• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

Hari ini, Kemendagri Publikasikan 3.143 Perda

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hari ini akan mempublikasikan daftar 3.143 peraturan daerah (Perda) tingkat provinsi, kabupaten/kota dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) lewat laman resmi Kemendagri dan elektronik perda.


“Kemarin tidak bisa diberikan ada perapian, penomoran. Kalau tidak hari ini (Kamis,red) paling tidak besok (Jumat,red) listingnya," kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Sumarsono, Kamis (16/6).

Saat ditanya apakah dari peraturan yang dibatalkan terdapat perda intoleran dan diskriminatif, Sumarsono menyatakan tidak. Untuk saat ini peraturan yang dibatalkan terkait masalah ekonomi. Kemudian ada juga terkat pendidikan dan kesehatan.

"Tapi semua perda (yang diduga bermasalah,red) tetap dlakukan pembahasan. Tidak saja di pemerintah pusat, di tingkat provinsi juga melakukan hal yang sama," ujarnya.

Mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara ini mengakui, banyaknya perda yang dibatalkan karena sejumlah faktor. Misalnya terkait perda yang menerapkan retribusi menara tower. Kalau semua daerah menerapkan retribusi, maka artinya ada 400 perda yang sebelumnya berlaku.

"Nah kebetulan undang-undang terkait hal tersebut diuji ke Mahkamah Konstitusi dan dibatalkan. Otomatis perda (yang dibentuk dengan dasar UU tersebut,red) harus dicabut. Itu penjelasan kenapa jumlahnya banyak.

Lalu kemudian juga ada undang-undang terkait sumberdaya air yang dibatalkan di MK. Otomatis perda-perda terkait hal tersebut juga batal. Kan kita punya lebih dari 500 daerah otonom," ujar Sumarsono.

05 Aug 2016 10 comments  

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hari ini akan mempublikasikan daftar 3.143 peraturan daerah (Perda) tingkat provinsi, kabupaten/kota dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) lewat laman resmi Kemendagri dan elektronik perda.


“Kemarin tidak bisa diberikan ada perapian, penomoran. Kalau tidak hari ini (Kamis,red) paling tidak besok (Jumat,red) listingnya," kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Sumarsono, Kamis (16/6).

Saat ditanya apakah dari peraturan yang dibatalkan terdapat perda intoleran dan diskriminatif, Sumarsono menyatakan tidak. Untuk saat ini peraturan yang dibatalkan terkait masalah ekonomi. Kemudian ada juga terkat pendidikan dan kesehatan.

"Tapi semua perda (yang diduga bermasalah,red) tetap dlakukan pembahasan. Tidak saja di pemerintah pusat, di tingkat provinsi juga melakukan hal yang sama," ujarnya.

Mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Utara ini mengakui, banyaknya perda yang dibatalkan karena sejumlah faktor. Misalnya terkait perda yang menerapkan retribusi menara tower. Kalau semua daerah menerapkan retribusi, maka artinya ada 400 perda yang sebelumnya berlaku.

"Nah kebetulan undang-undang terkait hal tersebut diuji ke Mahkamah Konstitusi dan dibatalkan. Otomatis perda (yang dibentuk dengan dasar UU tersebut,red) harus dicabut. Itu penjelasan kenapa jumlahnya banyak.

Lalu kemudian juga ada undang-undang terkait sumberdaya air yang dibatalkan di MK. Otomatis perda-perda terkait hal tersebut juga batal. Kan kita punya lebih dari 500 daerah otonom," ujar Sumarsono.

10 comments

  • Sheldon Owen 29 August 2017

    Ever traveled to Minnesota? I hope you are making money off this website My teacher introduced me to your pages.

  • investment speaker 29 August 2017

    There is ordinary, and then there is you. I enjoy the info you provide here and can not wait to take a look when I get home. My pleasure to being here on your page.

  • weed dispensary 28 August 2017

    This will definitely be very useful for me when I get a chance to start my post. My bff wants to be a teacher in this topic.

  • cannabis doctor 28 August 2017

    Are you a user on Pinterest? You remind me of my best friend back in New Jersey. Try to make the guest blog as cool as possible by promoting and dropping links. I could not resist commenting. I really love your writing style and how well you express your thoughts.

  • Dundas Weed 28 August 2017

    You saved me a lot of hassle just now. You are a very persuasive writer. I just discovered your posts on Monday. cool post, thanks a lot.

  • Boulder Creek Marijuana 26 August 2017

    This website was already running when I started my computer. Your websites really makes me think. Very nice write up. I know old school LinkedIn pros would agree with you.

  • download weed maps 25 August 2017

    In my view, if all webmasters and bloggers made just right content material as you did, the web might be a lot more helpful than ever before. Could you tell us more about this subject? I really like your writing style.

  • Conway Marijuana 24 August 2017

    Try to make the guest blog as magnificent as possible by promoting and dropping links. I bet you do crossword puzzles in ink. Exceptionally well written! Your write ups are mind blowing. Could you tell me more about this topic?

  • marijuana doctor 23 August 2017

    I hope you are making money off this website Who raised you? They deserve a medal for a job well done. Oh my goodness! A magnificent article.

  • Conway Marijuana 19 August 2017

    Exceptionally well written! You remind me of my teacher back in Ohio. Thanks for writing this. You should be thanked more often. So thank you!!

Leave a comment

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Cloudy

26°C

Probolinggo

Cloudy
Humidity: 80%
Wind: SSW at 11.27 km/h
Tuesday
Scattered thunderstorms
25°C / 27°C
Wednesday
Scattered thunderstorms
25°C / 27°C
Thursday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C
Friday
Scattered thunderstorms
25°C / 28°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu