• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

SDN Tisno 2, Wakili Kota Meraih Adiwiyata Nasional.

2016 10 SD

Tahun ini, SDN Tisnonegaran 2 Kota Probolinggo yang dinyatakan lolos, menuju tingkat Adiwiyata Nasional. Sekolah dasar yang terletak di jantung Kota Seribu Taman ini menjadi satu-satunya sekolah yang terpilih untuk mengikuti seleksi menuju Adiwiyata Nasional. Keikutsertaannya kali ini setelah lolos seleksi tingkat propinsi pada tahun 2014 lalu.

Guna meraih penghargaan Adiwiyata Nasional ini, kemarin pagi (19/10), telah dilakukan Evaluasi oleh Tim Penilai Adiwiyata Nasional, utusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wahid Kurnia. Setibanya di halaman Sekolah SDN Tisnonegaran 2, ia disambut para model cilik cantik yang tubuhnya berbalut gaun daur ulang sampah terbuat Kain Goni.

Ketika berada diatas teras sekolah, Wahid disuguhi sajian minuman produk unggulan yakni Jahe instan, dan Sirup Markisa, yang merupakan hasil bumi dari kebun Toga dan Kebun Buah Sekolah. Selanjutnya, seluruh siswa sekolah menyambut kedatangannya dengan memperdengarkan Yel-Yel Tisno 2, Tisno 2 Bertahmid, serta lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Seusai prosesi penyambutan, dilakukan penanaman pohon di halaman sekolah. Aksi penanaman pohon ini telah menjadi tradisi di sekolah Tisno 2 yang dilakukan setiap ada kunjungan tamu undangan pada setiap kegiatan.

Selanjutnya pada sesi presentasi, Kepala SDN, Tisnonegaran 2, Nanik Mintarni, S.Pd, M.Pd dan murid yang diwakili oleh, Akmelia Putri, memaparkan segala aktivitas yang dilakukan secara nyata oleh warga sekolah dalam mendukung program sekolah Adiwiyata.

Dihadapan Tim Penilai Adiwiyata Nasional serta undangan yang hadir, Nanik memaparkan seputar empat komponen untuk mencapai tujuan program Adiwiyata yang telah diimplemtasikan disekolahnya. Yaitu, SDN Tisnonegaran 2 telah mempunyai kebijakan berwawasan lingkungan, melaksanakan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sampah ramah lingkungan.

“Kami sudah membentuk Tim Hijau, mereka adalah murid beprestasi sebagai juara kelas satu sampai lima yang bertugas setiap hari untuk menjadi pengawas kebersihan sekolah”, ungkapnya.

Baginya, program Adiwiyata bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. sedangkan pihaknya yang membuat kebijkan sekolah dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kebijakan yang dimaksud yakni, pelaksanaan kurikulum melalui pembelajaran yang telah mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam mata pelajaran. Serta melakukan kemitraan dengan pihak lain dalam pelaksanaan kegiatan lingkungan.

Disamping itu, pihaknya telah menyediakan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan sebagai media pembelajaran bagi murid untuk menumbuhkan rasa peduli dan budaya lingkungan sejak dini.

Menurut Nanik, menjadi sekolah Adiwiyata tidak sekedar ingin meraih penghargaab Adiwiyata Nasional. Akan tetapi, untuk bisa memperoleh manfaat demi menciptakan sekolah yang nyaman, aman dan harmonis, khususnya untuk kebutuhan belajar murid.

“Kini, secara otodidak murid secara perlahan menjadi generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan”, katanya, mengakhiri presentasinya pagi itu.

Dukungan untuk mencapai tujuan sekolah Adiwiyata juga dilakukan oleh para wali murid. Mereka telah membentuk kepanitiaan khusus demi suksesnya acara penilaian Adiwiyata Nasional pagi itu.

Kepada Suara Kota, Ketua Panitia, Putut Gunawarman S.H, M.H, menyampaikan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan untuk mendukung sekolah. “Semampu yang dapat kami lakukan demi sekolah, semoga dapat mempererat silaturahmi serta terwujud harapan sekolah Adiwiyata Nasional”, harapnya (oke)

19 Oct 2016 0 comment   fajar

2016 10 SD

Tahun ini, SDN Tisnonegaran 2 Kota Probolinggo yang dinyatakan lolos, menuju tingkat Adiwiyata Nasional. Sekolah dasar yang terletak di jantung Kota Seribu Taman ini menjadi satu-satunya sekolah yang terpilih untuk mengikuti seleksi menuju Adiwiyata Nasional. Keikutsertaannya kali ini setelah lolos seleksi tingkat propinsi pada tahun 2014 lalu.

