75 persen. Hal ini sebagian terbesar berasal dari anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum.

Rukmini juga menjelaskan terkait belanja modal  Dinas Pendidikan yang hanya tercapai sebesar  17,10% pada fungsi urusan wajib pendidikan. Dan, dapat dijelaskan bahwa sebagian besar anggaran belanja modal pada urusan wajib bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dan insentif daerah (DID) yang dalam pelaksanaannya diatur tersendiri berdasarkan petunjuk teknis. 

“Bukan tanpa alasan keterlambatan turunnya juknis memang tidak dapat dipungkiri merupakan faktor penyebab utama diluar kendali pemerintah daerah, dimana jika terdapat SILPA, perlu adanya penyesuaian penganggaran yang sedianya harus dilakukan melalui mekanisme APBD pada tahun anggaran berikutnya,” jelas wali kota. 

Hal ini, lanjut Rukmini, berakibat belanja modal pada program/kegiatan pekerjaan fisik, sebagian besar dimungkinkan tidak terealisasi karena waktu untuk pelaksanaan pekerjaan tidak mencukupi. 

“Belum maksimalnya realisasi anggaran belanja terdapat faktor – faktor lainnya yaitu efisiensi dari pelaksanaan kegiatan masing – masing OPD yang secara keseluruhan jumlahnya cukup signifikan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Rukmini mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setulus – tulusnya karena semua fraksi telah menyatakan persetujuannya terhadap rancangan peraturan daerah untuk dibahas lebih lanjut melalui mekanisme berikutnya.

Rapat paripurna di ruang sidang utama yang dipimpin oleh Wakil  Ketua DPRD Zulfikar Himawan  ini dihadiri oleh 24 anggota DPRD, para kepala OPD, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. (mita/humas)

22 Aug 2017 1 comment  

dewwanSetelah sebelumnya, Jum’at (18/8) wali kota menyampaikan nota penjelasan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Probolinggo Tahun 2016. Kemarin (21/8) tiba saatnya wali kota menjawab pemandangan umum fraksi – fraksi terhadap pembahasan raperda.  

Wali Kota Probolinggo Rukmini mengatakan melalui tanggapan, imbauan, saran dan permintaan penjelasan tersebut. Ia mengaku merasa makin mendapat dorongan dan semangat dalam menjalankan tugas – tugas pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Rukmini menjelaskan terkait tidak tercapainya penyerapan anggaran belanja secara maksimal pada tahun 2016 yakni anggaran belanja daerah sebesar 80,75 persen. Hal ini sebagian terbesar berasal dari anggaran belanja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum.

Rukmini juga menjelaskan terkait belanja modal  Dinas Pendidikan yang hanya tercapai sebesar  17,10% pada fungsi urusan wajib pendidikan. Dan, dapat dijelaskan bahwa sebagian besar anggaran belanja modal pada urusan wajib bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dan insentif daerah (DID) yang dalam pelaksanaannya diatur tersendiri berdasarkan petunjuk teknis. 

“Bukan tanpa alasan keterlambatan turunnya juknis memang tidak dapat dipungkiri merupakan faktor penyebab utama diluar kendali pemerintah daerah, dimana jika terdapat SILPA, perlu adanya penyesuaian penganggaran yang sedianya harus dilakukan melalui mekanisme APBD pada tahun anggaran berikutnya,” jelas wali kota. 

Hal ini, lanjut Rukmini, berakibat belanja modal pada program/kegiatan pekerjaan fisik, sebagian besar dimungkinkan tidak terealisasi karena waktu untuk pelaksanaan pekerjaan tidak mencukupi. 

“Belum maksimalnya realisasi anggaran belanja terdapat faktor – faktor lainnya yaitu efisiensi dari pelaksanaan kegiatan masing – masing OPD yang secara keseluruhan jumlahnya cukup signifikan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Rukmini mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setulus – tulusnya karena semua fraksi telah menyatakan persetujuannya terhadap rancangan peraturan daerah untuk dibahas lebih lanjut melalui mekanisme berikutnya.

Rapat paripurna di ruang sidang utama yang dipimpin oleh Wakil  Ketua DPRD Zulfikar Himawan  ini dihadiri oleh 24 anggota DPRD, para kepala OPD, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. (mita/humas)

1 comment

  • Maura 12 September 2017

    Hello, i thіnk that i saw you visited my website so i came to гeturn the want?.I am trying to find issues to enhance
    my web site!I guess its good enough to make usе of some of your ideas!!

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Mostly sunny

32°C

Probolinggo

Mostly sunny
Humidity: 45%
Wind: SSE at 22.53 km/h
Sunday
Partly cloudy
25°C / 33°C
Monday
Partly cloudy
25°C / 33°C
Tuesday
Partly cloudy
26°C / 32°C
Wednesday
Scattered thunderstorms
26°C / 32°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu