• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

SERAP ASPIRASI ANAK DALAM PEMBANGUNAN

IMG 20170201 WA0021

 

Ratusan pelajar Kota Probolinggo ikuti Sarasehan Anak Merencanakan Pembangunan di Puri Manggala Bhakti, Senin (30/1) lalu.Sarasehan itu digelar agar anak-anak mendapat kesempatan yang sama dalam perencanaan pembangunan di berbagai sektor di wilayah kota yang dikenal dengan ikon seribu tamannya itu.

Perencanaan pembangunan partisipatif merupakan pola pendekatan perencanaan masyarakat, baik sebagai obyek maupun subyek pembangunan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali anak-anak. “Sehingga hasil pembangunan yang dihasilkan bakal sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan,” Ujar Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Probolinggo, Hery Astuti pada Suara Kota.

Menurutnya, saat ini proses perencanaan pembangunan di daerah didominasi oleh orang dewasa dalam menyalurkan aspirasinya dan menentukan kebutuhan aspirasinya dalam segala bidang.

“Selama ini kan hak-hak anak untuk mendapatkan ruang yang luas untuk anak beraktifitas, memiliki lingkungan yang bersih dan dapat berjalan-jalan dengan aman di sekitar lingkungan mereka, terkesan diabaikan. (Pemerintah Kota Probolinggo, red.) sangat menaruh perhatian pada penciptaan lingkungan yang aman dan nyaman. Salah satunya kami memanfaatkan anak-anak untuk dapat menyampaikan pendapatnya, apa sih dan bagaimana pembangunan seperti apa yang diinginkan,” terangnya.

Sementara itu, maksud dan tujuan diselenggarakannya sarasehan anak adalah memberikan pemahaman kepada anak-anak terkait siklus perencanaan pembangunan sekaligus memberi kesempatan kepada mereka agar dapat menyalurkan aspirasinya terhadap berbagai permasalahan yang ada di Kota Probolinggo dan bagaimana solusi pemecahannya.

Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, yang membuka langsung sarasehan pagi itu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemkot merasa perlu mendengarkan aspirasi anak-anak dalam pembangunan. Karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan pembangunan di masa yang akan datang.

Dimana, lanjut Walikota Rukmini, dengan dilibatkannya anak-anak, mereka bisa menyampaikan suaranya, aspirasi nya, apa yang menjadi keinginannya sejak dini. Apalagi, lanjutnya, anak-anak merupakan sarana pembangunan.

“Saya doakan kalian menjadi anak yang selamat, yang bener. Bisa melanjutkan kami-kami ini menjadi penerus kami yang bisa dibanggakan,” harap Rukmini.

Hj. Rukmini mengatakan, kebijakan tentang anak diwilayahnya telah dirumuskan Perwali No. 36 Tahun 2013 tentang Kebijakan Kota Layak Anak. “Sejalan dengan hal itu, pelibatan anak-anak dalam proses pembangunan, agenda RAD-KLA (Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak, red.) bisa dilaksanakan semua instansi. Semoga secara berkelanjutan, kota kita tercinta sebagai kota layak anak benar-benar terwujud,” harapnya.

Pelibatan anak dalam perencanaan pembangunan itu, dihadiri pula Sekretaris Daerah Johny Hariyanto, para asisten, para kepala satker, Dewan Perwakilan Anak dan Forum Anak Kota Probolinggo.

Walikota Rukmini juga sempat menyentil tentang keberadaan Taman Maramis yang realitanya di lapangan melenceng dari apa yang diharapkan. Taman tersebut kerap disalahgunakan oleh warga untuk berbuat mesum. “Miris lihatnya. Laki-laki dan perempuan berdua-duaan, malah gak cuma remaja, yang sudah berumurpun ngisin-isin’i. Kalo nemuin yang seperti itu, jangan segan-segan untuk diawasi bahkan dilaporkan ya,” pesannya. (nea)

31 Jan 2017 0 comment  

IMG 20170201 WA0021

 

Ratusan pelajar Kota Probolinggo ikuti Sarasehan Anak Merencanakan Pembangunan di Puri Manggala Bhakti, Senin (30/1) lalu.Sarasehan itu digelar agar anak-anak mendapat kesempatan yang sama dalam perencanaan pembangunan di berbagai sektor di wilayah kota yang dikenal dengan ikon seribu tamannya itu.