Guna meraih penghargaan Adiwiyata Nasional ini, kemarin pagi (19/10), telah dilakukan Evaluasi oleh Tim Penilai Adiwiyata Nasional, utusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wahid Kurnia. Setibanya di halaman Sekolah SDN Tisnonegaran 2, ia disambut para model cilik cantik yang tubuhnya berbalut gaun daur ulang sampah terbuat Kain Goni.

Ketika berada diatas teras sekolah, Wahid disuguhi sajian minuman produk unggulan yakni Jahe instan, dan Sirup Markisa, yang merupakan hasil bumi dari kebun Toga dan Kebun Buah Sekolah. Selanjutnya, seluruh siswa sekolah menyambut kedatangannya dengan memperdengarkan Yel-Yel Tisno 2, Tisno 2 Bertahmid, serta lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Seusai prosesi penyambutan, dilakukan penanaman pohon di halaman sekolah. Aksi penanaman pohon ini telah menjadi tradisi di sekolah Tisno 2 yang dilakukan setiap ada kunjungan tamu undangan pada setiap kegiatan.

Selanjutnya pada sesi presentasi, Kepala SDN, Tisnonegaran 2, Nanik Mintarni, S.Pd, M.Pd dan murid yang diwakili oleh, Akmelia Putri, memaparkan segala aktivitas yang dilakukan secara nyata oleh warga sekolah dalam mendukung program sekolah Adiwiyata.

Dihadapan Tim Penilai Adiwiyata Nasional serta undangan yang hadir, Nanik memaparkan seputar empat komponen untuk mencapai tujuan program Adiwiyata yang telah diimplemtasikan disekolahnya. Yaitu, SDN Tisnonegaran 2 telah mempunyai kebijakan berwawasan lingkungan, melaksanakan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sampah ramah lingkungan.

“Kami sudah membentuk Tim Hijau, mereka adalah murid beprestasi sebagai juara kelas satu sampai lima yang bertugas setiap hari untuk menjadi pengawas kebersihan sekolah”, ungkapnya.

Baginya, program Adiwiyata bertujuan untuk mewujudkan warga sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. sedangkan pihaknya yang membuat kebijkan sekolah dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kebijakan yang dimaksud yakni, pelaksanaan kurikulum melalui pembelajaran yang telah mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam mata pelajaran. Serta melakukan kemitraan dengan pihak lain dalam pelaksanaan kegiatan lingkungan.

Disamping itu, pihaknya telah menyediakan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan sebagai media pembelajaran bagi murid untuk menumbuhkan rasa peduli dan budaya lingkungan sejak dini.

Menurut Nanik, menjadi sekolah Adiwiyata tidak sekedar ingin meraih penghargaab Adiwiyata Nasional. Akan tetapi, untuk bisa memperoleh manfaat demi menciptakan sekolah yang nyaman, aman dan harmonis, khususnya untuk kebutuhan belajar murid.

“Kini, secara otodidak murid secara perlahan menjadi generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan”, katanya, mengakhiri presentasinya pagi itu.

Dukungan untuk mencapai tujuan sekolah Adiwiyata juga dilakukan oleh para wali murid. Mereka telah membentuk kepanitiaan khusus demi suksesnya acara penilaian Adiwiyata Nasional pagi itu.

Kepada Suara Kota, Ketua Panitia, Putut Gunawarman S.H, M.H, menyampaikan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan untuk mendukung sekolah. “Semampu yang dapat kami lakukan demi sekolah, semoga dapat mempererat silaturahmi serta terwujud harapan sekolah Adiwiyata Nasional”, harapnya (oke)

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Mostly cloudy

30°C

Probolinggo

Mostly cloudy
Humidity: 54%
Wind: ENE at 11.27 km/h
Sunday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C
Monday
Scattered thunderstorms
25°C / 29°C
Tuesday
Scattered thunderstorms
25°C / 29°C
Wednesday
Scattered showers
25°C / 29°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu