|  
 

KOMITMEN TERUS BERINOVASI, PEMKOT PROBOLINGGO TERIMA PENGHARGAAN DARI LAN

06 Aug 2019 0 comment

JAKARTA – Pemerintah Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, Lembaga Administrasi Negara (LAN) menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kota Probolinggo sebagai Pemerintah Daerah yang Berkomitmen Tinggi terhadap Pengelolaan Inovasi Administrasi Negara.

Piagam penghargaan diterima Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dari Kepala LAN Adi Suryanto, di Kantor LAN Jalan Veteran, Aula Prof Dr Agus Dwiyanto, di Jakarta, Selasa (6/8).

IMG 20190806 WA0008Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang telah melakukan efisiensi dan efektifitas, perencanaan, penganggaran, evaluasi dan pelaporan. Artinya, setiap aktifitas pemerintah daerah ada inovasi dan implementasi yang dapat memutus mata rantai permasalahan.

“Semua dilakukan atas pendampingan dari LAN, bagaimana membuat inovasi dari isu atau permasalahan yang ada,” ujar Kepala Bappeda Litbang, Rey Suwigtyo yang mendampingi Wali Kota Hadi Zainal Abidin saat menerima penghargaan.

Hanya empat daerah yang menerima penghargaan dari LAN. Yaitu Pemerintah Kota Probolinggo, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pati.

Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan LAN sejak tahun 2017 lalu. Ketika kali pertama kerja sama, pemkot punya sekitar 40 inovasi. Inovasi di tahun 2017 diimplementasikan pada tahun 2018. Kemudian tahun 2018 bertambah menjadi 130 inovasi, yang dimplementasikan di tahun 2019.

Sejumlah inovasi yang sudah dibuat antara lain pengelolaan limbah tahu prona serta inovasi dari bidang kesehatan lainnya. “Inovasi yang akan dilaksanakan pada tahun 2019, program dan kegiatan disesuaikan visi misi, program prioritas kepala daerah dan tema pembangunan,” imbuh Tiyok- sapaan akrabnya.

Dengan inovasi, kata Tiyok, banyak rutinitas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan hilang dengan sendirinya.  ASN (Aparatur Sipil Negara) dituntut terus berimprovisasi melakukan hal yang lebih cepat, terukur dan ada capaiannya. Keberadaan laboratorium inovasi daerah, secara teori dan inovasi siap untuk diimplementasikan dengan perencanaan dan penganggaran yang terukur.

Sementara itu, Wali Kota Habib Hadi menegaskan, inovasi harus menjadi bagian dari aktifitas ASN khususnya di Pemerintah Kota Probolinggo. ASN tidak boleh terjebak dalam rutinitas, tetapi ada inovasi dan implementasi.

“Selama ada masalah tentu ada inovasi, karena inovasi dapat menyelesaikan masalah. ASN harus visioner, punya keinginan, punya harapan. Jika tidak punya itu akan tergusur dengan sendirinya. ASN harus punya capaian yang ingin diimplementasikan,” ungkap Habib Hadi.

Ya, di kepemimpinan Wali Kota Habib Hadi dan Wawali Mochammad Soufis Subri punya banyak target yang ingin dicapai. Semua itu tertuang dalam visi misi RPJMD dan harus terimplementasi degan cepat .

“Kerjasama dengan LAN harus ditingkatkan. Selain laboratorium inovasi, ke depan akan ada kerjasama peningkatkan kualitas SDM di Pemerintah Kota Probolinggo,” imbuh Habib Hadi.

Politisi PKB yang punya komitmen untuk melaksanakan pemerintah sesuai RPJMD dan visi misi ini berharap, dengan keterbasan yang dimiliki suatu daerah, tetapi kepala daerah harus punya komitmen menyejahterahkan masyarakat dengan APBD tertata dan tepat sasaran.

Ketua LAN Adi Suryanto berpesan, dengan berinovasi daerah akan maju, efektif dan efisien untuk menyelesaikan masalah di daerahnya. Daerah tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan rutinitas saja, namun ada inovasi yang dimunculkan untuk kemudian diimplementasikan. (famydecta/humas)

probolinggokota.go.id Membangun Bersama Rakyat Untuk Kota Probolinggo Lebih Baik, Berkeadilan, Sejahtera, Transparan, Aman, dan Berkelanjutan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
Telp: 0335 - 421228
Fax: 0335 - 420155

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu