• Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner5
  • banner6
  • banner7

PAPBD Kota Probolinggo Didok

Wali Kota Probolinggo Rukmini bersama Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghafur akhirnya menandatangani keputusan DPRD tentang raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) 2017, Rabu (18/10). Artinya, PAPBD 2017 sudah didok dan dapat segera direalisasikan dalam pekan depan.

Rapat paripurna dewan dilaksanakan menindaklanjuti surat dari Gubernur Jawa Timur No 188/18363/013.4/2017 tanggal 17 Oktober 2017 terkait penyampaian hasil evaluasi raperda Kota Probolinggo tentang perubahan APBD TA (tahun anggaran) 2017 dan rancangan perwali tentang penjabaran perubahan perubahan APBD TA 2017.

Dewan telah menyetujui penetapan tersebut, dengan rincian pendapatan usai PAPBD yang semula Rp 896.779.098.351,66 bertambah Rp 7.346.086.252,00 sedangkan jumlah pendapatan setelah perubahan Rp 904.125.184.603,66.

Anggaran belanja semula Rp 971.252.532.356,13 bertambah Rp 195.409.020.646,17 jumlah belanja setelah perubahan Rp 1.166.661.552.002,30 terjadi defisit Rp 262.536.367.398,64.

Untuk pembiayaan terdiri dari penerimaan daerah dan pengeluaran daerah. Penerimaan pembiayaan semula berjumlah Rp 79.973.433.004,47 bertambah Rp 190.562.934.394,17 setelah perubahan menjadi Rp 270.536.367.398,64. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan semula berjumlah Rp 5,5 M bertambah Rp 2,5 M setelah perubahan pengeluaran mencapai Rp 8 M. Pembiayaan netto setelah perubahan Rp 262.536.367.398,64. Silpa PAPBD nol rupiah.

Raperda ini telah dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian oleh wali kota bersama DPRD. “Pencairan anggaran bisa dilakukan pada Senin (23/10) karena ada yang harus disempurnakan mengingat ada pergeseran anggaran di beberapa OPD (organisasi perangkat daerah),” ujar Kepala Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Imanto. (famydecta/humas)

Friday, 20 October 2017

Targetkan Perekaman e-KTP Tuntas Bulan Desember

“Perekaman e-KTP di Jawa Timur sudah 97 persen, kurang 3 persen lagi. 3 persennya Jawa Timur ini sama dengan 1 juta jiwa. Mari fokuskan di perekaman dengan cakupan akta kelahiran, kalau penduduknya tidak ada (meninggal dunia) segera kita bersihkan. Segera turun ke SMA-SMA, kampung-kampung, kita sisir jemput bola. Karena mencari 3 persen ini lebih sulit dari pada 97 persen,” tegas Dirjen Adminduk Kemendagri RI, Zudan Arif Fakrulloh, Senin (9/10) malam di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo.

Dirjen Zudan menyampaikan itu saat pembukaan rapat forum komunikasi pencatatan sipil kabupaten/kota se-Jawa Timur, yang digelar di Kota Probolinggo, mulai 10-12 Oktober. Menurutnya, sudah banyak yang telah dilakukan oleh pemerintah terkait perekaman dan penerbitan e-KTP. “Doa-nya mari kita tambah,” tuturnya.

Berdasarkan data Direktorat Jendral Adminduk, progres akta kelahiran (mulai Juli – Oktober) laporan daerah sebesar 82,5 persen. Untuk mencapai target 85 persen tinggal memenuhi 2,3 persen selama Oktober – Desember mendatang. Zudan juga melaporkan kepada Mendagri, bahwa seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur sudah memberlakukan layanan 3in1.

Zudan menambahkan, pemerintah telah bekerjasama dengan beberapa lembaga dan perusahaan dalam pemanfaatan data kependudukan untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintahan. Data selular dari provider akan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pendataan itu akan berlangsung hingga Februari 2018. “Mari terus bergerak untuk memberi inovasi layanan kepada masyarakat. Rubah tradiri agar masyarakat terlayani dengan baik,” ungkap Dirjen bergelar profesor tersebut.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Siti Nurahmi menekankan percepatan pencatatan akta kelahiran targetnya 85 persen, dalam pencapaian target tersebut perlu menyatukan visi misi di kabupaten/kota di Jawa Timur. Disamping Kemendagri telah membuat regulasi sebagai pedoman penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Dalam forum dibahas tentang pemahaman bagaimana kiat peningkatan pencatatan akta kelahiran, batas waktu penanggungjawab mutlak akta kelahiran dan konversi data kependudukan manual ke SIAK (Sistem Administrasi Kependudukan).

“Capil menerbitkan dokumen akta kelahiran, akta ini adalah wujud pengakuan Negara atas kelahiran anak. Prosedur pengurusan akta harus mudah, cepat dan gratis. Forum ini merupakan sarana untuk bertanya ke Kemendagri dari berbagai masalah yang muncul di kabupaten/kota,” ujar Siti, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur.

Pembukaan rakor ini dihadiri 38 Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil se-Jawa Timur, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Probolinggo. Selanjutnya rakor tersebut digelar di Bromo Park Hotel. (famydecta/humas)

Thursday, 12 October 2017

WUJUDKAN KOTA SEHAT, PEMKOT TERIMA TIM VERIFIKASI KOTA SEHAT NASIONAL

kotasehat
Probolinggo - Bukti keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo dengan masyarakat untuk mewujudkan kotanya sebagai kota sehat, Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang Agus Suwignyo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ninik rawibawati dan Ketua Forum Kota Sehat Sukardi Mitho, menerima Tim Verifikasi Kab./Kota Sehat Nasional Kota Probolinggo ahun 2017, Selasa (3/10) di gedung Puri Manggala Bhakti kantor Walikota Probolinggo.

Dalam sambutannya, Sekda Bambang menyatakan forum kota sehat merupakan salah satu upaya Pemkot untuk mengelola ota yang sehat, aman dan nyaman melalui pengembangan penataan kawasan secara harmonis dengan memperhatikan spek sosial, lingkungan dan budaya. “Penyelenggaraannya (program ini) dilaksanakan karena keinginan dan kebutuhan masyarakat yang difasilitasi oleh Pemkot dalam pemberdayaan masyarakat dan bekerja sama dengan forum kota sehat,” katanya.

Program kota sehat, menurut Bambang, mengutamakan proses, tak mempunyai batas waktu, dan berkembang secara dinamis. Dan dibutuhkan keterpaduan serta keharmonisan antara pemerintah dan forum kota sehat melalui proses perencanaan, pengawasan yang terintegrasi dan berkesinambungan.

Sejak tahun 2015 Pemkot bersama 26 kab/kota se Jawa Timur telah mendapat penghargaan swasti sabha. Kota Probolinggo sendiri mampu meraih Swasti Sabha Wistara dengan mengikutkan enam tatanan dan 29 lokasi block project yang tersebar di lima kecamatan. “Dari segi tatanan, dari waktu ke waktu terus ditingkatkan. Nah, untuk tahun ini kami mengikuti verifikasi kota sehat dengan mengikutkan 7 tatanan, yaitu 1) kawasan pemukiman, sarana dan prasarana sehat, 2) kawasan ketahanan pangan dan gizi, 3) kawasan kehidupan yang sehat dan mandiri, 4) kehidupan sosial yang sehat, 5) kawasan industri dan perkantoran sehat, 6) kawasan tertib lalu lintas dan transportasi dan 7) kawasan pariwisata sehat, ” ujarnya. (nea)
Tuesday, 03 October 2017

RIBUAN SISWA JALAN SEHAT SEMARAKKAN HAORNAS XXXIV

received 10209354948500525
Dinas Pendidikan, pemuda dan olahraga berkolaborasi dengan Koni Kota Probolinggo menggelar jalan sehat bersama. Kegiatan itu dilaksanakan, Minggu (24/9) dalam rangka memeriahkan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-XXXIV. 
 
Ribuan siswa mulai tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA berkumpul di garis start depan GOR Mastrip Kedopok, lalu melewati rute menuju gg Markisa dan finish kembali di Gor Mastrip. Mereka di dampingi oleh para gurunya, menikmati suasana pagi di jalur perkampungan dan perumahan rute acara itu.
 
Wali Kota Rukmini yang melepas jalan sehat itu mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kondisi saat ini rentan dengan serangan berbagai penyakit. Kurangnya perhatian terhadap pola hidup sehat, ditambah tuntutan pekerjaan dan aktivitas yang padat. Termasuk minimnya waktu untuk olahraga dan sering melupakan  istirahat,” urainya.
 
Disamping itu Wali Kota Rukmini menjelaskan penyebab lainnya, diantaranya karena kebiasaan konsumsi makanan siap saji maupun makanan yang mengandung MSG. Pemerintah juga menekankan pola hidup bersih dan sehat serta kesempatan berolahraga bagi PNS secara rutin.
 
“Olahraga jalan kaki, kelihatannya sepele namun manfaatnya bagi kesehatan luar biasa. 30 menit setiap hari, bisa mengurangi kemungkinan terserang penyakit diabetes hingga 58 %. Bahkan penyakit lainnya bisa diminimalisir, seperti jantung, stroke, osteoporosis, encok dan lutut. Mari berolahraga secara rutin, meski hanya jalan kaki sehingga kesehatan tetap terjaga dan bisa beraktivitas sehari-hari,” pungkasnya.
 
Usai melewati rute yang dilalui, di pos terakhir para peserta memperoleh kupon undian. Hadiah yang yang disediakan panitia cukup banyak, mulai dari TV Led, kipas angin, dispenser, setrika dan aneka dorprize lainnya. (yul)
Monday, 25 September 2017

TAHUN BARU ISLAM, SANTUNI ANAK YATIM

pengajian umum

Memperingati Tahun baru Islam 1439 H, Badan Amil Zakat(BAZ) Kota Probolinggo memberikan santunan kepada 500 anak yatim. Wali Kota Rukmini menyerahkan secara simbolis santunan itu di halaman kantor wali kota, Jumat(22/9) pukul 08.00 wib.

Diawali dengan penampilan hadrah Al Karomah dari Kelurahan Jrebeng Lor, serta pembacaan ayat suci Al qur’an oleh ustad Manaf. Kabag Kesra Aman Suryaman mengatakan jika pengajian merupakan pertemuan antara ulama dan umaro. “Termasuk dalam upaya peningkatan iman dan takwa. Undangan sejumlah 1.600 orang,” imbuhnya.

Usai menyerahkan santunan secara simbolis, wali kota mengajak masyarakat untuk berubah ke arah yang lebih baik. “Mari kita isi waktu dengan hal-hal yang positif. Waktu ibarat pedang, jika kita tidak mempergunakan dengan baik, maka kita akan dipenggalnya. Muhasabah diri, apakah iman dan amal serta kinerja ini lebih baik,” imbuhnya.

Berikutnya tausiyah disampaikan oleh KH. Abd Malik Sanusi dari Pondok Pesantren Nurussyam Wringin Lor Bondowoso. (yul)

Friday, 22 September 2017

RIBUAN ANAK IKUT PAWAI TAARUF

pawai taaruf

Menjelang 1 Muharram 1439 H, kepala sekolah SD se Kecamatan Mayangan menggelar pawai taaruf. Sekitar 4.000 anak berkumpul di garis start depan Masjid Agung Raudhatul Jannah, Rabu (20/9). Mereka berjalan menuju Jalan dr Saleh, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Suroyo hingga finish di alun-alun.

Acara tersebut dilepas oleh Kabid Paud Dikmasif Disdikpora Heri Wijayani. Menurutnya, kegiatan ini untuk memberikan pelajaran kepada anak- anak tentang hikmah tahun baru islam. “ Momentum ini sangat baik bagi anak-anak, dalam menanamkan pendidikan berkarakter. Sekaligus mereka belajar tentang makna perubahan(hijrah),” ujar Heri semangat.

Perbedaannya, kata Heri pada pelaksanaan kali ini tidak dilombakan. Fokusnya pada pembelajaran, sehingga bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan harapan ada perubahan yang dilakukan, dari yang tidak baik menjadi baik.

Berbagai tampilan dalam pawai tersebut begitu semarak. Ada yang menyajikan drumband, musik hadrah dengan bersholawat serta pernak pernik hiasan. Penonton juga cukup antusias menyaksikan acara tersebut hingga usai.

“Senang ada hiburan hadrah dan bersholawat, jadi terasa ramai menjelang tahun baru islam. Peserta juga banyak jadi semarak,” ujar Ririn salah satu penonton yang menyaksikan pawai. (yul)

Wednesday, 20 September 2017

80 % ANAK SUDAH DIIMUNISASI MR

IMG 20170918 WA0019

Wali Kota Rukmini memantau secara intens terhadap pelaksanaan imunisasi Measless Rubella (MR) di Kota Probolinggo. Ia mendatangi lokasi posyandu kenanga, Senin (18/9) yang menggelar imunisasi MR tersebut. Data yang tercatat di Dinas Kesehatan sudah tercapai 80% lebih anak yang sudah ter-imunisasi. Pelaksanaannya mulai bulan Agustus lalu hingga pertengahan September kemarin.

“Karena ini program dari pusat, maka target harus bisa tercapai. Saya juga meminta para kader pro aktif, jika ada balita yang masih belum diimunisasi. Kalau perlu datangi rumahnya, sehingga anak-anak semua bebas dari penyakit campak dan rubella,” ujarnya saat berkunjung ke posyandu.

Wali Kota Rukmini optimis target 90% untuk imunisasi MR bisa terpenuhi. Ia meminta semua pihak mendukung program tersebut, sehingga bisa memberikan kontribusi ke pusat untuk memenuhi target nasional. didampingi oleh plt Sekda Sudiyanto, para asisten, serta kepala dinkes.

Sementara itu, pelaksanaan imunisasi MR di Posyandu Kenanga bertempat di rw 04 Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran dibantu 2 orang tenaga medis. Jumlah balitanya tercatat 110 anak, namun sasarannya hanya 95 anak saja. “Sebagian sudah diimunisasi di sekolahnya, terutama anak yang sekolah di playgroup maupun PAUD,” ujar Kepala Dinkes Ninik Ira Wibawanti. (yul)

Monday, 18 September 2017

KPU TETAPKAN DPT TERAKHIR DUKUNGAN CALON PERSEORANGAN

kpu

Komisi Pemilihan umum(KPU) menggelar jumpa pers, Selasa(12/9) di rumah pintar pemilu. Rilis tersebut dilakukan Ketua KPU Ahmad Hudri yang duduk berdampingan dengan Ketua Panwaslu Suef Priyanto. Dalam tahapan kali ini, KPU menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) terakhir yang harus dipenuhi oleh pasangan calon perseorangan dalam pilwali 2018 mendatang.

“Sebelumnya kita sudah rapat koordinasi (9/9) dan disusul rapat pleno tertutup (10/9) untuk menentukan DPT terakhir sebagai syarat minimal dukungan calon perseorangan pemilihan walikota dan wakil walikota Probolinggo tahun 2018 mendatang,” jelas Hudri pada wartawan.

Hasilnya, poin pertama rekapitulasi DPT pemilu/pemilihan terakhir sebagai dasar penghitungan jumlah minimum dukungan persyaratan pasangan calon perseorangan berdasarkan rekapitulasi DPT pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2014 di Kota Probolinggo sejumlah 165.211 pemilih. Dengan rincian pemilih laki-laki sejumlah 80.596 pemilih sedangkan pemilih perempuan sejumlah 84.615 pemilih.

Pada poin kedua, menurut Hudri juga ditetapkan prosentase jumlah minimal dukungan persyaratan  sebesar 10 % (sepuluh persen) dari jumlah rekapitulasi DPT pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2014 di Kota Probolinggo. Jika dihitung hasilnya sebanyak 16. 521,1 pemilih yang dibulatkan ke atas menjadi 16.522 pemilih.

Poin terakhir ditambahkan jika dari jumlah minimal pemilih tersebut, sebaran dukungan juga harus terpenuhi merata minimal 3 kecamatan di Kota Probolinggo. “Selain itu  perlu diperhatikan pula, saat verifikasi faktual nanti menggunakan sistem sensus/mendatangi pemilik KTP. Anggota pokja KPU akan  menanyakan kebenaran dukungannya. Jika ada yang keberatan, maka tidak bisa masuk dalam hitungan/dicoret,” imbuhnya.

Hudri juga menegaskan, jika pekerjaan yang tertera di KTP dukungan apabila tertulis PNS, TNI, Polri atau penyelenggara pemilu tidak diperbolehkan. Otomatis tidak masuk hitungan dan harus diganti agar jumlahnya sesuai ketentuan .Untuk proses tersebut, KPU harus berpedoman pada jadwal yang tertera dan ditentukan oleh KPU pusat.

Jadwal penyerahan berkas dukungan jalur perseorangan dilakukan pada 25-29 November 2017. Penelitian berkas dan sebaran dukungan pada 25 November-1 Desember. Verifikasi administrasi potensinya adanya dukungan ganda pada 25 November-8 Desember. “Jika sudah sesuai, maka paslon dari jalur perseorangan bisa mendaftar,” pungkasnya. (yuli)

Wednesday, 13 September 2017

3000 Anak Paud Ikuti Senam Pinguin

Terdengar musik mengalun dengan nada ceria. Tingkah lucu dan ceria anak Pendidikan Usia Dini (PAUD) mengikuti gerakan instruktur yang ada di depan barisan. Dengan gembira mereka melenggak-lenggokkan badan laiknya gerakan pinguin. Para orang tua yang berada dipinggir lapangan pun tak kalah sibuk mengabadikan momen tersebut dengan ponsel. Lebih seru saat Wali Kota Probolinggo Rukmini dan para undangan yang hadir turut mengikuti gerakan senam pinguin. 

Senam pinguin selesai, dilanjutkan dengan jalan santai dengan rute depan Alun-alun dan berakhir di depan stasiun Probolinggo. Para anak didik tak kalah antusias mengikuti jalan santai dengan didampingi oleh guru dan orang tua. 

Pagi itu (9/9), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengadakan Senam Pinguin Massal dan Jalan Santai dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN). “Kegiatan ini merupakan ajang kreatifitas dan wadah apresiasi bagi pendidik PAUD dan anak didiknya,” kata Maskur, Kepala Disdikpora Kota Probolinggo. 

Dia juga menambahkan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak semakin sehat, kuat dan mempunyai kualitas yang tinggi. “Kegiatan  ini diikuti sebanyak 3000 peserta yang terdiri dari anak didik Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudlotul Athfal (RA) se-Kota Probolinggo,” jelas Maskur. Kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi antar lembaga PAUD yang ada di Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo Rukmini pun sangat terlihat gembira selama kegiatan berlangsung. “Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, maka marilah kita membangun jasmani dan rohani, salah satunya dengan cara senam bersama seperti ini,” ujar wali kota. 

Rukmini mengharapkan agar seluruh anak didik di Kota Probolinggo menjadi anak yang sehat, ceria,dan mempunyai jiwa kuat yang akan mampu untuk menghadapi tantangan jaman. “Saya berharap kepada para orang tua untuk selalu memperhatikan kebutuhan dari anak-anak, dan kepada para pendidik untuk memberikan suri tauladan dan menjadi panutan bagi seluruh anak didiknya,” kata Rukmini.

Kegiatan ini dihadiri oleh para asisten sekretaris daerah, kepala satker di lingkup Pemerintah Kota Probolinggo. “Semua ini merupakan hasil kerjasama dan kekompakan dari seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan ini,” kata Maskur. Di akhir acara, panitia kegiatan membagikan doorprize kepada para peserta, diantaranya lemari es, penanak nasi (rice cooker), dispenser, kipas angin, dan lain sebagainya. (hariyantia/humas)

Monday, 11 September 2017

Tebus 10 Kg Beras Hanya Dengan Rp 16 Ribu

Program percepatan dan perluasan penanggulangan kemiskinan berdasarkan peraturan Gubernur Jawa Timur, direalisasikan dengan penyaluran beras bersubsidi. Pagi ini, Jumat (8/9), di Kelurahan Kedopok, Wali Kota Rukmini menyerahkan beras secara simbolis kepada 3 RTM (Rumah Tangga Miskin) dari total 283 RTM.

Berdasarkan informasi dari Kasi Pemas (Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Kedopok Dian Febria Ningrum, ada 4.848 RTM yang mendapat bantuan beras bersubsidi se-Kota Probolinggo, yang disebar di 14 Kelurahan. Yakni Kelurahan Kademangan 432 RTM, Pilang 231 RTM, Kedopok 283 RTM, Kareng Lor 308 RTM, Jrebeng Lor 359 RTM, dan Sukabumi 294 RTM. Di Kelurahan Kebonsari Kulon ada 482 RTM, Jrebeng Kidul 237 RTM, Pakistaji 392 RTM, Sumber Taman 310 RTM, Jrebeng Kidul 110 RTM, Sukabumi 176 RTM, Mangunharjo 406 RTM, Mayangan 268 RTM, serta Kanigaran 560 RTM.

“Setiap RTM mendapat 10 kg beras, dengan mengganti uang Rp 16 ribu saja, ini beras kualitas super yang dipasaran dijual Rp 9 ribu perkilonya,” tutur Bu Ning sapaan akrabnya. “Persyaratan lainnya hanya membawa KK (Kartu Keluarga) dan KTP (Kartu Tanda Penduduk) saja,” imbuhnya.

Kepala Dinas Sosial Zainullah pun menjelaskan bahwa ini merupakan program baru dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Kita hanya memfasilitasi dengan mendata RTM dan menyalurkannya, semua beras langsung dari Bulog dan kupon disediakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Rukmini berharap dengan adanya bantuan dari pemerintah yang tiada hentinya ini, masyarakat bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidupnya. “Semoga berasnya bermanfaat, bisa meringankan beban kebutuhan warga yang kurang mampu,” pungkasnya. (malinda/humas) 

Friday, 08 September 2017
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 9

probolinggokota.go.id Menuju Probolinggo Kota Jasa Berwawasan Lingkungan Yang Maju, Sejahtera dan Berkeadilan

Twitter Kota Probolinggo

Dapatkan beragam info terbaru mengenai kondisi Kota Probolinggo terkini di https://t.co/0V3T6IOG0G
Presiden Umunkan Pembatalan 3.143 Perda Bermasalah - Berita - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia https://t.co/rFA3YE1wxa
Selamat di Akut Twitter Resmi Pemerintah Kota @pemkotprobku

Cuaca Kota Probolinggo

Partly cloudy

25°C

Probolinggo

Partly cloudy
Humidity: 73%
Wind: S at 28.97 km/h
Sunday
Partly cloudy
25°C / 32°C
Monday
Mostly cloudy
26°C / 32°C
Tuesday
Scattered thunderstorms
26°C / 31°C
Wednesday
Scattered thunderstorms
26°C / 31°C

Hubungi Kami

 Pemerintah Kota Probolinggo: Jl. Panglima Sudirman No. 19, Kec. Kanigaran, Kota Probolinggo
T: 0335 - 421228
F: 0335 - 421228

For using special positions

Special positions are: sticky_left, sticky_right, notice, tool_bottom. You can use them for any module type. For using this, please go to Module Manager and config your module to your desired position.

You can disable by:

  • Go to Administrator » Template Manager » Your_Template » Tab: Advanced » Use special positions » select: No for all special positions
  • Go to Administrator » Module magager » Your_Module (by postion: sticky_left/ stickey_right/ notice/tool_bottom) » Status: Unpublish for that module

For customize module in special position

The solution is using Module Class Suffix. You can customize button, module content follow Module Class Suffix

E.g. Module Class Suffix: bg-white @bullhorn then:
- Class of buttom is 'ico-bullhorn'. If without @... the default is 'icon-pushpin'
- Class of module is 'bg-white'

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Brown Green Pink Violet
Layout Style
Select menu