Perencanaan pembangunan partisipatif merupakan pola pendekatan perencanaan masyarakat, baik sebagai obyek maupun subyek pembangunan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Tak terkecuali anak-anak. “Sehingga hasil pembangunan yang dihasilkan bakal sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan,” Ujar Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Probolinggo, Hery Astuti pada Suara Kota.

Menurutnya, saat ini proses perencanaan pembangunan di daerah didominasi oleh orang dewasa dalam menyalurkan aspirasinya dan menentukan kebutuhan aspirasinya dalam segala bidang.

“Selama ini kan hak-hak anak untuk mendapatkan ruang yang luas untuk anak beraktifitas, memiliki lingkungan yang bersih dan dapat berjalan-jalan dengan aman di sekitar lingkungan mereka, terkesan diabaikan. (Pemerintah Kota Probolinggo, red.) sangat menaruh perhatian pada penciptaan lingkungan yang aman dan nyaman. Salah satunya kami memanfaatkan anak-anak untuk dapat menyampaikan pendapatnya, apa sih dan bagaimana pembangunan seperti apa yang diinginkan,” terangnya.

Sementara itu, maksud dan tujuan diselenggarakannya sarasehan anak adalah memberikan pemahaman kepada anak-anak terkait siklus perencanaan pembangunan sekaligus memberi kesempatan kepada mereka agar dapat menyalurkan aspirasinya terhadap berbagai permasalahan yang ada di Kota Probolinggo dan bagaimana solusi pemecahannya.

Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, yang membuka langsung sarasehan pagi itu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemkot merasa perlu mendengarkan aspirasi anak-anak dalam pembangunan. Karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan pembangunan di masa yang akan datang.

Dimana, lanjut Walikota Rukmini, dengan dilibatkannya anak-anak, mereka bisa menyampaikan suaranya, aspirasi nya, apa yang menjadi keinginannya sejak dini. Apalagi, lanjutnya, anak-anak merupakan sarana pembangunan.

“Saya doakan kalian menjadi anak yang selamat, yang bener. Bisa melanjutkan kami-kami ini menjadi penerus kami yang bisa dibanggakan,” harap Rukmini.

Hj. Rukmini mengatakan, kebijakan tentang anak diwilayahnya telah dirumuskan Perwali No. 36 Tahun 2013 tentang Kebijakan Kota Layak Anak. “Sejalan dengan hal itu, pelibatan anak-anak dalam proses pembangunan, agenda RAD-KLA (Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak, red.) bisa dilaksanakan semua instansi. Semoga secara berkelanjutan, kota kita tercinta sebagai kota layak anak benar-benar terwujud,” harapnya.

Pelibatan anak dalam perencanaan pembangunan itu, dihadiri pula Sekretaris Daerah Johny Hariyanto, para asisten, para kepala satker, Dewan Perwakilan Anak dan Forum Anak Kota Probolinggo.

Walikota Rukmini juga sempat menyentil tentang keberadaan Taman Maramis yang realitanya di lapangan melenceng dari apa yang diharapkan. Taman tersebut kerap disalahgunakan oleh warga untuk berbuat mesum. “Miris lihatnya. Laki-laki dan perempuan berdua-duaan, malah gak cuma remaja, yang sudah berumurpun ngisin-isin’i. Kalo nemuin yang seperti itu, jangan segan-segan untuk diawasi bahkan dilaporkan ya,” pesannya. (nea)

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Cloudy

25°C

Probolinggo

Cloudy
Humidity: 74%
Wind: S at 35.40 km/h
Sunday
SP_WEATHER_BREEZY
25°C / 30°C
Monday
SP_WEATHER_BREEZY
24°C / 31°C
Tuesday
SP_WEATHER_BREEZY
24°C / 31°C
Wednesday
SP_WEATHER_BREEZY
23°C / 31°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu